EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM OLAHRAGA
Suporter di Hungaria Ricuh Karena Adanya  Spanduk Provokatif Picu Konflik Sepak Bola

Suporter di Hungaria Ricuh Karena Adanya Spanduk Provokatif Picu Konflik Sepak Bola

Spanduk provokatif bertuliskan "Pembunuh sejak 1939" memicu konflik usai laga Polandia-Israel. Bus penggemar Israel dilempari batu, memperburuk hubungan Polandia dan Israel.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
18 Agustus 2025
Kategori OLAHRAGA, RAGAM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BUDAPEST, EKOIN.CO – Insiden spanduk provokatif dalam laga sepak bola memicu konflik antara suporter Polandia dan Israel. Pertandingan Liga Konferensi Eropa yang digelar di Hungaria pada Kamis (14/8/2025) berakhir ricuh setelah penggemar Israel membentangkan spanduk bertuliskan “Pembunuh sejak 1939”, yang membuat warga Polandia murka.
๐Ÿ‘‰ Berita lainnya ikuti WA Channel EKOIN: https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Kericuhan terjadi seusai laga yang dimenangkan tim Polandia dengan skor 2-0. Bus yang mengangkut penggemar Israel menjadi sasaran lemparan batu oleh pendukung Polandia, sebagai bentuk protes atas pesan dalam spanduk tersebut.

Konflik Meruncing di Tengah Laga Sepak Bola

Pertandingan itu sebelumnya dipindahkan ke Hungaria demi alasan keamanan. Namun langkah tersebut tidak mencegah ketegangan. Tulisan “Pembunuh sejak 1939” di spanduk dianggap menghina rakyat Polandia sekaligus menyentuh luka lama sejarah Perang Dunia II.

Presiden Polandia Karol Nawrocky menilai aksi tersebut tidak bisa ditoleransi. โ€œKebodohan yang tidak terlukiskan dengan kata-kata,โ€ ujarnya, seperti dikutip dari The Times of Israel.

Ungkapan itu menunjukkan betapa dalamnya kemarahan publik Polandia. Pasalnya, slogan di spanduk bukan hanya menyudutkan negara, melainkan juga merendahkan memori jutaan korban perang, termasuk orang Yahudi.

Berita Menarik Pilihan

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

Luka Sejarah Holocaust dan Ketegangan Dua Negara

Polandia pada masa Perang Dunia II memiliki komunitas Yahudi terbesar di Eropa, mencapai 3,2 juta jiwa. Sebagian besar terbunuh dalam kamp kematian Nazi Jerman, sementara sekitar 3 juta warga Polandia non-Yahudi juga tewas selama pendudukan.

Pernyataan spanduk itu menyinggung kedua belah pihak: orang Polandia yang menjadi korban invasi, dan orang Yahudi yang menjadi korban Holocaust. Inilah yang membuat konflik semakin sensitif.

Ketegangan hubungan Polandiaโ€“Israel memang telah berlangsung lama. Penelitian akademis menunjukkan sebagian warga Polandia ikut serta dalam pembantaian orang Yahudi bersama Nazi Jerman. Namun, banyak orang Polandia menolak klaim tersebut, menyebutnya sebagai upaya merusak nama baik negara.

Perbedaan pandangan sejarah inilah yang membuat isu Holocaust kerap menjadi bara dalam hubungan diplomasi keduanya.

Kasus terbaru di stadion Hungaria itu memperlihatkan bagaimana luka lama kembali terbuka lewat simbol provokatif. Konflik ini juga menegaskan bahwa sepak bola kerap menjadi panggung ekspresi politik dan sejarah, yang sewaktu-waktu dapat meledak.

Sejauh ini, pihak berwenang Hungaria belum melaporkan adanya korban jiwa dalam insiden pelemparan batu. Namun, insiden itu menambah catatan hitam dalam keamanan pertandingan sepak bola Eropa.

UEFA diperkirakan akan turun tangan menyelidiki kasus ini. Spanduk bernuansa politik jelas melanggar aturan federasi, dan bisa berujung sanksi bagi tim Israel.

Sementara itu, pemerintah Polandia menyatakan akan mendesak tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang. Diplomasi pun kembali diuji di tengah kian memanasnya sentimen publik kedua negara.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Israel terkait insiden tersebut. Namun, media setempat menyebut para penggemar Israel mengaku ketakutan saat bus mereka dilempari batu.

Konflik ini menunjukkan betapa rentannya hubungan kedua bangsa yang masih dibayangi trauma sejarah. Meski pertandingan sepak bola seharusnya menjadi ajang sportivitas, simbol provokatif kembali menyeret persoalan politik dan identitas ke dalam lapangan hijau.

Kasus bentrokan suporter ini menjadi pengingat bahwa sepak bola sering kali lebih dari sekadar olahraga. Identitas, sejarah, dan luka lama bisa muncul kembali hanya karena satu spanduk.

UEFA dan otoritas keamanan Eropa harus meningkatkan pengawasan agar stadion tidak menjadi arena konflik politik.

Kedua negara, Polandia dan Israel, juga perlu menata ulang dialog sejarah yang masih menyisakan perbedaan tajam.

Tanpa penyelesaian yang bijak, konflik semacam ini akan terus berulang di masa mendatang.

Masyarakat internasional diharapkan turut mendorong agar konflik serupa tidak meluas dan tetap berada dalam koridor sportivitas. (*)


Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: IsraelkonflikPolandiasepak bolasuporterUEFA
Post Sebelumnya

Jepang Bungkam di 80 Tahun Perang Dunia Shigeru Ishiba Tak Keluarkan Permintaan Maaf

Post Selanjutnya

Premier League: Sunderland Beri Kejutan di Pekan Perdana, Hajar West Ham 3-0

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co โ€“ Gelandang tim nasional Indonesia, Ivar Jenner, resmi memulai petualangan barunya di sepak bola Tanah Air setelah bergabung...

Potongan narasi video "Cukur Kumis" yang viral di platform TikTok dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, kabar mengenai penangkapan pemeran dalam video tersebut belum memiliki dasar hukum resmi dan diimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada konten hasil rekayasa. (Foto: Ilustrasi)

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Video cukur kumis sendiri masih beredar dalam berbagai versi potongan ulang. Otoritas mengingatkan masyarakat agar menunggu klarifikasi resmi sebelum menarik...

Ester Nurumi Tri Wardoyo saat berhasil memastikan poin penentu bagi kemenangan tim putri Indonesia atas Thailand di babak perempat final BATC 2026. Indonesia akan menghadapi tantangan berat melawan Korea Selatan di babak semifinal besok. (Foto: Humas PBSI/Ekoin.co)

Indonesia Tembus Semifinal BATC 2026, Ester Nurumi Tutup Drama Sengit Lawan Thailand

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Tanpa memberikan banyak celah, Ester menyudahi perlawanan lawan dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16. Hasil ini sekaligus memastikan...

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan instruksi di pinggir lapangan saat laga semifinal melawan Jepang di Indonesia Arena. Meski sukses membawa Indonesia ke final Piala Asia untuk pertama kalinya, Souto menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah keringat para pemainnya secara keseluruhan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Hasil tersebut menjadi pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal. Pada edisi sebelumnya di Kuwait 2022, langkah Merah...

Post Selanjutnya
Premier League: Sunderland Beri Kejutan di Pekan Perdana, Hajar West Ham 3-0

Premier League: Sunderland Beri Kejutan di Pekan Perdana, Hajar West Ham 3-0

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

ยฉ 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

ยฉ 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.