EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Pidato Kemerdekaan: Nuklir Jadi Senjata Simbolik India

Pidato Kemerdekaan: Nuklir Jadi Senjata Simbolik India

Modi menegaskan bahwa India tak akan mentolerir intimidasi nuklir dan siap bertindak tegas jika teror terjadi lagi. Nuklir menjadi kata kunci dominan dalam pidato Modi pada peringatan Hari Kemerdekaan India ke-78.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
16 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

NEW DELHI, 15 Agustus 2025 – EKOIN.CO – PM India Narendra Modi menyampaikan peringatan keras kepada Pakistan, menegaskan bahwa negaranya tidak akan lagi mentolerir ancaman nuklir dan siap melakukan “retaliation” tegas jika terjadi serangan teroris di masa depan. Pidato ini disampaikan bertepatan dengan peringatan ke-78 kemerdekaan India dari penjajahan Inggris. Kata pamungkas: nuklir.

Kesimpulan Awal (5 paragraf pertama)

Pada intinya, nuklir menjadi sorotan utama dalam pidato Modi, yang bersikap tegas bahwa “India will not tolerate nuclear threats”. Dalam peringatan Hari Kemerdekaan ke-78 pada tanggal 15 Agustus 2025, Modi menegaskan bahwa negaranya tidak akan lagi tunduk pada apa yang disebutnya sebagai “nuclear blackmail” dari Islamabad

Ia menyampaikan dari Red Fort bahwa India telah menetapkan “new normal” di mana teroris dan pihak yang mendukungnya dianggap sama, serta setiap ancaman akan mendapat respons yang kuat

Pidato dibacakan tiga bulan pasca konflik militer selama empat hari antara India dan Pakistan—konfrontasi terparah dalam beberapa dekade, yang berakhir dengan gencatan senjata pada Mei lalu

Modi juga menyinggung pemutusan atau penangguhan traktat Indus Water Treaty dan menyebut pentingnya menyatukan darah dan air di India sebagai simbol bahwa India tidak akan tunduk terhadap tekanan

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Secara keseluruhan, kata nuklir muncul sejak awal pidato dan menjadi benang merah strategi Modi—tegas, siap, dan tak gentar terhadap intimidasi.

Informasi Tambahan dan Konteks (lanjutan ke paragraf ke-6 sampai ke-12)

Selama konflik pada awal Mei, India melancarkan Operation Sindoor, serangan rudal dan udara ke beberapa kamp militan di Pakistan serta kawasan Kashmir yang dikontrol Pakistan. Ini merupakan serangan mendalam sejak perang 1971   Modi kemudian menyatakan bahwa India tidak akan lagi “held hostage by Pakistan’s nuclear deterrent”

Kemudian, Modi menegaskan bahwa ini bukan sekadar reaksi sementara, melainkan perubahan doktrinal: India mengadopsi “new normal” di mana ancaman langsung akan direspons secara tegas. “Talks and terror cannot coexist,” tegasnya

Di balik diplomasi keras tersebut, Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar, menegaskan bahwa India tidak akan tunduk pada tekanan nuklir atau dalih-teror dan menyoroti bahwa serangan terstruktur seperti Operation Sindoor adalah bukti komitmen India

Pakistan sendiri belum memberikan reaksi langsung terhadap pidato Modi, meski sebelumnya militer Pakistan telah mengumumkan pembentukan “Army Rocket Force Command” untuk memperkuat kemampuan pertahanan nuklirnya

Menteri Pertahanan India, Rajnath Singh, menyarankan agar senjata nuklir Pakistan diawasi oleh IAEA. Sementara Pakistan balik menuduh India memiliki pasar gelap bahan nuklir yang perlu diselidiki

Implikasi dan Analisis (tiga paragraf terakhir)

Pidato ini mengirimkan sinyal keras bagi komunitas internasional bahwa India tidak akan menoleransi agresi atau intimidasi dalam bentuk apa pun, termasuk yang bersifat nuklir. Pendekatan ini konsisten dengan pembalikan strategi India pasca-Operation Sindoor, yakni bergerak dari retorika defensif menjadi ofensif-tersetruktur.

Dengan memilih kata nuklir sebagai pamungkas, seluruh struktur berita dan optimisasi SEO diarahkan untuk menekankan eskalasi keamanan regional dengan fokus pada dimensi senjata paling mematikan—nuklir.

Ke depan, pertanyaan yang muncul adalah: sejauh mana tekanan global dan diplomasi dapat meredam retorika keras ini dan apakah Pakistan akan merespons secara simetris atau memilih jalur diplomasi yang lebih lunak.

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: IAEAIndiaIndus Waterkeamanan nasionalkemerdekaankonflikModinuklirOperation SindoorPakistan
Post Sebelumnya

Pemerintahan Jokowi Dinilai Gagal Karena Banyaknya Menteri Terlibat kasus korupsi

Post Selanjutnya

Momen Hangat Trump-Putin di Alaska Ajak Naik Limosin The Beast

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Momen Hangat Trump-Putin di Alaska Ajak Naik Limosin The Beast

Momen Hangat Trump-Putin di Alaska Ajak Naik Limosin The Beast

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.