EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM HIKMAH
Santri Ma’had Aly Perluas Wawasan Global.

Sumber dok kemenag.go.id

Santri Ma’had Aly Perluas Wawasan Global.

Kemenag kirim 39 mahasantri Ma’had Aly program double degree di Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia. Ini merupakan implementasi MoU Kemenag dengan UPSI dan bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan tinggi pesantren.

Agus DJ oleh Agus DJ
9 September 2025
Kategori HIKMAH, RAGAM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Setidaknya 39 mahasantri dari Ma’had Aly di Indonesia mendapat beasiswa untuk mengikuti program double degree di Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia. Program ini merupakan bagian dari upaya afirmasi Kementerian Agama yang bertujuan untuk memperluas wawasan dan memberikan manfaat bagi para santri.

Program ini merupakan implementasi dari nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dengan UPSI. Ini juga menjadi bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan tinggi pesantren, yang selama ini fokus pada khazanah keilmuan klasik. Para mahasantri ini akan kuliah di UPSI selama satu tahun atau dua semester.

Baca juga : Santri Indonesia Ikuti Ajang Olahraga Rusia.

Para mahasantri tersebut berasal dari Ma’had Aly Lirboyo, Ma’had Aly Tebuireng, Ma’had Aly Situbondo, dan Ma’had Aly MUDI Samalanga. Awalnya tercatat 40 orang, namun satu mahasantri mengundurkan diri karena alasan medis. Sehingga, program ini diikuti 39 mahasantri, terdiri atas 33 pria dan 6 perempuan. Mereka menempuh beragam kajian keilmuan, mulai dari Fiqh, al-Hadits, Pendidikan, hingga Kajian al-Qur’an dan Tafsir.

Program double degree ini dimulai pada 4 September 2025, ditandai dengan Majlis Pendaftaran Pelajar Program Ijazah Sarjana Pendidikan Islam di Dewan Konvensyen E-Learning UPSI. Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Internasional, Prof. Ridzwan bin Che Rus, Kepala Departemen Islamic Studies, Prof. Husna binti Husain, serta jajaran dosen dan staf UPSI.

Berita Menarik Pilihan

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menegaskan bahwa program double degree ini adalah tonggak baru. “Untuk pertama kalinya, Ma’had Aly hadir secara resmi di perguruan tinggi luar negeri. Ini bukan sekadar gelar ganda, tetapi pengakuan dunia terhadap keilmuan pesantren. Kita ingin lahir ulama-intelektual yang berakar pada khazanah klasik, sekaligus mampu memberi jawaban atas tantangan global,” ujarnya di Jakarta, Senin (8/9/2025).

Direktur Pesantren, Basnang Said, menambahkan, program ini diinisiasi dari implementasi Dana Abadi Pesantren 2024 kolaborasi dengan LPDP. Namun, sesuai kebijakan terbaru, sumber anggaran program ini beralih ke Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan (Puspenma), sebagai pengelola dana beasiswa BIB LPDP.

“Pesantren selama berabad-abad menjaga tradisi keilmuan Islam. Kini santri kita tidak hanya menjaga, tetapi juga memperluas cakrawala di panggung dunia. Ini bukti bahwa pesantren tidak tertinggal, justru semakin relevan dengan zaman,” katanya.

Basnang Said menyampaikan terima kasih kepada Puspenma yang sudah ikut menyukseskan awal program magister double degree Ma’had Aly ini. Dia berharap, ke depan akan dibuka kembali program strategis untuk pendidikan tinggi pesantren ini.

Kasubdit Pendidikan Ma’had Aly, Mahrus, menekankan bahwa program ini dapat memperkuat eksistensi Ma’had Aly Indonesia dan menjadi duta bangsa, yakni membawa misi kebangsaan. “Para santri ini bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi juga duta bangsa. Mereka akan memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang moderat berbasis turats atau kitab kuning, sekaligus memperkuat jejaring keilmuan antarnegara. Dari sinilah kita berharap ke depan dapat lahir kolaborasi riset, pertukaran dosen, hingga pengakuan internasional terhadap Ma’had Aly,” ungkapnya.

Pihak UPSI turut memberikan apresiasi tinggi. “Kolaborasi ini akan memperkaya kedua belah pihak. Para mahasantri membawa kekayaan tradisi pesantren, sementara UPSI memberikan perspektif global dan metodologi akademik kontemporer,” ujar Prof. Ridzwan.

Melahirkan Ulama Intelektual Berwawasan Global

Program ini menjadi langkah strategis untuk melahirkan generasi ulama-intelektual yang tidak hanya mendalam dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki wawasan global. Dengan belajar di luar negeri, para santri akan terpapar dengan metode pembelajaran dan riset yang berbeda, yang akan memperkaya cara pandang mereka dalam mengkaji ilmu Islam.

Program ini juga merupakan pengakuan dunia terhadap kualitas pendidikan di pesantren dan Ma’had Aly. Selama ini, Ma’had Aly menjadi pusat pendidikan tinggi yang fokus pada tradisi pesantren, dan dengan adanya program ini, kualitas keilmuannya diakui secara internasional.

Sinergi dan Dukungan untuk Pendidikan Berkelanjutan

Keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi antara Kemenag, LPDP, dan Puspenma. Dukungan pendanaan menjadi hal krusial untuk memastikan para santri bisa mendapatkan kesempatan ini tanpa terkendala biaya. Sinergi ini juga menunjukkan komitmen pemerintah untuk memajukan pendidikan pesantren.

Selain itu, program ini juga merupakan tindak lanjut dari kebijakan UU Pesantren yang menempatkan Ma’had Aly sebagai pendidikan tinggi berbasis tradisi kepesantrenan. Hal ini menunjukkan bahwa payung hukum telah ada untuk mendukung program-program inovatif seperti ini.

Keberangkatan 39 mahasantri ini menjadi awal yang menjanjikan. Dengan berhasilnya angkatan pertama, diharapkan akan lebih banyak santri yang mendapatkan kesempatan serupa di masa depan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan pendidikan Islam di Indonesia.

Program ini juga akan memperkuat jejaring keilmuan antara Indonesia dan Malaysia. Pertukaran pengetahuan dan kolaborasi riset yang akan terjalin nantinya akan memberikan manfaat besar bagi kedua belah pihak.

Pada akhirnya, keberangkatan ini meneguhkan posisi Ma’had Aly sebagai lembaga pendidikan tinggi khas pesantren yang diakui dunia. Ia melahirkan generasi santri yang siap merespons tantangan zaman dengan bekal ilmu mendalam, visi kebangsaan, dan wawasan global.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: double degreeKemenagMa’had AlyMalaysiapendidikan Islamsantri
Post Sebelumnya

Santri Indonesia Ikuti Ajang Olahraga Rusia.

Post Selanjutnya

Kurikulum Cinta Wujudkan Religiusitas di Sekolah.

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

Ivar Jenner Pulang Kampung, Siap Jadi Motor Baru Dewa United

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Gelandang tim nasional Indonesia, Ivar Jenner, resmi memulai petualangan barunya di sepak bola Tanah Air setelah bergabung...

Potongan narasi video "Cukur Kumis" yang viral di platform TikTok dalam beberapa hari terakhir. Hingga kini, kabar mengenai penangkapan pemeran dalam video tersebut belum memiliki dasar hukum resmi dan diimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada konten hasil rekayasa. (Foto: Ilustrasi)

Identitas Masih Jadi Tanda Tanya, Mengapa Kabar Penangkapan Wanita Berhijab Ini Begitu Cepat Dipercaya?

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Video cukur kumis sendiri masih beredar dalam berbagai versi potongan ulang. Otoritas mengingatkan masyarakat agar menunggu klarifikasi resmi sebelum menarik...

Ester Nurumi Tri Wardoyo saat berhasil memastikan poin penentu bagi kemenangan tim putri Indonesia atas Thailand di babak perempat final BATC 2026. Indonesia akan menghadapi tantangan berat melawan Korea Selatan di babak semifinal besok. (Foto: Humas PBSI/Ekoin.co)

Indonesia Tembus Semifinal BATC 2026, Ester Nurumi Tutup Drama Sengit Lawan Thailand

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Tanpa memberikan banyak celah, Ester menyudahi perlawanan lawan dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-16. Hasil ini sekaligus memastikan...

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan instruksi di pinggir lapangan saat laga semifinal melawan Jepang di Indonesia Arena. Meski sukses membawa Indonesia ke final Piala Asia untuk pertama kalinya, Souto menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah keringat para pemainnya secara keseluruhan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Hasil tersebut menjadi pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal. Pada edisi sebelumnya di Kuwait 2022, langkah Merah...

Post Selanjutnya
Kurikulum Cinta Wujudkan Religiusitas di Sekolah.

Kurikulum Cinta Wujudkan Religiusitas di Sekolah.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.