EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA LINGKUNGAN
Prabowo di PBB: Tegaskan Target Reboisasi 12 Juta Hektare Hutan

Prabowo di PBB: Tegaskan Target Reboisasi 12 Juta Hektare Hutan

Prabowo menargetkan reboisasi 12 juta hektare hutan sebagai langkah nyata melawan perubahan iklim. Indonesia menegaskan reboisasi sebagai agenda prioritas dalam pembangunan berkelanjutan.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
24 September 2025
Kategori LINGKUNGAN, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

NEW YORK, EKOIN.CO – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025) waktu setempat. Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia menargetkan reboisasi seluas 12 juta hektare hutan dalam beberapa tahun mendatang sebagai komitmen kuat terhadap upaya pengendalian perubahan iklim.

Ikuti update berita terbaru lewat WA Channel EKOIN.

Prabowo menuturkan, Indonesia telah menempatkan agenda lingkungan hidup sebagai prioritas pembangunan. Reboisasi disebutnya sebagai bagian dari strategi nasional dalam memulihkan ekosistem, menjaga keanekaragaman hayati, dan mendukung keseimbangan iklim dunia.

“Indonesia akan melaksanakan reboisasi 12 juta hektare hutan. Ini adalah bentuk nyata kontribusi kami untuk melawan perubahan iklim,” kata Prabowo dalam pidatonya.

Reboisasi Jadi Agenda Prioritas Nasional

Menurut Presiden, target reboisasi tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi komitmen internasional, tetapi juga untuk menjamin keberlanjutan pembangunan nasional. Prabowo menjelaskan, keberhasilan program ini akan berkontribusi pada ketahanan pangan, kualitas udara, hingga keseimbangan sumber daya air di seluruh wilayah Indonesia.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Ia menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar sebagai salah satu paru-paru dunia. Oleh karena itu, program reboisasi dipandang sebagai tanggung jawab moral sekaligus strategis.

Selain reboisasi, pemerintah juga menyiapkan berbagai kebijakan untuk menurunkan emisi gas rumah kaca. Upaya ini mencakup perbaikan tata kelola lahan, pengurangan deforestasi, hingga pelibatan masyarakat lokal dalam menjaga kawasan hutan.

Prabowo juga menekankan pentingnya solidaritas global dalam melawan perubahan iklim. Menurutnya, keberhasilan Indonesia akan semakin bermakna apabila diikuti dengan kerja sama internasional yang setara dan saling mendukung.

Dukungan Internasional untuk Target Lingkungan

Pidato Prabowo di forum PBB mendapat perhatian luas dari negara-negara anggota. Beberapa perwakilan menyambut baik target ambisius Indonesia dalam bidang reboisasi dan menyatakan kesiapan untuk bekerja sama, baik melalui dukungan teknologi, pendanaan, maupun pertukaran pengetahuan.

Prabowo mengingatkan bahwa perubahan iklim adalah ancaman bersama yang tidak mengenal batas negara. “Kami percaya bahwa kerja sama global adalah kunci untuk melindungi bumi, rumah kita bersama,” ujarnya.

Indonesia juga menyoroti pentingnya pendanaan iklim yang adil dari negara maju kepada negara berkembang. Hal ini dipandang sebagai faktor krusial dalam mempercepat transformasi menuju pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, Prabowo menekankan bahwa kebijakan lingkungan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program reboisasi, menurutnya, akan melibatkan petani, komunitas adat, dan generasi muda. Dengan demikian, manfaat lingkungan dapat dirasakan secara langsung oleh rakyat.

Pidato tersebut memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara yang serius mengupayakan solusi atas tantangan perubahan iklim.

Komitmen reboisasi juga dinilai dapat menjadi daya tarik investasi hijau yang berkelanjutan. Investor global semakin tertarik pada proyek yang ramah lingkungan, dan Indonesia berharap dapat memanfaatkan peluang ini untuk pembangunan ekonomi yang lebih hijau.

Dalam forum yang sama, sejumlah pemimpin dunia menyerukan langkah nyata untuk menurunkan emisi global. Prabowo memastikan Indonesia siap mengambil peran penting dalam agenda tersebut, sejalan dengan amanat konstitusi untuk melindungi lingkungan hidup.

Prabowo menutup pidatonya dengan pesan bahwa keberhasilan Indonesia dalam program reboisasi hanya akan berarti apabila dunia bersatu menghadapi perubahan iklim. “Kita hanya punya satu bumi, dan kita harus menjaganya bersama,” tegasnya.

Program reboisasi 12 juta hektare menjadi agenda besar Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim. Komitmen ini diperkuat langsung oleh Presiden Prabowo di forum internasional PBB.

Selain untuk kepentingan global, reboisasi ditujukan bagi keberlanjutan pembangunan nasional, meliputi ketahanan pangan, air, dan kualitas udara.

Pidato Prabowo mendapat sambutan positif dari sejumlah negara anggota PBB, yang menilai langkah Indonesia sebagai contoh nyata.

Indonesia menegaskan pentingnya dukungan global, terutama dari negara maju, agar kebijakan lingkungan di negara berkembang dapat berjalan optimal.

Dengan langkah tersebut, Indonesia berharap mampu berkontribusi signifikan terhadap terciptanya masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: hutan Indonesia.PBBpembangunan berkelanjutanperubahan iklimPrabowo Subiantoreboisasi
Post Sebelumnya

Komitmen Pemerintah Lindungi UMKM Lewat Pajak

Post Selanjutnya

Pemerintah Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Pemerintah Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah Percepat Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.