EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Kehabisan Ruang Penyimpanan, Meta Bayar Google Rp163 Triliun untuk Layanan Cloud

Kehabisan Ruang Penyimpanan, Meta Bayar Google Rp163 Triliun untuk Layanan Cloud

Untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur yang mendesak bagi pengembangan AI, Meta Platforms, pemilik WhatsApp dan Facebook, dilaporkan menjalin kesepakatan dengan Google senilai Rp163,5 triliun untuk menggunakan layanan cloud mereka.

Ray oleh Ray
22 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, RAGAM, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Raksasa teknologi Meta Platforms dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Google untuk menggunakan layanan cloud mereka senilai US$ 10 miliar, atau setara dengan Rp163,5 triliun. Langkah ini diambil Meta, yang merupakan pemilik platform besar seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp, untuk mengatasi keterbatasan ruang penyimpanan dan kebutuhan infrastruktur yang melonjak demi pengembangan kecerdasan buatan.

Menurut sumber yang dilaporkan oleh Reuters, Meta akan memanfaatkan berbagai layanan Google Cloud, termasuk server, kapasitas penyimpanan, dan jaringan. Kerjasama ini muncul setelah CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengumumkan rencana ambisius untuk berinvestasi hingga ratusan miliar dolar dalam pembangunan pusat data raksasa khusus untuk AI.

Saat ini, Meta memang sedang mencari mitra eksternal untuk mendanai pembangunan infrastruktur besar-besaran mereka yang sangat dibutuhkan untuk menunjang pengembangan teknologi dan layanan terbarunya. Bahkan, Meta dikabarkan sempat menjual aset pusat data senilai US$ 2 miliar untuk mendapatkan dana tambahan.

Langkah ini menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan Meta akan infrastruktur AI. Saking tergesa-gesanya, mereka bahkan dikabarkan membangun pusat data di dalam tenda. Modul tenda pre-fabrikasi ini dirancang untuk memastikan pusat data tambahan dapat beroperasi secepat mungkin. “Semua orang ini membangun pusat data secepat mungkin dalam perlombaan mencapai AGI. Karena keterbatasan daya listrik, kapasitas pusat data, dan pekerja konstruksi, Meta mulai membangun pusat data di dalam tenda,” kata CEO SemiAnalysis, Dylan Patel.

Istilah AGI, atau artificial general intelligence, adalah sebutan untuk model AI yang mampu menyamai kecerdasan manusia. Pernyataan Patel tersebut diperkuat oleh sebuah unggahan Mark Zuckerberg di Facebook yang berbunyi, “Meta bakal menjadi yang pertama mendirikan 1 GW+ clustersuper online.”

Berita Menarik Pilihan

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

Proyek pembangunan pusat data ini adalah bagian dari ambisi Meta dalam menciptakan “kecerdasan super” dengan total investasi yang mencapai ratusan miliar dolar AS. Jurus yang dilakukan Meta ini serupa dengan aksi Elon Musk yang pernah mendirikan pabrik Tesla di dalam tenda pada 2023. Saat itu, Tesla membutuhkan tambahan kapasitas untuk memenuhi permintaan yang menumpuk atas Tesla Model 3.

Tags: AGIAIArtificial General IntelligenceDylan PatelFacebookGoogleGoogle CloudinfrastrukturInstagraminvestasikecerdasan buatanMark ZuckerbergMetapusat dataWhatsApp
Post Sebelumnya

Prabowo Senang 100 Sekolah Rakyat Telah Berdiri, Target Bertambah 65 Sekolah Bulan Depan

Post Selanjutnya

KPK Ungkap Peran Tersangka-Aliran Dana Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Ray

Ray

Berita Terkait

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

Drama Transfer Persis Solo: Lepas Striker Tanpa Debut, Jefferson Carioca Jadi Tumpuan Baru Laskar Sambernyawa

oleh Danang F Pradhipta
7 Februari 2026
0

​Solo, Ekoin.co – Persis Solo tengah menjadi sorotan utama dalam bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Di tengah...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Gelandang tim nasional Indonesia, Ivar Jenner, resmi memulai petualangan barunya di sepak bola Tanah Air setelah bergabung...

Potongan narasi video "Cukur Kumis" yang viral di platform TikTok dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, kabar mengenai penangkapan pemeran dalam video tersebut belum memiliki dasar hukum resmi dan diimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada konten hasil rekayasa. (Foto: Ilustrasi)

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Video cukur kumis sendiri masih beredar dalam berbagai versi potongan ulang. Otoritas mengingatkan masyarakat agar menunggu klarifikasi resmi sebelum menarik...

Post Selanjutnya
KPK Ungkap Peran Tersangka-Aliran Dana Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

KPK Ungkap Peran Tersangka-Aliran Dana Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.