Kediri, Ekoin.co — Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres menegaskan bahwa rangkaian laga kandang beruntun sepanjang Februari 2026 menjadi momentum krusial bagi timnya untuk melakukan lompatan posisi di klasemen Super League. Menurut Marcos, hasil maksimal di kandang tidak hanya soal poin, tetapi juga membangun mental bersaing di papan atas.
Persik dijadwalkan menjalani tiga laga kandang beruntun di Stadion Brawijaya, masing-masing menghadapi Dewa United (7 Februari), PSIM Yogyakarta (13 Februari), dan Bhayangkara Presisi Lampung FC (20 Februari). Marcos menyebut periode ini sebagai fase penting yang tak boleh terlewat.
“Kami menjadikan ini sebagai tujuan tim. Kami tahu akan bermain kandang secara berturut-turut. Kami sudah memainkan satu pertandingan pertama, dan sekarang yang paling penting adalah mendapatkan poin penuh berikutnya di rumah,” ujar Marcos, Kamis (5/2/2026).
Ia menilai, laga kandang di tengah persaingan ketat Super League bisa menjadi pembeda, terutama ketika tim mampu menjaga konsistensi permainan di hadapan pendukung sendiri.
Bidik Papan Atas, Bukan Sekadar Aman
Marcos secara terbuka menyampaikan ambisi untuk membawa Persik tidak lagi terpaku pada persaingan zona bawah, melainkan mulai menatap posisi yang lebih tinggi.
“Jika kami bisa mendapatkan poin di kandang, kami akan mulai melihat ke atas, bukan ke bawah. Saya ingin semua orang di klub—pemain, staf, dan saya sendiri—memiliki pola pikir untuk bersaing di papan atas,” tegasnya.
Menurutnya, keberanian menargetkan posisi lebih tinggi harus dibarengi kerja keras dan fokus di setiap pertandingan, dimulai dari laga kandang yang ada di depan mata.
Adaptasi Pemain Baru Jadi Perhatian
Selain membahas target pertandingan, Marcos juga memberikan update terkait dua pemain anyar Persik, Ernesto Gomes dan Rodrigo Dias, yang sudah mulai bergabung dalam sesi latihan tim.
“Keduanya sudah berlatih kemarin dan hari ini kembali latihan. Memang sedikit lelah karena perjalanan yang cukup panjang,” kata Marcos.
Ernesto datang dari Spanyol, sementara Rodrigo menempuh perjalanan jauh dari Brasil. Marcos menyebut kondisi adaptasi tersebut sebagai hal wajar.
“Hari pertama untuk pemain yang datang dari jauh biasanya menegangkan—tempat tinggal baru, rekan setim baru, pelatih baru. Tapi mereka terlihat bagus, aktif, bahagia, dan berlatih dengan baik,” pungkasnya.
Laga melawan Dewa United akhir pekan ini akan menjadi ujian awal ambisi Persik menjadikan Februari sebagai bulan kebangkitan dan titik balik perjalanan mereka di Super League 2026.





