EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Fakta Tantiem yang Bikin Pengeluaran BUMN Bengkak Rp18 Triliun

Fakta Tantiem yang Bikin Pengeluaran BUMN Bengkak Rp18 Triliun

Presiden Prabowo Subianto mengungkap praktik tantiem atau bonus tahunan kinerja di BUMN yang nilainya mencengangkan.

Ray oleh Ray
24 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, INDUSTRI, KEUANGAN, NASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Presiden Prabowo Subianto mengungkap praktik tantiem atau bonus tahunan kinerja di BUMN yang nilainya mencengangkan. Total bonus berbasis laba ini mencapai sekitar Rp18 triliun per tahun, bahkan ada komisaris yang menerima hingga Rp40 miliar setahun hanya dari rapat bulanan.

Fakta ini kemudian memicu sorotan publik karena praktik tersebut diatur resmi melalui Peraturan Menteri BUMN sejak 2014.

Apa Itu Tantiem?
Tantiem adalah bonus tahunan yang diberikan kepada direksi dan komisaris BUMN berdasarkan kinerja keuangan perusahaan. Skema ini berbeda dengan gaji atau honorarium tetap karena bersumber dari laba bersih setelah pajak.

Penetapan jumlahnya dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atau keputusan Menteri BUMN. Namun, dalam praktiknya, pembagian tantiem kerap menimbulkan kontroversi karena tidak selalu mencerminkan kondisi keuangan perusahaan secara sehat.

Landasan Hukum Tantiem
Pengaturan mengenai tantiem pertama kali tercantum dalam Peraturan Menteri BUMN No. PER-04/MBU/2014 yang menjadi pedoman pemberian gaji, tunjangan, fasilitas, dan bonus bagi direksi maupun dewan komisaris.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Aturan ini kemudian direvisi melalui PER-12/MBU/11/2020 yang menambahkan klausul penting: BUMN tetap boleh membagikan tantiem meskipun merugi, asalkan kerugian yang dicatat lebih kecil dibanding tahun sebelumnya.

Klausul inilah yang menimbulkan perdebatan karena dinilai membuka ruang pemborosan di perusahaan pelat merah.

Besaran Tantiem
Dalam regulasi, gaji Direktur Utama dijadikan patokan untuk menentukan besaran tantiem bagi pejabat lainnya. Wakil Direktur Utama menerima 95% dari gaji Dirut, sedangkan direktur lain 85%. Komisaris Utama berhak memperoleh 45%, Wakil Komisaris Utama 42,5%, dan anggota dewan komisaris menerima 90% dari yang diperoleh Komisaris Utama.

Penetapan nilai ini juga mempertimbangkan Key Performance Indicator (KPI), kondisi keuangan perusahaan, serta perbandingan dengan praktik di perusahaan sejenis.

Sikap Presiden Prabowo
Terkait tantiem, Prabowo menilai tata kelola BUMN selama ini tidak masuk akal. Ia mencontohkan banyaknya komisaris dalam satu perusahaan, dengan fungsi sebatas mengawasi direksi, namun tetap menerima bonus jumbo meski kinerja BUMN merugi.

“Tadinya pengelolaan secara tidak masuk akal, perusahaan rugi, komisaris banyak banget,” ujar Prabowo dalam pidato Nota Keuangan RAPBN 2026 di DPR, Jakarta pada Jumat (15/8/2025) lalu.

Presiden menegaskan sistem tantiem selama ini tidak adil dan menimbulkan pemborosan besar. Oleh karena itu, pemerintah akan menghapus skema tersebut demi efisiensi dan transparansi. Kebijakan ini diperkirakan mampu menghemat hingga Rp18 triliun per tahun.

Menurut Prabowo, keuntungan BUMN seharusnya dialokasikan untuk menambah modal kerja, membayar dividen kepada negara, dan membiayai proyek strategis yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

“Masa ada komisaris rapat sebulan sekali, tantiemnya Rp40 miliar setahun. Kalau direksi dan komisaris keberatan tidak menerima tantiem, berhenti. Banyak anak muda yang mampu dan siap menggantikan,” tegasnya.

Lebih jauh, ia juga menargetkan aset BUMN yang kini mencapai lebih dari US$1.000 triliun bisa berkontribusi besar terhadap pembangunan negara. Prabowo menginginkan BUMN mampu memberikan setidaknya US$50 miliar per tahun ke penerimaan negara sehingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak lagi mengalami defisit.

Tags: BUMN
Post Sebelumnya

Babinsa Koramil 1710-01/Kokonao Dampingi Petugas Puskesmas Melaksanakan Pelayanan Kepada Masyarakat

Post Selanjutnya

Produksi Naik, RI Stop Impor Beras

Ray

Ray

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Produksi Naik, RI Stop Impor Beras

Produksi Naik, RI Stop Impor Beras

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.