EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Indonesia vs Korea Utara U-17: Mencipta Warisan Baru Sejarah Bangsa

Indonesia vs Korea Utara U-17: Mencipta Warisan Baru Sejarah Bangsa

Timnas Indonesia U-17 berpeluang menciptakan sejarah baru di Piala Asia 2025 dengan melaju ke semifinal jika mampu mengalahkan Korea Utara dalam laga perempat final di Jeddah.

Ray oleh Ray
14 April 2025
Kategori INTERNASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Prestasi itu menular. Timnas Indonesia U-17 bisa menularkan warisan besar bagi sepak bola negeri ini di pentas Piala Asia U-17 2025.
Selama perhelatan Piala Asia U-17 sejak 1985, Indonesia belum pernah menang dalam sistem gugur. Memang pernah menembus semifinal pada edisi 1990, tetapi situasinya berbeda.

Saat itu kontestan Piala Asia U-17 1990 hanya delapan tim. Indonesia menjadi runner up Grup B dan melaju ke babak semifinal. Pada fase ini Indonesia takluk dari Uni Emirat Arab.

Setelah itu, 28 tahun berselang, Indonesia lolos dari babak grup Piala Asia U-17 2018. Sayangnya pada fase delapan besar itu Indonesia U-17 takluk dari Australia. dilansir cnnindonesia.com .

Kini, untuk ketiga kalinya sepanjang sejarah partisipasi di Piala Asia U-17, Indonesia lolos dari babak grup. Potensi membuat pencapaian baru pun terbuka lebar.

Pada Piala Asia U-17 edisi ke-20 ini Garuda Asia, julukan Indonesia U-17, akan melawan Korea Utara. Indonesia lebih difavoritkan menang dalam duel kali ini.

Berita Menarik Pilihan

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

Dibalik ‘Epstein Files’ 2026: Teka-teki Hilangnya Gabriela Jimenez yang Pernah Bongkar Rahasia Elite

Pasalnya Indonesia lolos ke babak delapan besar dengan status juara Grup C tanpa kekalahan. Adapun Korea Utara merupakan runner up Grup D dengan sekali menang dan dua kali imbang.

Indonesia U-17 akan bentrok dengan Korea Utara U-17 pada babak perempat final Piala Asia U-17 2025 di Stadion King Abdullah Sport City Hall, Jeddah, Arab Saudi pada Senin (14/4) malam.

Mengacu tiga pertandingan babak grup, Korea Utara tak bisa diremehkan. Tim asuhan O Thae Song ini memulangkan dua tim kuat sepak bola Asia, Iran dan Oman.

Bukan hanya itu, Korea Utara U-17 juga tampil spartan. Layaknya tim-tim Asia Timur, mereka memiliki ketahanan fisik yang stabil; berlari dan mengejar bola sepanjang laga.

Bisakah Indonesia mencipta warisan baru di pentas Asia, seperti diciptakan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 (2024) dan Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024?

Timnas Indonesia U-17 belum pernah bentrok dengan Korea Utara U-17 di pentas Piala Asia U-17. Duel pada edisi 2025 ini adalah yang perdana dalam sejarah kedua negara.
Indonesia U-17 yang diasuh Nova Arianto memang lebih diunggulkan, tetapi tetap diragukan. Sebab utamanya, Indonesia tak punya sejarah besar dalam pentas ini.

Sebaliknya Korea Utara sudah dua kali angkat piala, yakni pada edisi 2010 dan 2014. Tim berjulukan Samba of East Asia ini juga pernah dua kali jadi runner up turnamen.

Oleh karena itu kecerdikan Nova akan diuji. Kejalian strategi mantan asisten Shin Tae Yong di Timnas Indonesia ini dites oleh permainan spartan negeri komunis tersebut.

Dalam tiga pertandingan babak Grup C, strategi yang diterapkan Nova berjalan dengan baik. Kombinasi pragmatisme dan progresif tergambar dalam sentuhan Nova.

Saat melawan Korea Selatan, Nova merekonstruksi Putu Panji dan kawan-kawan menerapkan sepak bola catenaccio Italia. Ya, Indonesia U-17 bermain gaya bertahan grendel.

Berikutnya, ketika menghadapi Yaman, bermain lebih berani. Kali ini tak lagi se-pragmatis Gli Azzurri, tetapi lebih terbuka seperti gaya main Inggris yang kick and rush.

Begitu menghadapi Afghanistan dengan status sudah pasti lolos ke fase gugur, rotasi dilakukan Nova. Pola permainan yang dibuat juga makin berani. Sangat ofensif.

Lantas, pendekatan seperti apa yang akan dipakai Nova saat melawan Korea Utara? Putra mantan pelatih Timnas Indonesia B, Sartono Anwar, ini mungkin akan kembali pragmatis.

Sepak bola pragmatis memang cukup identik dengan Nova. Kelolosan Indonesia U-17 dalam Kualifikasi Piala Asia U-17 bisa menjadi tolok ukur ideologi Nova.

Dan, pragmatisme memang sebuah pilihan logis dan realistis untuk sepak bola Indonesia saat ini. Namun, pragmatis saja tentu tidak cukup. Dibutuhkan perjuangan keras.

Perjuangan keras itulah yang diharapkan dibuat anak-anak Timnas Indonesia U-17. Dengan daya juang hebat, warisan besar lolos ke semifinal niscaya tercipta.

 

Tags: catenaccioindonesiaJeddahKorea Utara U-17Nova Ariantoperempat finalPiala Asia U-17 2025prestasi sepak bola AsiaPSSIsejarah sepak bola IndonesiasemifinalStadion King Abdullah Sport City Hallstrategi permainantimnasTimnas Indonesia U-17
Post Sebelumnya

Timnas Uzbekistan U17 Lolos ke Semifinal Usai Kalahkan UEA 3-1 di Piala Asia U-17 2025

Post Selanjutnya

Kunjungan Presiden Prabowo ke Mesir Hasilkan Kesepakatan Penting Bilateral

Ray

Ray

Berita Terkait

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Kolase foto dokumen resmi "Epstein Files" dan tangkapan layar video viral Gabriela Rico Jimenez pada 2009. Rilis terbaru 3 juta halaman berkas dari Departemen Kehakiman AS kembali memicu perdebatan publik mengenai kebenaran tudingan sang model terkait praktik menyimpang di lingkaran elite global. (Foto: Istimewa)

Dibalik ‘Epstein Files’ 2026: Teka-teki Hilangnya Gabriela Jimenez yang Pernah Bongkar Rahasia Elite

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa pembukaan Epstein Files merupakan mandat undang-undang melalui Epstein Transparency Act, dengan tujuan membuka akses publik...

Presiden Donald Trump terlihat meninggalkan Gedung Putih setelah menandatangani "Undang-Undang Penghentian Semua Perdagangan Fentanyl yang Mematikan," selama upacara di Ruang Timur Gedung Putih, 16 Juli 2025, di Washington. Andrew Caballero-Reynolds/AFP via Getty Images

Isi Dokumen FBI Terbaru Donald Trump di Epstein Files Tanpa Bukti Kriminal

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Todd Blanche kembali menegaskan bahwa tidak ada satu pun dokumen dalam rilis ini yang menyimpulkan Donald Trump melakukan tindakan kriminal...

Pekerja menyulam kain Kiswah di sebuah pabrik di Mekah, Arab Saudi, 6 Juli 2022. Kiswah merupakan kain penutup Kabah berwarna hitam dengan sulaman kaligrafi berwarna emas. REUTERS/Mohammed Salem

Dokumen Epstein Ungkap Pengiriman Potongan Kiswah Ka’bah, Picu Keprihatinan Dunia Islam

oleh Hasrul Ekoin
3 Februari 2026
0

Laporan Middle East Monitor (MEMO) pada Senin (2/2/2026) menyebutkan bahwa korespondensi email yang baru dibuka ke publik mengindikasikan pengiriman artefak...

Post Selanjutnya
Kunjungan Presiden Prabowo ke Mesir Hasilkan Kesepakatan Penting Bilateral

Kunjungan Presiden Prabowo ke Mesir Hasilkan Kesepakatan Penting Bilateral

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.