EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Spanyol Nekat Kontrak Kerjasama Dengan Huawei, Eropa Geram

Spanyol Nekat Kontrak Kerjasama Dengan Huawei, Eropa Geram

Spanyol teken kontrak Huawei senilai €12 juta meski Uni Eropa menentang keras. Kesepakatan ini memicu kekhawatiran keamanan hingga ke Amerika Serikat.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
25 Agustus 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

MADRID, EKOIN.CO – Spanyol menuai sorotan setelah memutuskan menjalin kontrak dengan Huawei senilai €12 juta untuk penyediaan perangkat keras penyimpanan data penyadapan. Keputusan ini memicu ketegangan dengan Uni Eropa yang selama ini melarang keterlibatan vendor berisiko tinggi dalam infrastruktur telekomunikasi baru. Ikuti berita terbaru di WA Channel EKOIN.

Risiko Huawei dan Respons Uni Eropa

Komisi Eropa (EC) menegaskan bahwa Huawei dianggap memiliki tingkat risiko keamanan yang lebih tinggi dibanding pemasok lain. Peringatan tersebut dikeluarkan setelah terungkap bahwa Spanyol telah menandatangani kontrak dengan Huawei untuk penyimpanan data yang digunakan aparat penegak hukum dan badan intelijen negara.

Menurut laporan Financial Times, EC mengingatkan agar Spanyol tidak meningkatkan ketergantungan pada Huawei. Langkah itu dinilai bertentangan dengan kebijakan blok Eropa yang sejak lama menekan pembatasan terhadap perusahaan telekomunikasi asal China.

Kontrak ini juga menimbulkan reaksi internasional. Dua anggota parlemen senior Amerika Serikat menyerukan agar pemerintah AS meninjau kembali kerja sama intelijen dengan Spanyol, mengingat keterlibatan Huawei dianggap berpotensi membuka celah keamanan.

EC sebelumnya telah menginstruksikan operator di seluruh Uni Eropa untuk secara bertahap menghentikan penggunaan peralatan baru dari pemasok berisiko tinggi seperti Huawei dan ZTE. Aturan ini merupakan bagian dari strategi keamanan siber kawasan, khususnya dalam pengembangan jaringan 5G.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Konteks Politik dan Hubungan Spanyol-China

Kritik atas langkah Spanyol semakin mencuat karena kontrak Huawei muncul di tengah perayaan 20 tahun hubungan bilateral dengan China. Presiden Xi Jinping bahkan menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Pedro Sanchez di Wisma Tamu Negara Diaoyutai, Beijing, pada 11 April 2025 lalu.

Komisioner Eropa sebelumnya, Thierry Breton, telah menyuarakan kekhawatiran sejak lama terkait lambatnya penerapan pembatasan vendor China. Ia menilai kebijakan mengecualikan Huawei dan ZTE dari pembangunan 5G sejalan dengan rekomendasi keamanan siber Uni Eropa.

Namun, Spanyol dikenal sebagai salah satu negara Uni Eropa yang paling terbuka terhadap kerja sama dengan China. Selain kontrak telekomunikasi, hubungan kedua negara juga merambah ke bidang pendidikan, pertahanan, dan perdagangan strategis.

Di sisi lain, Amerika Serikat tetap mempertahankan kebijakan tarif tinggi terhadap produk China. Kondisi ini justru mendorong Spanyol dan China mencari ruang kerja sama baru untuk mengimbangi tekanan eksternal.

Para analis menilai, pendekatan Spanyol menunjukkan sikap pragmatis di tengah ketidakpastian geopolitik global. Banyak negara Eropa, termasuk Jerman, menghadapi dilema serupa antara keamanan dan kebutuhan ekonomi.

Dengan ketergantungan besar pada teknologi digital dan kebutuhan memperluas jaringan 5G, Spanyol memilih jalur kerja sama ketimbang isolasi penuh terhadap Huawei. Meski demikian, risiko keamanan tetap menjadi sorotan utama Uni Eropa.

Keputusan ini memperlihatkan adanya perbedaan pandangan antara kepentingan nasional Spanyol dan strategi kolektif Uni Eropa. Persoalan Huawei bisa menjadi titik uji bagi konsistensi kebijakan keamanan digital di kawasan Eropa.


Kesimpulan

Langkah Spanyol menandatangani kontrak dengan Huawei memperlihatkan tarik-menarik antara kepentingan ekonomi dan keamanan siber. Uni Eropa menegaskan kembali sikap kerasnya terhadap vendor berisiko tinggi, sementara Spanyol menempuh jalur pragmatis.

Jika tidak dikelola hati-hati, kontradiksi ini dapat menimbulkan celah dalam strategi kolektif keamanan digital Uni Eropa. Apalagi, keterlibatan Huawei sudah lama menjadi isu sensitif di mata mitra barat, khususnya Amerika Serikat.

Namun, dari sisi ekonomi, kerja sama ini berpotensi memperkuat hubungan bilateral Spanyol-China yang semakin erat setelah dua dekade kemitraan. Hubungan itu diperkirakan akan berkembang di sektor strategis lain.

Bagi Spanyol, pilihan melanjutkan kontrak Huawei adalah upaya menyeimbangkan kebutuhan teknologi dengan peluang kerja sama internasional. Meski demikian, tekanan dari Uni Eropa tetap akan membayangi implementasi kontrak tersebut.

Ke depan, jalan tengah perlu dicari agar keamanan siber kawasan tetap terjaga tanpa menghambat kepentingan ekonomi negara anggota. Dalam pusaran geopolitik global, pragmatisme tampaknya menjadi pilihan yang tak terhindarkan. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: 5GHuaweikeamanan siberkontrakSpanyolUni Eropa
Post Sebelumnya

Istiqlal Halal Walk 2025 Dorong Gaya Hidup Halal

Post Selanjutnya

Sidang Asabri Seret Sepuluh Manajer Investasi Jadi Terdakwa Korupsi

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Sidang  Asabri Seret Sepuluh Manajer Investasi Jadi Terdakwa Korupsi

Sidang Asabri Seret Sepuluh Manajer Investasi Jadi Terdakwa Korupsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.