Jakarta, ekoin.co – Kekalahan Newcastle United dari Manchester City pada leg pertama semifinal Carabao Cup 2025/2026 memicu sorotan tajam terhadap kinerja Video Assistant Referee (VAR).
Legenda sepak bola Inggris, Alan Shearer, menyampaikan kritik keras atas proses pengambilan keputusan wasit yang dinilainya merugikan Newcastle.
Pertandingan Newcastle vs Manchester City berlangsung di Stadion St James Park, Newcastle, pada Rabu (14/1/2026) dini hari WIB. Dalam laga tersebut, Newcastle harus menyerah dengan skor 0-2 dari tim tamu Manchester City.
Hasil ini membuat langkah Newcastle menuju final Piala Liga Inggris semakin berat karena harus menjalani leg kedua di kandang Manchester City dengan defisit dua gol.
Sorotan utama pertandingan tidak hanya tertuju pada hasil akhir, melainkan pada proses pengecekan VAR yang berlangsung lama. Salah satu keputusan kontroversial terjadi saat wasit menganulir gol kedua Manchester City setelah melakukan tinjauan VAR selama sekitar empat menit.
Gol yang dicetak Antoine Semenyo tersebut dianulir karena Erling Haaland dinilai berada dalam posisi offside yang sangat tipis sebelum terciptanya gol.
Keputusan itu diambil oleh wasit Chris Kavanagh setelah berkonsultasi dengan VAR.
Alan Shearer menilai proses tersebut mencederai jalannya pertandingan. Melalui tanggapan di media sosial, Shearer menyebut kualitas pengambilan keputusan VAR tidak konsisten.
“Jika keputusan seperti ini merugikan Newcastle, saya akan sangat marah,” kata Shearer.
Kritik serupa juga disampaikan jurnalis senior Inggris, Henry Winter. Ia menilai VAR seharusnya bekerja lebih cepat dan tidak melakukan pemeriksaan yang terlalu mendetail sehingga mengganggu tempo permainan.
Pernyataan Winter tersebut kemudian mendapat respons dari Shearer sebagai bentuk dukungan.
Terlepas dari kontroversi VAR, Manchester City tampil efektif sepanjang pertandingan. Gol pembuka dicetak Antoine Semenyo pada menit ke-53, setelah memanfaatkan situasi di kotak penalti Newcastle.
Manchester City kemudian memastikan kemenangan melalui gol Rayan Cherki pada masa injury time babak kedua. Gol tersebut tercipta setelah Cherki menerima umpan dari Rayan Ait-Nouri.
Manajer Newcastle United, Eddie Howe mengakui timnya menghadapi tantangan berat setelah kekalahan ini. Ia menilai hasil tersebut terasa menyakitkan karena para pemain telah bekerja keras sepanjang laga.
“Kami berjuang dengan baik, tetapi kebobolan di menit akhir membuat situasi menjadi lebih sulit,” ujar Howe dalam konferensi pers usai pertandingan.
Leg kedua semifinal Carabao Cup akan digelar di Stadion Etihad, kandang Manchester City, dengan Newcastle wajib mengejar ketertinggalan dua gol untuk menjaga peluang lolos ke final. (*)





