EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Washington DC Ricuh, Pemeriksaan Federal Diprotes

Washington DC Ricuh, Pemeriksaan Federal Diprotes

Warga Washington DC protes pemeriksaan besar-besaran aparat federal. Kebijakan Presiden Trump memicu penolakan publik di ibu kota.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
17 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Washington DC, EKOIN.CO- Warga ibu kota Amerika Serikat turun ke jalan pada Rabu malam untuk menggelar protes menolak pemeriksaan besar-besaran yang dilakukan aparat penegak hukum bersama Layanan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) di kawasan hiburan malam Washington DC. Aksi ini berlangsung setelah kebijakan federal baru dari Presiden Donald Trump yang menempatkan kota di bawah kendali lebih ketat.
Gabung WA Channel EKOIN di sini

Protes di Pusat Hiburan Malam

Kerumunan massa berkumpul di persimpangan Jalan 14 dan U, lokasi yang dikenal sebagai pusat bar dan klub malam. Menurut laporan koresponden RIA Novosti, polisi menghentikan sejumlah kendaraan di kawasan itu, sementara sedikitnya 10 unit kendaraan ICE dikerahkan ke area tersebut.

Situasi memanas ketika warga berhadapan langsung dengan aparat. Massa meneriakkan seruan agar mereka menghentikan tindakan yang disebut sebagai perintah langsung dari Presiden Trump. Beberapa di antara pengunjuk rasa bahkan menyinggung sejarah kelam, menyamakan langkah itu dengan praktik pengawasan Nazi Jerman.

Suasana protes yang semula hanya berupa teriakan penolakan berangsur meluas dengan ajakan untuk menentang kebijakan federal yang dianggap berlebihan. Kehadiran aparat dalam jumlah besar di kawasan hiburan malam dipandang warga sebagai upaya intimidasi terhadap kebebasan sipil.

Masyarakat yang berada di lokasi menyatakan bahwa tindakan tersebut menimbulkan rasa tidak aman. “Kami hanya ingin menikmati malam, bukan merasa sedang diawasi,” ujar salah satu warga yang ikut dalam aksi.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Latar Belakang Kebijakan Federal

Ketegangan ini berakar dari pengumuman Presiden Trump pada awal pekan. Ia menyatakan bahwa pemerintah federal akan mengambil langkah langsung untuk mengendalikan keamanan di Washington DC, termasuk menempatkan kepolisian lokal di bawah arahan federal.

Selain itu, Trump memerintahkan pengerahan Garda Nasional ke ibu kota. Ia juga menegaskan ancamannya untuk menurunkan angkatan bersenjata bila dianggap perlu. Langkah ini memunculkan kecemasan publik, terutama mengenai ruang gerak warga sipil.

Sehari setelah pengumuman itu, Kepala Pentagon Pete Hegseth menegaskan bahwa pasukan Garda Nasional akan tiba dalam beberapa pekan mendatang. Ia memastikan bahwa keberadaan pasukan tersebut akan dipertahankan selama instruksi presiden masih berlaku.

Warga yang menolak kebijakan ini menilai pemerintah pusat menggunakan pendekatan militeristik terhadap masalah sosial yang seharusnya ditangani dengan cara berbeda. Protes yang muncul menjadi simbol keresahan terhadap potensi meluasnya kontrol federal.

Di sisi lain, pihak aparat berdalih bahwa pemeriksaan dilakukan untuk menekan angka kejahatan di pusat kota yang meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Namun, alasan tersebut tidak mengurangi kritik keras dari masyarakat sipil yang melihat tindakan itu justru memicu ketakutan baru.

Aksi protes di Washington DC diperkirakan akan terus berlanjut selama aparat federal mempertahankan strategi pemeriksaan besar-besaran. Warga menuntut agar pemerintah mengedepankan dialog, bukan pendekatan keamanan yang menekan.

Protes yang terjadi di Washington DC menunjukkan adanya penolakan publik terhadap kontrol federal yang semakin ketat. Warga menilai bahwa kebijakan pemeriksaan besar-besaran lebih merugikan daripada melindungi.

Kehadiran aparat dalam jumlah besar menimbulkan rasa tidak aman bagi masyarakat. Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai batas kewenangan pemerintah dalam menangani keamanan kota.

Langkah Presiden Trump memperkuat kendali di ibu kota juga memunculkan kekhawatiran akan terbatasnya kebebasan sipil. Hal ini berpotensi menggerus kepercayaan warga terhadap pemerintah.

Warga mendesak agar pemerintah mempertimbangkan pendekatan yang lebih humanis. Keamanan publik, menurut mereka, tidak boleh dibangun dengan menekan hak-hak sipil.

Dengan situasi yang masih memanas, Washington DC berpotensi menjadi pusat perdebatan nasional mengenai keseimbangan antara keamanan dan kebebasan sipil di Amerika Serikat. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: aparatpemeriksaan federalprotestrumpwargaWashington DC
Post Sebelumnya

Skyfall, Rudal Nuklir Rusia yang Ditakuti Dunia

Post Selanjutnya

Pengusaha KAPMI Menyoroti Pidato Presiden Prabowo Tentang Ekonomi & APBN 2026 di Senayan*

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Pengusaha KAPMI Menyoroti Pidato Presiden Prabowo Tentang Ekonomi & APBN 2026 di Senayan*

Pengusaha KAPMI Menyoroti Pidato Presiden Prabowo Tentang Ekonomi & APBN 2026 di Senayan*

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.