Jakarta, EKOIN.CO – Di tengah tuntutan kenaikan gaji hingga 8–10 persen oleh buruh, sejumlah pakar dan pelaku usaha menekankan bahwa solusi jangka pendek yang lebih mendesak adalah membuka lapangan kerja baru. Hal ini dinilai lebih strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi dan menahan guncangan pada UMKM.
UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional dengan jumlah mencapai sekitar 66 juta unit usaha pada 2023, menyumbang 61 persen terhadap PDB, dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja
Jumlah angkatan kerja pada Februari 2025 tercatat 153,05 juta orang, sementara tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 4,76 persen Namun, jumlah pengangguran absolut mencapai 7,28 juta orang, meningkat sekitar 83 ribu orang dibanding Februari 2024 Mayoritas pengangguran adalah Gen Z (usia 15–24 tahun), yakni sekitar 3,55 juta orang
Buka Lapangan Kerja: Strategi Ekonomi Lebih Prioritas
Pemerintah didesak bergerak aktif menarik investasi dan membangun fasilitas produksi baru, agar menyerap lebih banyak tenaga kerja, terutama di sektor padat karya seperti manufaktur dan riil. Dengan penetrasi investasi, diharapkan lapangan kerja meningkat secara menyeluruh tanpa bergantung pada kenaikan upah yang bisa membebani UMKM.
Rekrutmen yang inklusif—tanpa batasan usia maupun perlu syarat pendidikan tinggi—akan memberikan peluang lebih luas kepada pencari kerja. Dukungan seperti pelatihan vokasional dan pendanaan bagi UMKM diyakini bisa memperkuat ekosistem lapangan kerja digital dan offline
UMKM dan Digitalisasi: Kunci Tahan Banting
UMKM menghadapi tekanan berat pasca-pandemi. Digitalisasi, akses pembiayaan, pelatihan manajerial, dan pengampunan utang menjadi langkah penting agar mereka mampu bertahan dan berkontribusi menciptakan lapangan kerja baru
Investasi tidak hanya menciptakan pekerjaan langsung tapi juga efek berantai terhadap sektor logistik, jasa, dan bahan baku—semuanya memperkuat lapangan kerja lokal.
- Kenaikan gaji saat ini perlu ditunda hingga ekonomi lebih stabil. Fokus pada lapangan kerja memberikan manfaat berkelanjutan.
- Penciptaan lapangan kerja baru melalui investasi dan revitalisasi UMKM lebih efektif menekan pengangguran, terutama di kalangan muda.
- Pemerintah harus memperkuat ekosistem: digitalisasi UMKM, pelatihan keterampilan, dan akses pembiayaan mudah.
- Demonstrasi sebaiknya ditujukan agar hasilnya dirasakan masyarakat luas, bukan sekadar kepentingan khusus.
- Dengan strategi kolaboratif, sektor usaha kecil dapat tumbuh, ekonomi menguat, dan lapangan kerja baru terbuka lebih luas. (*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





