Jakarta, Ekoin.co — Dunia perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya yang mengangkat narasi sejarah dengan kemasan modern.
Rumah produksi Manara Studios resmi memulai penggarapan film layar lebar berjudul Pasukan 1000 Janda.
Tahap awal produksi ditandai dengan pelaksanaan syukuran sekaligus uji kamera yang berlangsung di kawasan Gudang Bulog Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/1/2026).
Film ini terinspirasi dari fragmen sejarah perjuangan perempuan Aceh pada masa perlawanan terhadap kolonialisme, khususnya dalam rentang abad ke-16.
Cerita berpusat pada sekelompok perempuan yang kehilangan pasangan mereka di medan perang, namun memilih bangkit dan melanjutkan perlawanan.
Dipimpin oleh figur legendaris Laksamana Malahayati, para janda pejuang tersebut membentuk pasukan khusus yang dikenal tangguh dalam menghadapi kekuatan asing di wilayah Aceh.
Sutradara yang juga penulis skenario, Archy Hekagery, menyebutkan bahwa film ini sengaja dikemas dalam balutan aksi dan drama sejarah agar lebih dekat dengan selera penonton masa kini.
Menurutnya, pendekatan hiburan menjadi pintu masuk penting untuk memperkenalkan kembali sejarah bangsa kepada generasi muda tanpa kehilangan esensi perjuangan yang diangkat.
Dari sisi pemain, Pasukan 1000 Janda diperkuat deretan aktor dan aktris papan atas. Atiqah Hasiholan dipercaya memerankan tokoh Laksamana Malahayati, sementara Cut Mini tampil sebagai Maisaroh.
Sejumlah nama lain turut terlibat, seperti Ully Triani, Vincent Verhaag, hingga aktor internasional Ron Smoorenburg, yang menambah daya tarik produksi ini.
Keseriusan Manara Studios juga tercermin dari aspek teknis. Untuk mendukung kebutuhan visual, tim produksi membangun replika kapal Phinisi berukuran sebenarnya dengan material kayu, yang dikerjakan selama hampir satu bulan.
Properti tersebut dirancang khusus untuk menghadirkan adegan pertempuran laut yang realistis.
Film Pasukan 1000 Janda dijadwalkan tayang di bioskop pada Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.





