EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN
Ekspor Otomotif RI Tembus Meksiko Lewat CPTPP

Ekspor Otomotif RI Tembus Meksiko Lewat CPTPP

Ekspor otomotif Indonesia ke Meksiko terkendala kuota hanya 70.000 unit. CPTPP menjadi kunci membuka akses pasar otomotif yang lebih luas.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
24 Agustus 2025
Kategori HIBURAN, OTOMOTIF
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Pemerintah Indonesia tengah menyiapkan langkah strategis untuk memperluas ekspor otomotif, terutama ke pasar Meksiko. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, aksesi Indonesia ke dalam Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP) menjadi kunci membuka akses yang lebih besar. Strategi ini disebut sebagai jurus jitu untuk merobohkan tembok pembatas perdagangan otomotif yang selama ini menghambat.
Gabung WA Channel EKOIN

Airlangga menjelaskan, CPTPP merupakan blok perdagangan yang beranggotakan 12 negara. Dengan masuknya Indonesia, peluang ekspor otomotif diyakini bisa berkembang pesat. Pasar Meksiko disebut sebagai sasaran utama karena selama ini kontribusinya masih terbatas akibat kuota ketat.

“Kita mendaftar di CPTPP, dan CPTPP itu akan membuka pasar Meksiko,” kata Airlangga saat peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 dan HUT Kemenko Perekonomian ke-59 di Jakarta, Sabtu (23/8).

Selama bertahun-tahun, ekspor otomotif Indonesia ke Meksiko hanya diizinkan sebanyak 70.000 unit per tahun. Padahal, kapasitas ekspor nasional mampu menembus lebih dari 400.000 unit. Kondisi inilah yang dianggap sebagai “tembok-tembok” perdagangan.

Menurut Airlangga, hambatan kuota yang minim membuat potensi besar industri otomotif Indonesia belum maksimal. Ia menegaskan bahwa hambatan tersebut harus segera diatasi melalui keterlibatan dalam perjanjian multilateral.

Berita Menarik Pilihan

Pandji Pragiwaksono Datang ke Polda Metro untuk Sampaikan Hasil Obrolan Bersama MUI

Vika Kolesnaya Alami Baby Blues, Billy Syahputra Ungkap Caranya Hadapi Sang Istri

Ekspor Otomotif Jadi Fokus CPTPP

Indonesia memandang sektor otomotif sebagai salah satu andalan dalam memperluas ekspor. Dengan bergabung ke CPTPP, diharapkan produk otomotif nasional memiliki pintu masuk lebih luas tanpa batasan kuota yang memberatkan.

“Kuotanya sangat sedikit hanya 70.000. Nah padahal ekspor otomotif kita itu bisa lebih besar dari 400.000, tetapi berbagai negara memasang tembok-tembok. Nah, tembok-tembok ini yang harus kita selesaikan,” ujar Airlangga menegaskan.

Meksiko dipilih karena dianggap sebagai salah satu pusat industri otomotif dunia. Negara tersebut memiliki jaringan produksi dan distribusi global yang bisa menjadi pintu bagi kendaraan Indonesia memasuki Amerika Utara dan Amerika Latin.

Selain CPTPP, pemerintah juga tengah memperjuangkan keanggotaan penuh Indonesia dalam Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD). Kedua langkah ini dinilai saling melengkapi dalam memperluas akses ekspor.

Dampak Ekonomi dari Strategi Ekspor

Airlangga optimistis, bila Indonesia berhasil masuk CPTPP dan OECD dalam kurun satu hingga dua tahun, efeknya akan sangat besar. Industri otomotif nasional bisa meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas pasar.

“Kalau itu semua kita bisa capai dalam 1-2 tahun ke depan ini mudah-mudahan produk kita akan semakin lebih membuka pasar dan kita bisa meningkatkan kapasitas,” pungkasnya.

Langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat daya saing ekonomi nasional. Akses pasar yang lebih besar diharapkan menjadi dorongan kuat untuk pertumbuhan industri domestik, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan devisa.

Selain itu, keterlibatan dalam perjanjian perdagangan global juga memberi sinyal positif bagi investor. Pasar otomotif Indonesia bisa lebih kompetitif dan terhubung langsung dengan rantai pasok global.

Industri otomotif selama ini memang menjadi salah satu motor penggerak ekspor nonmigas Indonesia. Kontribusinya terhadap devisa terus meningkat dari tahun ke tahun, meski masih menghadapi tantangan pasar yang protektif.

Dengan langkah aksesi ini, pemerintah ingin memastikan produk otomotif nasional tidak lagi dibatasi oleh kuota maupun tarif. Akses yang lebih luas diharapkan menjadikan Indonesia pemain penting di pasar otomotif internasional.

Kesempatan untuk masuk ke pasar Meksiko menjadi momentum besar, terutama karena negara tersebut memiliki permintaan tinggi terhadap kendaraan dengan harga kompetitif dan kualitas terjamin.

Keberhasilan strategi ekspor otomotif ini diyakini akan menciptakan efek domino bagi industri pendukung lain, seperti komponen, logistik, hingga jasa distribusi. Dengan demikian, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh perekonomian nasional.

Pemerintah berharap dunia usaha dapat mendukung upaya ini dengan meningkatkan kapasitas produksi serta menjaga standar kualitas. Sinergi antara pemerintah dan swasta akan menentukan keberhasilan ekspansi pasar.

Pada akhirnya, strategi membuka pasar otomotif ke Meksiko melalui CPTPP menjadi simbol tekad Indonesia untuk menembus hambatan dagang global. Jika berhasil, langkah ini akan mengubah peta ekspor otomotif nasional secara signifikan.

Pemerintah Indonesia sedang fokus membuka jalan ekspor otomotif ke Meksiko melalui CPTPP. Strategi ini diharapkan menghapus hambatan kuota yang selama ini membatasi.

Jika langkah ini berhasil, kapasitas ekspor otomotif nasional bisa melonjak jauh di atas angka saat ini. Hal tersebut akan memberi dorongan kuat bagi industri otomotif domestik.

Selain CPTPP, keanggotaan OECD juga tengah diperjuangkan untuk memperluas peluang perdagangan. Kedua langkah ini saling menguatkan posisi Indonesia di kancah global.

Industri otomotif diyakini akan menjadi motor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dukungan investor dan pelaku usaha sangat penting dalam proses ini.

Dengan strategi ekspor otomotif yang lebih luas, Indonesia memiliki kesempatan besar menjadi salah satu pemain kunci di pasar global. (*)


Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: Airlangga HartartoCPTPPekspor otomotifindustri otomotifMeksikoOECD
Post Sebelumnya

Hilirisasi Rumput Laut Jadi Strategi Ekonomi Baru

Post Selanjutnya

Sony Resmi Naikkan Harga PS5 Segini di AS, Bagaimana dengan RI?

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Pandji Pragiwaksono Datang ke Polda Metro untuk Sampaikan Hasil Obrolan Bersama MUI

Pandji Pragiwaksono Datang ke Polda Metro untuk Sampaikan Hasil Obrolan Bersama MUI

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Di tengah sorotan publik dan rentetan laporan hukum terkait pertunjukan Mens Rea, Pandji Pragiwaksono memilih langkah yang...

Kebahagiaan menyambut kelahiran anak pertama tak selalu berjalan mulus. Billy Syahputra dan istrinya, Vika Kolesnaya, merasakan langsung fase adaptasi emosional yang kerap dialami pasangan baru setelah persalinan.

Vika Kolesnaya Alami Baby Blues, Billy Syahputra Ungkap Caranya Hadapi Sang Istri

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

Faktor lain yang memperkuat tekanan emosional Vika adalah kerinduan kepada ibunya yang berada di Belarus. Sebagai anak perempuan satu-satunya, ia...

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

Pinkan Mambo Bikin Sensasi di Awal 2026, Ngamen dan Jualan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Mengawali tahun 2026, Pinkan Mambo kembali mencuri perhatian publik dengan pilihan hidup yang jauh dari pakem selebritas...

IMS 2026 Resmi Dibuka, 180 Merek Otomotif Serbu JIExpo Kemayoran

Mau ke IIMS 2026? Simak Jadwal, Harga Tiket, dan Daftar Fasilitas Gratis untuk Lansia

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Pameran yang berlangsung sampai 15 Februari tersebut tidak sekadar menampilkan produk otomotif terbaru, tetapi juga memadukan unsur hiburan dan gaya...

Post Selanjutnya
Sony Resmi Naikkan Harga PS5 Segini di AS, Bagaimana dengan RI?

Sony Resmi Naikkan Harga PS5 Segini di AS, Bagaimana dengan RI?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.