Jakarta EKOIN.CO – Motor mogok mendadak sering menjadi masalah bagi banyak pengendara, terutama saat dibutuhkan segera. Salah satu penyebab umum adalah busi motor mati total akibat kerak yang menumpuk. Namun, kabar baiknya, busi yang tampak “mati” bisa diselamatkan tanpa harus ke bengkel dengan menggunakan bahan sederhana: garam.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v
Kerak pada busi menghalangi percikan api sehingga mesin tidak bisa menyala. Garam dapur memiliki kemampuan unik untuk membersihkan kotoran tersebut. Larutan garam pekat mampu mengangkat kerak membandel yang menempel di elektroda busi, sehingga busi bisa berfungsi kembali.
Metode ini tergolong praktis dan hemat biaya. Bahan yang dibutuhkan hanya garam dapur dan sedikit air. Proses pembersihan dapat dilakukan di rumah, bahkan menggunakan kompor gas untuk membantu reaksi pembersihan.
Persiapan Busi dan Larutan Garam
Langkah pertama, lepaskan busi motor yang bermasalah. Pastikan busi benar-benar tidak menghasilkan percikan api dengan cara mengetesnya: posisikan kunci kontak ke “on” dan dekatkan busi ke massa motor. Jika tidak ada percikan, busi siap dibersihkan.
Siapkan larutan garam pekat dalam wadah. Campurkan garam dapur dengan sedikit air hingga membentuk konsistensi yang cukup kental. Pastikan seluruh elektroda busi terendam saat proses perendaman agar kerak dapat terangkat sempurna.
Proses Perendaman dan Pengaktifan Busi
Setelah busi direndam dalam larutan garam, panaskan sedikit menggunakan kompor gas. Panas membantu melonggarkan kerak yang menempel. Biarkan beberapa menit hingga larutan garam bekerja maksimal.
Setelah direndam dan dibersihkan, bilas busi dengan air bersih untuk menghilangkan sisa garam. Keringkan secara menyeluruh sebelum dipasang kembali ke motor. Proses ini biasanya cukup untuk membuat busi yang tampak mati bisa menyala kembali.
Metode ini terbukti efektif untuk busi yang bermasalah karena kerak ringan hingga sedang. Selain hemat, teknik ini mengurangi risiko kerusakan akibat penggunaan bahan kimia keras. Pengendara juga bisa langsung mencoba di rumah tanpa keterampilan mekanik yang mendalam.
Penggunaan garam sebagai pembersih busi sebenarnya memanfaatkan sifat abrasif ringan dan kemampuan garam menyerap kotoran. Ini menjadikan metode alami dan aman dibandingkan penggunaan bahan kimia pembersih busi.
Busi yang bersih memaksimalkan proses pembakaran di ruang mesin. Mesin yang tadinya sulit dihidupkan kini bisa menyala normal. Teknik sederhana ini membantu pengendara tetap produktif tanpa harus menunggu layanan bengkel.
Bagi yang sering berkendara, menjaga kebersihan busi menjadi bagian penting dari perawatan motor. Metode perendaman garam ini menjadi solusi cepat saat motor mogok mendadak karena busi mati total.
Teknik ini juga cocok bagi motor tua dengan busi yang cenderung cepat kotor. Selalu lakukan pengecekan rutin agar motor tidak mendadak mogok saat dibutuhkan.
Penggunaan garam untuk membersihkan busi motor bisa menjadi alternatif efektif. Dengan langkah sederhana, biaya minimal, dan bahan mudah ditemukan, motor mogok mendadak bukan lagi masalah besar.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





