Parepare, Ekoin.co — PSM Makassar harus puas berbagi poin dengan Semen Padang FC setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol dalam laga pekan ke-19 BRI Super League 2025–2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, pada Senin malam.
Hasil imbang ini menjadi poin pertama yang diraih PSM Makassar setelah melewati lima pertandingan sebelumnya tanpa hasil positif.
Sementara bagi Semen Padang, tambahan satu poin membuat mereka masih tertahan di papan bawah klasemen sementara.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil dengan tempo sedang dan mengandalkan permainan disiplin. PSM yang bertindak sebagai tuan rumah mencoba mengambil inisiatif serangan melalui penguasaan bola di lini tengah.
Namun, upaya tim berjuluk Juku Eja itu belum mampu menembus pertahanan rapat Semen Padang.
Semen Padang FC lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik cepat. Beberapa kali Kabau Sirah mencoba memanfaatkan celah di sisi sayap, tetapi peluang yang tercipta belum membuahkan hasil hingga turun minum. Skor 0-0 bertahan selama 45 menit pertama.
Memasuki babak kedua, PSM meningkatkan intensitas permainan. Sejumlah pergantian pemain dilakukan untuk menambah daya gedor.
Meski demikian, penyelesaian akhir menjadi kendala utama bagi tim asuhan pelatih PSM. Hingga laga memasuki menit-menit akhir, tidak ada gol yang tercipta dari kedua kubu.
Semen Padang tetap konsisten menjaga organisasi pertahanan mereka hingga pertandingan usai. Laga pun berakhir dengan skor kacamata, yang membuat kedua tim masing-masing mengamankan satu poin.
Pelatih PSM Makassar, dalam keterangannya seusai pertandingan, menyatakan bahwa hasil ini menjadi awal bagi timnya untuk bangkit.
“Kami menghargai satu poin ini. Setelah beberapa laga tanpa poin, hasil imbang ini penting untuk memulihkan kepercayaan diri pemain,” ujar pelatih PSM dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Sementara itu, perwakilan tim Semen Padang FC menyebut hasil imbang di kandang lawan sebagai modal berharga untuk laga berikutnya.
“Bermain di kandang PSM tidak mudah. Satu poin ini akan kami jadikan dasar untuk memperbaiki performa ke depan,” kata pelatih Semen Padang.
Secara statistik pertemuan, hasil ini memperpanjang catatan pertemuan kedua tim dalam beberapa musim terakhir.
Dalam empat laga terakhir, PSM Makassar melawan Semen Padang FC, satu pertandingan dimenangi PSM, sementara tiga laga lainnya berakhir imbang.
Tambahan satu poin dari laga ini membuat PSM Makassar kini mengoleksi 20 poin dari 19 pertandingan dan menempati posisi ke-13 klasemen sementara BRI Super League 2025–2026.
Posisi tersebut masih membuat PSM berada di luar zona papan bawah, meski belum sepenuhnya aman.
Di sisi lain, Semen Padang FC kini mengantongi total 12 poin dari 19 pertandingan dan berada di peringkat ke-16.
Dalam lima pertandingan terakhir, Semen Padang hanya mampu meraih dua poin hasil dari dua kali imbang dan tiga kali menelan kekalahan.
Selanjutnya, kedua tim dijadwalkan kembali melanjutkan kompetisi pekan depan dengan target memperbaiki posisi di klasemen dan menjaga peluang bertahan di Super League musim ini.





