EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia

Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia

Sentimen Global Memanas: Saham Rontok, Emas Antam Siap Rebound Tajam

IHSG Hari Ini Anjlok 6,8% Pasca Keputusan MSCI, Harga Emas Antam Bersiap Melambung

Hasrul Ekoin oleh Hasrul Ekoin
28 Januari 2026
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ekoin.co – Pasar modal Indonesia dikejutkan dengan aksi jual masif pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (28/1).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat anjlok tajam sebesar 6,8 persen ke level 8.369,48.

Jatuhnya indeks ke zona merah ini dipicu langsung oleh kebijakan mendadak dari Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Sentimen negatif menyelimuti lantai bursa setelah MSCI mengumumkan pembekuan perubahan indeks untuk pasar Indonesia.

Langkah ini diambil menyusul adanya ketidakpastian terkait implementasi aturan free float di pasar saham tanah air.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Sentimen MSCI Pukul Psikologi Pasar

Keputusan MSCI untuk menunda penyesuaian bobot saham Indonesia dalam indeks global mereka menjadi katalis utama pelemahan.

Para investor, terutama manajer investasi asing yang menggunakan MSCI sebagai acuan (benchmark), cenderung melakukan aksi lepas saham guna menghindari ketidakpastian valuasi.

“Pasar bereaksi negatif terhadap pengumuman pembekuan ini. Ketidakjelasan aturan free float membuat aliran modal keluar (outflow) meningkat drastis di sesi pembukaan,” ujar salah satu analis pasar modal.

Emas Jadi Pilihan ‘Safe Haven’

Berbanding terbalik dengan kondisi pasar saham yang sedang “berdarah”, komoditas emas justru diprediksi akan menjadi primadona.

Harga emas batangan Antam diperkirakan bakal mengalami rebound atau kenaikan signifikan dalam waktu dekat.

Kenaikan harga logam mulia ini didorong oleh memanasnya tensi geopolitik global di awal tahun 2026.

Dalam situasi ketidakpastian ekonomi dan politik dunia, emas kembali membuktikan perannya sebagai aset pelindung nilai (safe haven) yang paling diburu investor.

Strategi Investor di Tengah Volatilitas

Analis menyarankan agar investor ritel tidak terjebak dalam kepanikan (panic selling).

Meskipun IHSG terkoreksi dalam, kondisi ini seringkali dimanfaatkan oleh investor institusi untuk melakukan akumulasi pada saham-saham blue chip yang memiliki fundamental kokoh namun harganya sudah terdiskon besar.

Di sisi lain, diversifikasi aset ke logam mulia atau instrumen pendapatan tetap menjadi langkah bijak untuk memitigasi risiko di tengah volatilitas pasar saham yang masih tinggi. (*)

Tags: AntamBursa Efek Indonesiageopolitikharga emasIHSGMSCIpasar modalsaham
Post Sebelumnya

Pemerintah Pangkas BBM Subsidi untuk Pertalite dan Solar di 2026, Kuota Minyak Tanah Ditambah

Post Selanjutnya

Konflik Keluarga Berujung Pemblokiran Negara: Benang Kusut Sengketa Raksasa Kertas PT Pakerin

Hasrul Ekoin

Hasrul Ekoin

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Dirjen AHU Widodo mengonfirmasi pemblokiran akses SABH PT Pakerin akibat sengketa ahli waris yang belum tuntas, guna menjamin kepastian hukum dan mencegah penyalahgunaan data perseroan. (Foto: Ekoin.co/Dok. Kemenkumham)

Konflik Keluarga Berujung Pemblokiran Negara: Benang Kusut Sengketa Raksasa Kertas PT Pakerin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.