EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Pemerintah Targetkan Setoran Bea Cukai Rp 334 T di 2026

Pemerintah Targetkan Setoran Bea Cukai Rp 334 T di 2026

Pemerintah menargetkan setoran bea dan cukai sebesar Rp 334,30 triliun di tahun 2026, naik 7,7% dari target tahun sebelumnya.

Ray oleh Ray
19 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, KEUANGAN, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Pemerintah menargetkan penerimaan bea dan cukai pada tahun 2026 mencapai Rp 334,30 triliun, sebuah angka yang menunjukkan peningkatan 7,7% dibandingkan perkiraan penerimaan tahun 2025 sebesar Rp 310,35 triliun. Dari target tersebut, setoran cukai masih menjadi tulang punggung utama dengan estimasi Rp 241,83 triliun. Angka ini disusul oleh bea masuk sebesar Rp 49,90 triliun dan bea keluar Rp 42,56 triliun.

Untuk menggapai target tersebut, berbagai kebijakan teknis telah dicanangkan. Langkah-langkah tersebut mencakup penguatan pengawasan di laut, perbatasan, pesisir, pelabuhan, dan bandara, serta upaya pencegahan dan pemberantasan penyelundupan barang ilegal. Secara spesifik, kebijakan cukai hasil tembakau akan difokuskan melalui intensifikasi pengawasan rokok ilegal. Sementara itu, bea masuk akan digenjot dengan intensifikasi tarif komoditas tertentu, dan bea keluar akan diperluas dengan memasukkan produk emas dan batu bara sebagai basis penerimaan.

Lebih lanjut, dokumen Nota Keuangan beserta RAPBN Tahun Anggaran 2026 yang dikutip pada Selasa (19/8/2026) menyebutkan adanya ekstensifikasi kebijakan sebagai bagian dari implementasi tahun 2026, khususnya untuk barang kena cukai (BKC) baru. Ekstensifikasi BKC ini akan menyasar objek baru berupa minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK). “Ekstensifikasi BKC antara lain melalui penambahan objek cukai baru berupa Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK),” demikian bunyi dokumen tersebut.

Meskipun demikian, untuk meningkatkan penerimaan cukai ke depan, pemerintah juga akan terus menggencarkan pengawasan dan penindakan terhadap BKC ilegal, terutama rokok ilegal, karena peredarannya dinilai memberikan tekanan pada penerimaan. Dokumen RAPBN 2026 juga menyatakan bahwa pemerintah akan memperkuat regulasi dan penegakan hukum atas peredaran rokok ilegal. Hal ini akan dioptimalkan melalui penggunaan penerimaan pajak rokok dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT).

Pada sisi lain, bea masuk menjadi satu-satunya komponen yang diproyeksikan mengalami penurunan pada tahun 2026, dengan pertimbangan adanya risiko perang tarif resiprokal dengan Amerika Serikat serta perundingan tarif dengan Uni Eropa. Di samping itu, target bea keluar yang tumbuh menjadi Rp 42,56 triliun juga memperhitungkan harga komoditas CPO dan kebijakan hilirisasi.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Tags: APBN 2026Bea dan Cukaibea keluarbea masukcukai minuman berpemanisDJBChilirisasiMBDKrokok ilegaltarget penerimaan
Post Sebelumnya

Pesawat Terbesar Dunia Sepanjang Lapangan Bola

Post Selanjutnya

Tim Robotika ITS Juara Dunia FIRA 2025

Ray

Ray

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Tim Robotika ITS Juara Dunia FIRA 2025

Tim Robotika ITS Juara Dunia FIRA 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.