EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Gelombang Protes PBB Terjadi di Sejumlah Daerah

Gelombang Protes PBB Terjadi di Sejumlah Daerah

Kenaikan PBB memicu protes besar di berbagai daerah. Warga menuntut transparansi dan keadilan tarif PBB.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
14 Agustus 2025
Kategori DAERAH, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Pati, EKOIN.CO – Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB) memicu gelombang protes di berbagai daerah. Warga dari Jawa hingga Sulawesi beramai-ramai menolak kebijakan yang dianggap memberatkan ini.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Fenomena protes ini dimulai dari Pati, Jawa Tengah, yang menjadi pusat perhatian setelah warga menggelar demonstrasi besar-besaran. Aksi serupa kemudian menyebar ke kota dan kabupaten lain, menandai kekhawatiran publik terhadap kenaikan PBB.

Puluhan warga Kota Cirebon, contohnya, tergabung dalam Paguyuban Pelangi Cirebon menolak kenaikan PBB yang mencapai 1.000 persen. Juru bicara Hetta Mahendrati mengatakan, “Kebijakan ini sangat memberatkan warga dan perlu dievaluasi segera.”

Di Kabupaten Semarang, respons pemerintah daerah berbeda. Bupati Ngesti Nugraha menjelaskan bahwa kenaikan PBB tidak berlaku bagi seluruh wajib pajak. Dari total 775.009 Nomor Objek Pajak (NOP), hanya sekitar 45 ribu yang mengalami kenaikan, sementara sisanya tetap atau bahkan turun.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Warga Kabupaten Jombang mengambil langkah unik dengan membayar PBB menggunakan ratusan koin sebagai bentuk protes simbolis. Aksi ini menarik perhatian media dan menjadi viral di media sosial.

Di sisi lain, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mengalami protes yang berujung ricuh. Kenaikan PBB-P2 hingga 300 persen memicu ketegangan antara warga dan aparat keamanan. Beberapa fasilitas pemerintahan sempat terganggu akibat demonstrasi.

Protes PBB Meluas di Jawa dan Sulawesi

Kenaikan PBB kini menjadi isu sensitif yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Dari Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sulawesi Selatan, warga menilai kebijakan ini tidak adil. Para pengamat menyoroti perlunya sosialisasi dan regulasi yang lebih transparan.

Fenomena protes ini bukan hanya sekadar reaksi spontan. Beberapa warga mengaku sebelumnya tidak menerima informasi resmi terkait kenaikan PBB, sehingga mereka merasa terkejut saat menerima tagihan. Kejadian ini menunjukkan pentingnya komunikasi antara pemerintah daerah dan warga.

Pemerintah Merespons Tekanan Publik

Pemerintah daerah di beberapa wilayah berusaha menenangkan masyarakat. Di Semarang, misalnya, pemerintah menegaskan bahwa kenaikan PBB hanya berdampak pada segmen tertentu. Strategi ini diharapkan mampu meredam ketegangan dan memberikan kejelasan bagi warga.

Namun, sejumlah pakar menilai penyesuaian PBB perlu mempertimbangkan kemampuan ekonomi warga. Tidak semua kenaikan pajak dapat diterima tanpa memicu penolakan. Menurut mereka, kebijakan fiskal harus lebih adil dan proporsional.

Warga Cirebon menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh sebelum keputusan kenaikan PBB diberlakukan. Mereka berharap pemerintah mendengar aspirasi masyarakat dan menyesuaikan tarif agar tidak membebani keluarga berpenghasilan rendah.

Sementara itu, protes di Bone dan Jombang menandai bahwa masyarakat semakin kreatif dalam mengekspresikan ketidakpuasan. Aksi simbolis dengan koin dan demonstrasi fisik menjadi metode warga untuk menarik perhatian pemerintah.

Pakar kebijakan publik menilai, fenomena protes terhadap kenaikan PBB mencerminkan ketidakpuasan warga yang cukup serius. Jika tidak dikelola dengan baik, potensi konflik sosial akan meningkat, khususnya di daerah dengan ekonomi menengah ke bawah.

Meski beberapa demonstrasi berjalan damai, ada juga yang ricuh, menandai perlunya pendekatan dialogis. Pemerintah daerah disarankan membuka kanal komunikasi langsung dengan warga agar konflik tidak meluas.

kenaikan PBB saat ini menjadi pemicu protes di banyak daerah, dari Jawa hingga Sulawesi. Aksi warga mencerminkan keresahan sosial akibat kebijakan fiskal yang dianggap berat.

pemerintah perlu meningkatkan transparansi dalam menetapkan tarif PBB dan memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat. Pendekatan dialogis harus menjadi prioritas untuk meredam ketegangan. Penyesuaian pajak hendaknya proporsional dan mempertimbangkan kemampuan ekonomi warga. Sosialisasi melalui berbagai media penting agar warga tidak terkejut saat menerima tagihan. Pemerintah daerah juga dapat belajar dari aksi simbolis warga sebagai sinyal penting dalam kebijakan publik. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: BoneCirebondemonstrasikenaikan pajakPBBprotes PBB
Post Sebelumnya

Nasib Pengusaha Beras Indramayu Bermaaalah di Harga Gabah Tinggi

Post Selanjutnya

Stabilkan Harga Pangan, Polri Dan Bulog Gelar GPM Serentak Di Seluruh Indonesia

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Stabilkan Harga Pangan, Polri Dan Bulog Gelar GPM Serentak Di Seluruh Indonesia

Stabilkan Harga Pangan, Polri Dan Bulog Gelar GPM Serentak Di Seluruh Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.