Jakarta, EKOIN.CO – Penerapan jam malam pelajar di Kota Bandung menghadapi tantangan di hari pertama pelaksanaannya, Senin (2/6) malam. Pantauan di lapangan menunjukkan banyak remaja usia sekolah masih terlihat berkeliaran di kawasan Braga dan Jalan Asia Afrika setelah pukul 21.00 WIB, saat peraturan mulai berlaku.
Kepala Satpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi mengakui adanya kendala dalam pelaksanaan awal ini. “Ini kan baru awal, tapi seiring waktu dan gencarnya petugas mensosialisasikan terkait pemberlakuan jam malam ditambah sosialisasi di sekolahnya masing-masing, mudah-mudahan bisa berkurang dan berujung pada kepatuhan,” ujar Rasdian saat dihubungi Selasa (3/6).
Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, Satpol PP berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung. “Nanti malam jam 20.00 WIB Satpol PP akan apel di Polrestabes untuk bersama-sama melaksanakan pengawasan jam malam,” tambah Rasdian.
Sementara itu, Dinas Pendidikan Jawa Barat mengklaim telah melakukan sosialisasi menyeluruh. Kepala Dinas Pendidikan Jabar Purwanto menjelaskan, “Tim yang terlibat adalah Satpol PP, Kodim, Polres, Kepala dan pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten, Kota, dan Provinsi, 13 Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah.”
Purwanto menambahkan, “Titik-titik lokasi atau tempat-tempat keramaian yang didatangi adalah yang biasa ditempati oleh pelajar.” Namun ia mengakui perlunya sistem pendukung yang lebih efektif untuk keberhasilan program ini.





