EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Tel Aviv Terancam Rudal Kiamat Iran, Mesir Kirim 40 Ribu Tentara ke Gaza

Tel Aviv Terancam Rudal Kiamat Iran, Mesir Kirim 40 Ribu Tentara ke Gaza

Tel Aviv menghadapi ancaman rudal kiamat Iran. Mesir kerahkan 40.000 pasukan ke perbatasan Gaza.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
21 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tel Aviv,  EKOIN.CO- Tel Aviv menghadapi ancaman serius setelah Iran menegaskan kesiapan meluncurkan rudal kiamat ke jantung Israel, sementara Mesir mengerahkan puluhan ribu tentaranya ke perbatasan Gaza. Situasi perang Hamas–Israel semakin panas dengan banyak negara mulai menunjukkan sikap tegas terhadap Tel Aviv.
Gabung WA Channel EKOIN untuk update terkini.

TEL AVIV, EKOIN.CO – Ketegangan perang Hamas–Israel terus meningkat. Iran secara terang-terangan mengancam akan menghantam Tel Aviv dengan rudal kiamat, jika Israel tidak menghentikan operasi militernya di Gaza. Ancaman ini menimbulkan kekhawatiran besar di kawasan, terutama setelah Mesir juga menurunkan kekuatan militer di perbatasan.

Mesir kerahkan tentara hadapi Israel

Pemerintah Mesir mengumumkan pengerahan sekitar 40.000 pasukan ke perbatasan Gaza. Langkah ini disebut sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina dan peringatan kepada Israel agar tidak melakukan pencaplokan wilayah.

Media regional melaporkan bahwa pengerahan besar-besaran tersebut menjadi salah satu manuver militer terbesar Mesir dalam beberapa tahun terakhir. Cairo menegaskan komitmennya untuk mencegah eskalasi yang lebih luas di wilayah tersebut.

Kehadiran puluhan ribu tentara Mesir di perbatasan juga menjadi sinyal kuat bahwa Tel Aviv kini menghadapi tekanan dari berbagai arah. Situasi ini dinilai semakin menyulitkan Israel yang sudah terlibat konflik panjang di Gaza.

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Sementara itu, pejabat Israel menolak memberikan komentar resmi terkait pengerahan militer Mesir, namun sumber keamanan menyebutkan bahwa Tel Aviv tengah meningkatkan kewaspadaan di kawasan Sinai.

Iran siagakan rudal kiamat

Di sisi lain, Iran mengumumkan kesiapan penuh militernya menghadapi kemungkinan bentrok langsung dengan Israel. Pasukan Teheran disebut dalam posisi siaga tinggi, dengan rudal balistik jarak jauh yang mampu menghantam Tel Aviv hanya dalam hitungan menit.

Ancaman rudal kiamat dari Iran menjadi perhatian besar dunia internasional. Jika serangan benar terjadi, maka bukan hanya Tel Aviv yang terancam, tetapi stabilitas keamanan global juga bisa terguncang.

Sejumlah analis menilai langkah Iran merupakan sinyal politik sekaligus strategi untuk menekan Israel di tengah meningkatnya simpati internasional terhadap Gaza.

Sementara itu, mayoritas warga Amerika Serikat kini justru berbalik mendukung Palestina. Survei terbaru menunjukkan meningkatnya dukungan terhadap pengakuan negara Palestina, sebuah tren yang berlawanan dengan sikap resmi Washington yang masih berpihak pada Israel.

Di Australia, Perdana Menteri Anthony Albanese juga melontarkan kritik keras terhadap Israel. Hubungan kedua negara memanas setelah PM Benjamin Netanyahu dianggap menghina dan merendahkan Australia dalam pernyataan publiknya.

Kemarahan Australia ini menambah daftar panjang negara yang mulai bersikap lebih tegas terhadap Israel. Hal tersebut semakin memperkuat isolasi diplomatik yang kini dihadapi Tel Aviv di tengah perang berkepanjangan.

Dengan Mesir yang siap mengerahkan pasukan, Iran yang menyiapkan rudal kiamat, dan opini publik internasional yang mulai berbalik arah, posisi Israel dinilai semakin sulit. Situasi tersebut berpotensi mengubah arah konflik Hamas–Israel ke level yang lebih berbahaya.

Ketegangan di Timur Tengah memasuki fase baru dengan ancaman rudal kiamat Iran terhadap Tel Aviv. Mesir menambah tekanan dengan pengerahan 40.000 tentaranya di perbatasan Gaza.

Sikap Australia dan perubahan opini publik Amerika Serikat turut memperlihatkan pergeseran dukungan internasional terhadap Palestina. Israel kini semakin terpojok dalam arena diplomatik.

Ancaman rudal kiamat membuat Tel Aviv berada dalam kondisi siaga penuh. Sementara itu, dunia menanti apakah Iran benar-benar akan menindaklanjuti ancamannya.

Mesir pun tampak tidak segan untuk menghadapi Israel secara langsung jika pencaplokan Gaza dilakukan. Situasi ini menimbulkan risiko pecahnya perang skala lebih luas.

Masyarakat internasional diharapkan dapat mendorong solusi damai agar krisis tidak berujung pada bencana besar di kawasan. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

 

Tags: HamasiranIsraelMesirrudal kiamatTel Aviv
Post Sebelumnya

Iran Siap Lepas Rudal Terbaru ke Israel

Post Selanjutnya

Telkomsel Kolaborasi dengan OpenAI, Hadirkan AI untuk Seluruh Masyarakat Indonesia

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Telkomsel Kolaborasi dengan OpenAI, Hadirkan AI untuk Seluruh Masyarakat Indonesia

Telkomsel Kolaborasi dengan OpenAI, Hadirkan AI untuk Seluruh Masyarakat Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.