EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Pemerintah Salurkan 43 Ribu Ton Beras Murah

Pemerintah Salurkan 43 Ribu Ton Beras Murah

Pemerintah Indonesia menyalurkan 43.665 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) secara serentak pada Sabtu (30/8/2025) melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).

Ray oleh Ray
30 Agustus 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, NASIONAL, PERTANIAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Pemerintah Indonesia menyalurkan 43.665 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) secara serentak pada Sabtu (30/8/2025) melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Distribusi berlangsung di ribuan titik di seluruh tanah air dengan pusat kegiatan di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta.

Program ini merupakan bagian dari target penyaluran 1,3 juta ton beras SPHP hingga akhir tahun, tepatnya periode Juli-Desember 2025.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan langkah ini ditempuh untuk meredam gejolak harga beras yang belakangan kerap naik. GPM, katanya, merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, mulai dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementan, Kemendagri, Kementerian BUMN, TNI, Polri, Badan Pangan Nasional, Bulog, Pos Indonesia, Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC), ID Food, hingga PT Perkebunan Nasional.

“Kami ingin membangun ekosistem pangan yang sehat. Selama ini ada anomali di mana-mana. Gerakan pangan murah adalah bukti nyata untuk menjaga stabilitas, khususnya beras, agar harganya tetap terjangkau dan masyarakat bisa mengaksesnya dengan mudah,” ujar Amran dalam acara GPM serentak yang juga digelar untuk menyemarakkan HUT ke-80 RI, sebagaimana dikutip melalui keterangan resmi.

Beras SPHP yang digelontorkan dijual seharga Rp60.000 per kemasan 5 kilogram. Penyaluran dilakukan melalui 4.320 titik di tingkat kecamatan di 38 provinsi. Distribusi juga diperkuat dengan dukungan lintas sektor, meliputi 414 titik bersama Polri, 449 titik bersama TNI, 129 titik melalui jaringan BUMN, serta 415 titik distribusi tambahan.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menekankan pentingnya GPM dalam menjaga daya beli masyarakat. “Gerakan ini sangat strategis untuk memastikan ketersediaan beras dengan harga stabil di semua lapisan. Ini wujud nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi,” kata Rizal.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberi dukungan penuh atas gerakan stabilisasi pangan ini. Ia menyebut operasi pangan murah sebelumnya terbukti efektif menekan lonjakan harga beras di sejumlah daerah.

“Empat minggu lalu, data menunjukkan kenaikan harga beras terjadi di 233 kabupaten/kota. Namun saat rapat inflasi Senin lalu, jumlah itu turun menjadi 200 daerah. Artinya, strategi stabilisasi harga dengan stok Bulog sudah berjalan pada jalur yang tepat,” ungkap Tito.

Menteri Perdagangan Budi Santoso juga memberikan apresiasi atas kerja sama berbagai pihak yang terlibat. “Kami menyampaikan penghargaan tinggi atas gerakan yang rutin digelar ini. Harapannya, ketersediaan beras tetap aman dan harganya stabil,” ujarnya.

Tags: Berashargamurahton
Post Sebelumnya

Desa Energi Berdikari Sumsel Resmikan Tiga Lokasi

Post Selanjutnya

Pertamina Sukses Dorong Perempuan Adat Kasimle Olah Sumber Daya Alam

Ray

Ray

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Pertamina Sukses Dorong Perempuan Adat Kasimle Olah Sumber Daya Alam

Pertamina Sukses Dorong Perempuan Adat Kasimle Olah Sumber Daya Alam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.