Jakarta, Ekoin.co – Pembukaan perdagangan Rabu (11/2), IHSG dibuka menguat di level 7.285 atau naik 0,85% dari penutupan kemarin di 7.223.
Volume perdagangan di 30 menit pertama mencapai 2,3 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,8 triliun. Kondisi pasar ini menunjukkan antusiasme investor yang cukup tinggi.
Dari 830 saham yang diperdagangkan, sebanyak 487 saham menguat, 231 saham melemah, dan 112 saham stagnan. Indeks LQ45 sebagai barometer saham bluechip juga mencatat penguatan 1,12% ke level 982, mengonfirmasi kekuatan rally yang terjadi.
Secara teknikal, IHSG berhasil menembus resistance di level 7.250 yang sebelumnya menjadi batas psikologis. Jika momentum ini berlanjut, analis memproyeksikan potensi IHSG menguji level 7.350 di akhir perdagangan hari ini atau dalam beberapa sesi ke depan.
Penguatan IHSG pagi ini tidak lepas dari sentimen positif yang datang dari bursa global, khususnya Wall Street. Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 1,23% semalam, S&P 500 naik 1,45%, dan Nasdaq Composite rally 1,87%.
Lalu bursa Asia lainnya juga kompak menguat pagi ini. Nikkei 225 Jepang naik 0,92%, Hang Seng Hong Kong menguat 1,34%, dan Straits Times Singapura naik 0,78%. Regional rally ini turut memberikan support terhadap pergerakan IHSG.
Dari sisi domestik, stabilitas nilai tukar rupiah menjadi salah satu pendorong utama penguatan IHSG. Rupiah ditutup menguat ke level Rp15.785 per dollar AS kemarin, atau apresiasi 0,45% dari posisi penutupan sebelumnya di Rp15.856. (*)





