Jakarta EKOIN.CO – PT Pertamina (Persero) bersama Komunitas Perwira Pertamina Peduli kembali menggelar program edukasi energi bertajuk Pertamina Energi Negeri 8.0 pada Senin, 25 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung serentak di 28 kota dan menyasar lebih dari 19 ribu siswa Sekolah Dasar (SD) di seluruh Indonesia.
Acara tahun ini melibatkan 80 SD dengan partisipasi 950 relawan yang merupakan Perwira Pertamina. Melalui tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat”, kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan wawasan tentang energi, sekaligus membangun semangat generasi muda dalam mendukung pembangunan nasional.
Baca juga : Pertamina Perkuat Diplomasi Indonesia di Brisbane 2025
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menegaskan bahwa PEN merupakan kegiatan rutin Pertamina Group. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun sumber daya manusia sejak usia dini, terutama dalam mengenal peran penting energi dalam kehidupan sehari-hari.
“PEN merupakan bentuk kolaborasi Pertamina dengan dunia pendidikan. Kami berharap program ini menjadi wadah untuk Perwira Pertamina berkontribusi langsung ke masyarakat dan memberi manfaat bagi kemajuan sumber daya manusia di Indonesia,” ujar Fadjar.
Edukasi Energi untuk Generasi Muda
Pertamina Energi Negeri pertama kali dilaksanakan pada 2016. Hingga kini, program ini sudah memasuki tahun kedelapan. Setiap tahun, PEN selalu mengusung tema yang relevan dengan kebutuhan pendidikan, serta menekankan pentingnya energi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Ketua PEN 8.0, Hary Kuswanto, menyampaikan bahwa kegiatan kali ini merupakan hasil kolaborasi antara Komunitas Pertamina Peduli dan Agent of Change (AoC) di lingkungan Pertamina. Dalam pelaksanaannya, PEN 8.0 juga didukung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Melalui PEN, Pertamina tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga menghadirkan praktik yang membuat siswa lebih mudah memahami konsep energi. Selain itu, Pertamina juga menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah, sarana praktik MIPA, serta fasilitas belajar lainnya,” kata Hary.
Salah satu sekolah yang mendapatkan kunjungan adalah SD Negeri Tebet Barat 05, Jakarta Selatan. Sekolah tersebut menjadi bagian dari 80 SD penerima manfaat dalam penyelenggaraan PEN 8.0 tahun ini.
Kepala SDN Tebet Barat 05, Suksongko Aprilia, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pertamina di sekolahnya. Ia menilai program ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga membantu pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas fasilitas pembelajaran.
“Kami sangat berterima kasih karena Pertamina tidak hanya hadir untuk mengajarkan materi, tetapi juga memberikan inspirasi, motivasi, serta dukungan nyata berupa fasilitas belajar. Semoga program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di seluruh Indonesia,” ungkap Suksongko.
Dampak Positif di 28 Kota
Program PEN 8.0 dilaksanakan secara serentak di berbagai kota, sehingga dampaknya dapat dirasakan lebih luas. Pertamina memastikan materi yang disampaikan sesuai dengan tingkat pemahaman siswa SD, menggunakan metode interaktif agar anak-anak lebih tertarik belajar.
Di setiap kota, para relawan Pertamina hadir untuk menyampaikan materi edukasi dengan pendekatan yang menyenangkan. Metode pengajaran dilakukan melalui permainan edukatif, eksperimen sederhana, dan diskusi ringan tentang pentingnya energi serta bagaimana menggunakannya secara bijak.
Selain itu, relawan juga membagikan pengetahuan tentang energi terbarukan, upaya penghematan energi, serta pentingnya menjaga lingkungan. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar mengenai energi konvensional, tetapi juga memahami tantangan dan peluang energi di masa depan.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat hubungan Pertamina dengan masyarakat di berbagai daerah. Melalui PEN, Pertamina ingin memastikan bahwa anak-anak memiliki bekal pengetahuan yang cukup untuk menghadapi tantangan global, terutama dalam bidang energi.
Program PEN 8.0 menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas dan energi bersih. Dengan cara ini, perusahaan berharap dapat berkontribusi pada terciptanya generasi muda yang cerdas, peduli lingkungan, dan mampu berinovasi.
Pertamina juga menegaskan bahwa edukasi semacam ini tidak hanya berfokus pada siswa, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi guru. Dengan materi dan bantuan fasilitas, para pendidik dapat lebih mudah menyampaikan pembelajaran tentang energi di sekolah masing-masing.
Sementara itu, masyarakat sekitar sekolah turut merasakan dampak positif. Kehadiran Pertamina dinilai memberikan motivasi tambahan dalam mendukung dunia pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak.
PEN 8.0 menjadi bukti nyata bahwa perusahaan energi terbesar di Indonesia tersebut tidak hanya menjalankan bisnis, tetapi juga mengedepankan tanggung jawab sosial. Dengan melibatkan ribuan siswa, ratusan relawan, serta puluhan sekolah, program ini menegaskan peran Pertamina dalam membangun masa depan bangsa.
Kegiatan edukasi energi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya energi dalam kehidupan. Pertamina berkomitmen melanjutkan program serupa agar semakin banyak generasi muda yang siap menghadapi perubahan global di sektor energi.
Dengan capaian tahun ini, Pertamina menilai bahwa PEN berhasil memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan. Hal ini menjadi dasar untuk mengembangkan program lebih lanjut di masa mendatang.
Sebagai bentuk keberlanjutan, Pertamina akan terus melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas, sekolah, dan masyarakat, agar manfaat dari PEN dapat dirasakan lebih luas. Harapannya, program ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut serta dalam mendukung pendidikan di Indonesia.
Program Pertamina Energi Negeri 8.0 telah menunjukkan dampak positif bagi dunia pendidikan di Indonesia. Dengan menyasar siswa sekolah dasar, Pertamina berhasil menanamkan pemahaman awal tentang energi serta kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Kegiatan ini juga mengukuhkan komitmen perusahaan dalam melaksanakan tanggung jawab sosial. Dengan kolaborasi yang solid, PEN mampu menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.
Melalui pendekatan interaktif, siswa menjadi lebih antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Dukungan fasilitas yang diberikan juga memperkuat peran sekolah dalam mencetak generasi unggul.
Keberhasilan PEN 8.0 menjadi momentum penting bagi Pertamina untuk melanjutkan langkah serupa di tahun-tahun mendatang. Dengan semangat kebersamaan, perusahaan yakin dapat terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa.
Pada akhirnya, Pertamina berharap program edukasi ini mampu melahirkan anak-anak Indonesia yang hebat dan kuat, sesuai dengan tema besar yang diusung. Dengan demikian, generasi muda dapat menjadi pilar utama dalam menjaga energi dan keberlanjutan lingkungan di masa depan. (*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





