Bekasi, Ekoin.co – Pemerintah Kota Bekasi menggelar tabur bunga di Sasak Kapuk, Kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, pada Minggu 17 Agustus 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama jajaran TNI, Polri, dan DPRD Kota Bekasi. Acara tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 sekaligus mengenang peristiwa bersejarah Tragedi Sasak Kapuk.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v
Tragedi Sasak Kapuk tercatat terjadi pada 29 November 1945. Saat itu, Laskar Rakyat pimpinan KH Noer Ali bersama Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang dipimpin M. Hasibuan berjuang menghadang sekutu yang berusaha memasuki wilayah Bekasi. Pertempuran berlangsung sengit hingga membuat Bekasi menjadi salah satu titik penting perlawanan rakyat terhadap penjajahan.
Tabur Bunga Kenang Perjuangan 1945
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa raga demi kemerdekaan. “Kita hadir di sini di momentum HUT RI ke-80 untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan. Bekasi punya sejarah panjang perjuangan, dan ini harus selalu kita wariskan kepada generasi muda,” ujarnya dalam sambutan.
Peristiwa heroik di Sasak Kapuk menjadi bagian penting dalam sejarah Bekasi. Setelah pertempuran pertama pada 29 November 1945, sekutu yang kesulitan menembus pertahanan rakyat akhirnya menurunkan peralatan canggih pada 13 Desember 1945. Serangan besar itu membuat Bekasi jatuh dan wilayahnya menjadi lautan api.
Tabur bunga kali ini menjadi simbol penghormatan sekaligus pengingat akan pengorbanan para pejuang. Ribuan warga Bekasi hadir menyaksikan prosesi tabur bunga yang berlangsung khidmat. Mereka membawa bunga sebagai tanda penghormatan kepada para pahlawan.
Tri Adhianto menegaskan bahwa generasi muda harus mengetahui sejarah perjuangan bangsanya, khususnya peristiwa yang terjadi di daerah sendiri. Dengan begitu, rasa cinta tanah air dan nasionalisme akan terus terjaga dari masa ke masa.
Rencana Pembangunan Monumen Sasak Kapuk
Selain menggelar tabur bunga, Pemerintah Kota Bekasi juga akan membangun monumen di lokasi Sasak Kapuk. Pembangunan monumen ini bertujuan untuk menjaga memori kolektif masyarakat atas peristiwa bersejarah yang terjadi pada 1945.
“Pemerintah Kota Bekasi akan membangun monumen di Sasak Kapuk sebagai simbol penghormatan dan bukti nyata bahwa perjuangan para pahlawan Bekasi tidak akan pernah dilupakan,” tegas Tri Adhianto.
BACA JUGA
HUT RI 80, Jaksa Agung Ajak Insan Adhyaksa Junjung Tinggi Keadilan.
Rencana pembangunan monumen mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Warga menilai bahwa keberadaan monumen akan menjadi pengingat bagi generasi penerus tentang arti penting perjuangan rakyat Bekasi.
Momentum HUT RI ke-80 menjadi waktu yang tepat untuk merealisasikan pembangunan monumen tersebut. Hal ini sekaligus menandai 80 tahun perjuangan rakyat Bekasi mempertahankan kemerdekaan dari ancaman penjajahan.
Monumen diharapkan juga dapat menjadi sarana edukasi bagi pelajar dan generasi muda. Dengan adanya bangunan peringatan, para siswa dapat belajar langsung tentang sejarah perjuangan di daerahnya.
Selain itu, monumen Sasak Kapuk diproyeksikan sebagai destinasi wisata sejarah di Bekasi Utara. Kehadiran monumen ini akan menambah ruang publik yang tidak hanya bernilai sejarah, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan budaya bagi masyarakat.
Warga yang hadir dalam kegiatan tabur bunga menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Mereka berharap monumen segera diwujudkan agar peringatan setiap tahun semakin bermakna.
Dalam kesempatan itu, sejumlah tokoh masyarakat Bekasi juga menyampaikan pandangan. Mereka mengingatkan pentingnya merawat nilai perjuangan dan menjadikannya motivasi dalam membangun daerah.
Kegiatan tabur bunga ditutup dengan doa bersama untuk para pahlawan yang gugur di Tragedi Sasak Kapuk. Doa tersebut dipimpin oleh tokoh agama setempat dengan suasana penuh khidmat.





