Bekasi EKOIN.CO – Ida Farida resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi. Penunjukan ini dilakukan untuk menjaga ritme birokrasi, sementara proses seleksi Sekda definitif tengah dipersiapkan. Dalam sambutannya, Bupati Bekasi menyatakan keyakinannya terhadap kinerja Ida yang dinilai mampu memperkuat jalannya pemerintahan dan pelayanan publik. Kata pamungkas birokrasi menjadi fokus penting dalam agenda ini.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v
Penguatan Birokrasi Jadi Prioritas
Bupati Bekasi menjelaskan bahwa penetapan Ida Farida sebagai Pj Sekda dilakukan agar dinamika pemerintahan tidak terhambat. “Proses seleksi terbuka memerlukan waktu dan tahapan administratif. Untuk menjaga ritme birokrasi, kami tetapkan dulu Penjabat Sekda,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, ada empat pejabat eselon II yang disebut berpotensi ikut dalam seleksi Sekda definitif. Harapannya, pejabat yang terpilih nantinya mampu membawa terobosan nyata di bidang pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ida Farida sendiri menegaskan bahwa ia siap menjalankan amanah untuk memperkuat disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia juga berkomitmen meningkatkan komunikasi serta koordinasi lintas perangkat daerah demi terciptanya birokrasi yang lebih solid.
Sinergi Tim Pemerintahan
Ida memahami posisi Sekda sebagai motor penggerak birokrasi dan pelayanan publik. Karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi antar perangkat daerah untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif dan responsif.
“Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan selama kita mau berkoordinasi dan berkonsultasi. Kita tidak bisa bekerja secara one man show, tetapi harus bersama-sama sebagai sebuah tim di bawah aturan yang berlaku,” tegas Ida.
Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk memperkuat pondasi birokrasi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan adanya komunikasi lintas sektor yang lebih erat, diharapkan pelayanan publik semakin meningkat.
Kehadiran Ida sebagai Pj Sekda juga menjadi momentum untuk memastikan berbagai program prioritas tetap berjalan sesuai target. Terutama pada sektor strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, peran koordinasi birokrasi sangat krusial.
Ida menambahkan bahwa kedisiplinan dan keterbukaan komunikasi merupakan modal utama dalam membangun pemerintahan yang kredibel. Ia mengajak seluruh ASN agar bersama-sama menjaga integritas dalam setiap langkah kebijakan.
Pelantikan ini juga menandai komitmen Pemkab Bekasi untuk menjaga stabilitas roda pemerintahan. Meski sifatnya sementara, jabatan Pj Sekda diharapkan mampu menjadi penghubung yang efektif sampai terpilihnya Sekda definitif.
Di sisi lain, masyarakat Bekasi menaruh harapan besar agar langkah perbaikan birokrasi bisa segera dirasakan dalam bentuk pelayanan yang lebih cepat dan tepat sasaran. Sejumlah kalangan menilai posisi Sekda sangat strategis dalam menjembatani kebijakan dengan implementasi di lapangan.
Dengan dukungan penuh dari Bupati serta perangkat daerah lain, Ida Farida dituntut menghadirkan solusi atas tantangan yang ada. Konsolidasi internal birokrasi dinilai akan menjadi kunci keberhasilan selama masa jabatannya.
(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v
7





