Jakarta, Ekoin.co – Inter Milan meraih kemenangan telak 5-0 saat bertandang ke markas Sassuolo pada lanjutan Liga Italia di Mapei Stadium, Minggu (8/1/2026). Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil sejak menit awal memperkuat lini pertahanan tuan rumah, tetapi Sassuolo tidak mampu membendung dominasi tim tamu sepanjang pertandingan.
Hasil tersebut membuat Inter semakin kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 59 poin. Nerazzurri unggul delapan angka atas AC Milan yang berada di posisi kedua. Di sisi lain, Sassuolo tertahan di peringkat ke-11 dengan raihan 29 poin.
Sejak peluit awal dibunyikan, Inter langsung mengambil inisiatif menyerang. Tim tamu menekan pertahanan Sassuolo melalui kombinasi umpan cepat dari lini tengah dan sayap.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-11 melalui sundulan Yann Bisseck memanfaatkan sepak pojok Federico Dimarco. Bola tandukan bek Inter itu mengarah ke tiang jauh dan tidak mampu dijangkau kiper Arjanet Muric.
Setelah unggul satu gol, Inter terus mempertahankan tekanan. Dimarco hampir menggandakan keunggulan melalui percobaan lob ketika melihat Muric meninggalkan sarangnya. Namun, upaya tersebut masih membentur tiang gawang sehingga skor tetap bertahan.
Gol kedua akhirnya lahir pada menit ke-28. Umpan mendatar Dimarco dari sisi kiri disambut Marcus Thuram di depan gawang. Penyerang Inter itu berhasil menyelesaikan peluang menjadi gol dan memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Sassuolo sempat mencetak gol pada menit ke-43 melalui rangkaian serangan yang diawali umpan silang Armand Lauriente. Domenico Berardi melepaskan tendangan voli yang mengarah ke Kristian Thorstvedt dan diselesaikan menjadi gol.
Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah meninjau posisi Lauriente yang lebih dahulu berada dalam posisi offside. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan Inter 2-0.
Memasuki babak kedua, Inter kembali menambah gol cepat pada menit ke-50. Lautaro Martinez memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tendangan voli yang menggetarkan jala Sassuolo. Gol tersebut mempertegas dominasi tim tamu.
Hanya beberapa menit berselang, Inter mencetak gol keempat pada menit ke-54. Federico Dimarco kembali berperan melalui skema sepak pojok yang disambut tandukan Manuel Akanji. Bola hasil sundulan bek Inter tersebut meluncur masuk ke gawang Muric.
Setelah gol keempat tercipta, terjadi protes dari pemain Sassuolo yang menilai penjaga gawang mereka terganggu saat situasi sepak pojok. Nemanja Matic kemudian mendapat kartu merah pada menit ke-55 karena melakukan protes keras kepada wasit. Sejak saat itu, Sassuolo harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Keunggulan jumlah pemain membuat Inter semakin leluasa mengendalikan pertandingan. Peluang emas tercipta pada menit ke-66 melalui sepakan melengkung Henrikh Mkhitaryan, tetapi Josh Doig berhasil menghalau bola di garis gawang.
Inter akhirnya menutup pesta gol pada menit ke-89. Luis Henrique mencetak gol kelima melalui tendangan voli keras yang kembali memperdayai Muric. Skor 5-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Berdasarkan catatan resmi pertandingan Liga Italia, Inter mencatat dominasi penguasaan bola dan peluang sepanjang laga. Susunan pemain Sassuolo meliputi Muric; Walukiewicz, Idzes, Muharemovic, Doig; Koné, Matic, Thorstvedt; Berardi, Pinamonti, Laurienté. Sementara Inter menurunkan Sommer; Bisseck, Akanji, Bastoni; Luis Henrique, Sucic, Zielinski, Mkhitaryan, Dimarco; Thuram, Lautaro Martinez.
Kemenangan ini memperpanjang tren positif Inter sekaligus memperbesar peluang mereka dalam perburuan gelar Liga Italia musim 2025/2026. (*)





