Roma EKOIN.CO – Duel Piala Super Eropa 2025 antara PSG vs Tottenham Hotspur bakal jadi sorotan, Kamis (14/8/2025) di Stadion Friuli, Italia, pukul 02.00 WIB. Tottenham, jawara Liga Eropa 2024/2025, menghadapi tantangan berat menghadapi PSG yang merupakan raksasa Liga Champions. Sejarah mencatat, tim dengan predikat juara Liga Eropa belum pernah menaklukkan juara Liga Champions di Piala Super Eropa, membuat laga ini semakin menarik dan krusial bagi Spurs.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v
Sejak enam edisi terakhir, pemenang Piala Super Eropa selalu diraih klub yang menyandang gelar Liga Champions. Fakta ini tercatat mulai dari Liverpool yang mengalahkan Chelsea di final 2019 lewat adu penalti 5-4 setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit. Tren ini menegaskan dominasi juara Liga Champions di ajang super ini.
Sejarah Panjang Dominasi Juara Liga Champions
Selain Liverpool, lima edisi Piala Super Eropa berikutnya juga selalu dimenangkan juara Liga Champions. Bayern Munchen sukses menaklukkan Sevilla 2-1 di 2020, lalu Chelsea menebus kegagalannya tahun sebelumnya dengan menang atas Villarreal di 2021 lewat adu penalti. Real Madrid memperkuat tren ini di 2022 dengan kemenangan 2-0 atas Eintracht Frankfurt, diikuti Manchester City di 2023 yang meraih trofi pertamanya melalui adu penalti melawan Sevilla, serta Real Madrid lagi di 2024.
Kondisi ini menempatkan Tottenham dalam posisi yang berat. “Kami harus bekerja ekstra dan fokus penuh. Tapi sejarah bukanlah penentu masa depan,” ungkap pelatih Tottenham, Antonio Conte, kepada media setempat. Pernyataan ini menegaskan tekad Spurs untuk menembus dominasi juara Liga Champions.
Strategi dan Tantangan Tottenham di Friuli
Analisis pertandingan memperlihatkan Tottenham kemungkinan besar mengandalkan serangan balik cepat dan ketajaman lini depan. PSG, di sisi lain, tetap menegaskan kualitas tim elit Eropa dengan skuad bintang yang berpengalaman di laga internasional. Statistik memperlihatkan PSG memiliki catatan kemenangan yang kuat dalam duel antar juara Liga Champions dan Liga Eropa.
Sejarah enam edisi terakhir menunjukkan bahwa juara Liga Eropa kerap kesulitan menghadapi tekanan mental dan kualitas pemain juara Liga Champions. Tottenham, oleh karena itu, harus mampu mengatasi dominasi fisik, teknik, dan pengalaman PSG agar peluang memenangkan Piala Super Eropa terbuka.
Selain aspek fisik, faktor psikologis juga menentukan. Spurs menghadapi tekanan untuk mencatat sejarah sebagai juara Liga Eropa pertama yang mampu menjuarai Piala Super Eropa. Tantangan mental ini bisa menjadi faktor penentu di menit-menit krusial, terutama jika laga berakhir imbang dan harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu atau adu penalti.
Conte kemungkinan akan menurunkan formasi defensif solid dengan transisi cepat ke serangan, sambil mengandalkan ketajaman Harry Kane dan Son Heung-min. PSG diprediksi tetap menekan melalui lini tengah kuat yang dikomandoi oleh bintang asal Prancis dan Eropa, membuat duel ini semakin sengit.
Pertemuan ini juga menjadi uji coba strategi kedua klub jelang musim baru. PSG ingin membuktikan dominasi juara Liga Champions, sedangkan Tottenham ingin membalikkan sejarah dan mematahkan tren enam edisi terakhir. Penggemar sepak bola Eropa menantikan apakah Spurs mampu mencetak sejarah baru di Piala Super Eropa.
Selain itu, Piala Super Eropa 2025 menjadi ajang pembuktian kekuatan finansial dan kualitas transfer kedua klub. PSG dengan investasi besar di skuadnya ingin menegaskan superioritas di Eropa, sementara Tottenham berharap kombinasi pengalaman dan semangat juara Liga Eropa bisa menimbulkan kejutan.
Seiring waktu jelang kick-off, seluruh perhatian tertuju pada Stadion Friuli. Media Eropa memprediksi laga ini akan ketat, menegangkan, dan berpotensi diselesaikan melalui adu penalti jika tak ada pemenang di 120 menit. Tottenham, dengan strategi matang, optimistis mampu menghadirkan sensasi baru di panggung Eropa.
Tottenham menghadapi tantangan berat menghadapi PSG, dominasi juara Liga Champions, dan tekanan sejarah enam edisi terakhir Piala Super Eropa. Strategi, fokus, dan ketajaman lini depan menjadi kunci. Tottenham berpeluang mematahkan tren jika mampu menampilkan konsistensi dan mental juara.
Spurs sebaiknya menjaga ketenangan, memaksimalkan peluang di serangan balik, memanfaatkan setiap kesempatan di kotak penalti, menyiapkan mental adu penalti, dan mengurangi kesalahan individu. PSG juga perlu waspada, karena sejarah bisa berubah jika Spurs tampil maksimal.
(*)





