Jakarta, Ekoin.co – Perekonomian Indonesia tetap berada pada jalur pertumbuhan yang solid sepanjang tahun 2025 dengan dukungan kinerja sektor eksternal dan aktivitas domestik yang terjaga dengan sangat baik. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, daya tahan ekonomi nasional tercermin dari angka pertumbuhan yang mencapai 5,11 persen secara tahunan di tengah berbagai tantangan global. Kondisi positif ini turut memberikan ruang bagi sektor perbankan untuk memperkuat fundamental keuangan mereka secara berkelanjutan sepanjang tahun tersebut. Salah satu institusi yang mencatatkan performa gemilang adalah Bank Mandiri melalui penguatan ekosistem finansial serta akselerasi layanan digital yang semakin menyeluruh bagi masyarakat.
Laporan keuangan konsolidasian audited per 31 Desember 2025 menunjukkan total aset Bank Mandiri tumbuh sebesar 16,6 persen menjadi Rp2.829,9 triliun secara year on year. Peningkatan aset ini berjalan selaras dengan penyaluran kredit perusahaan yang meningkat 13,4 persen mencapai angka Rp1.895,0 triliun pada pengujung tahun. Realisasi kredit tersebut tersebar secara merata di seluruh segmen bisnis sebagai bentuk kontribusi nyata perseroan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan nasional. Sektor UMKM bahkan mencatatkan pertumbuhan kuat hingga 4,88 persen di saat tren industri serupa sedang mengalami perlambatan di pasar.
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyatakan bahwa efektivitas strategi perusahaan dalam memperkuat ekosistem pembiayaan menjadi kunci keberhasilan pertumbuhan yang merata ini. Manajemen fokus mendorong penyaluran kredit secara selektif dan terukur pada sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat luas. Pendekatan disiplin ini memungkinkan perseroan menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memastikan kualitas aset tetap berada pada level yang aman dan terjaga. Strategi tersebut terbukti efektif dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan manajemen risiko perbankan yang sehat.
“Kami terus mendorong pembiayaan yang selektif dan terukur di seluruh segmen, dengan fokus pada sektor produktif yang mendorong ekonomi kerakyatan dan perluasan lapangan kerja. Pendekatan ini memungkinkan Bank Mandiri menjaga momentum pertumbuhan kredit sekaligus memastikan kualitas aset tetap terjaga,” ujar Riduan di Jakarta pada Kamis, 5 Februari 2026. Ia juga menambahkan bahwa peningkatan Dana Pihak Ketiga yang mencapai Rp2.105,8 triliun menjadi penopang utama likuiditas bank untuk terus mendukung ekspansi bisnis. Struktur pendanaan perusahaan tetap solid berkat pertumbuhan dana murah yang mencapai Rp1.431,4 triliun sepanjang periode berjalan.
Akselerasi Digital Perkuat Pertumbuhan Kinerja Bank Mandiri
Akselerasi layanan digital menjadi pengungkit utama pertumbuhan kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025 melalui integrasi ekosistem keuangan yang semakin canggih dan modern. Optimalisasi kanal digital ini mendorong peningkatan aktivitas transaksi baik dari nasabah ritel maupun para pelaku usaha di berbagai wilayah Indonesia. Super app Livin’ by Mandiri kini telah menjadi fondasi utama dengan total pengguna mencapai 37,2 juta orang pada akhir tahun 2025. Aplikasi ini memberikan pengalaman perbankan praktis mulai dari transaksi harian hingga pengelolaan investasi dalam satu platform yang terpersonalisasi.
Pada segmen korporasi, platform digital Kopra by Mandiri memperkuat posisi perseroan sebagai solusi satu pintu bagi nasabah institusi hingga pelaku usaha besar. Fitur-fitur unggulan seperti Cash Management dan Value Chain Financing memfasilitasi transaksi perdagangan domestik serta internasional secara real-time melalui akses web maupun mobile. Integrasi layanan ini bertujuan untuk menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan setiap segmen bisnis yang ada. Langkah digitalisasi ini mempertegas peran perseroan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekosistem ekonomi nasional yang semakin inklusif.
Kualitas Aset dan Profitabilitas Bank Mandiri Tetap Optimal
Kualitas aset perusahaan tetap berada pada level optimal seiring penerapan manajemen risiko yang sangat disiplin pada seluruh segmen pembiayaan selama setahun penuh. Rasio Non-Performing Loan Gross tercatat sebesar 0,96 persen pada akhir 2025, angka yang berada jauh di bawah rata-rata industri perbankan tanah air. Dari sisi profitabilitas, bank berlogo pita emas ini membukukan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp56,3 triliun. Pencapaian laba tersebut didorong oleh pendapatan bunga bersih senilai Rp106 triliun serta kenaikan pendapatan non-bunga yang signifikan.
Selain kinerja finansial, perseroan menunjukkan kontribusi nyata terhadap program prioritas pemerintah melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat sebesar Rp41 triliun kepada 360 ribu pelaku UMKM. Perusahaan juga terlibat aktif dalam agenda pembangunan sosial seperti Program Makan Bergizi Gratis serta penguatan ekonomi desa melalui ribuan rekening BUMDes. Komitmen keberlanjutan atau ESG diperkuat melalui portofolio pembiayaan berkelanjutan yang telah mencapai angka Rp316 triliun hingga Desember 2025. Fokus pada pilar Sustainable Banking ini memastikan bahwa setiap pertumbuhan bisnis mampu menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat luas.
Pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap terjaga pada level lima persen memberikan optimisme tinggi bagi pelaku pasar modal dan industri keuangan di Indonesia. Keberhasilan institusi perbankan dalam mencetak laba besar di tengah dinamika global menunjukkan sistem keuangan dalam negeri memiliki pondasi yang sangat tangguh. Masyarakat sebaiknya terus memanfaatkan fasilitas layanan digital yang semakin aman dan mudah guna mendukung efisiensi transaksi ekonomi sehari-hari. Peningkatan literasi keuangan digital akan membantu warga dalam mengelola aset produktif dengan lebih bijak serta terhindar dari berbagai risiko kejahatan siber.
Pemerintah perlu mempertahankan kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi kerakyatan tetap berada pada tren positif. Sektor UMKM harus terus mendapatkan pendampingan intensif agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar internasional. Perbankan diharapkan konsisten dalam menyalurkan pembiayaan hijau guna mendukung target net zero emission yang telah ditetapkan oleh negara untuk masa depan. Kepercayaan publik terhadap sistem perbankan nasional akan semakin kuat jika transparansi dan tata kelola perusahaan dijalankan secara konsisten oleh seluruh pemangku kepentingan.
Kesimpulan dari laporan kinerja tahunan ini menegaskan bahwa sinergi antara kebijakan ekonomi makro dan strategi bisnis mikro sangat menentukan stabilitas finansial nasional. Bank Mandiri berhasil membuktikan kemampuannya dalam menjalankan fungsi intermediasi secara optimal sekaligus memberikan imbal hasil yang tinggi bagi para pemegang saham. Kontribusi pajak dan dividen yang besar kepada negara menunjukkan peran sistemik perusahaan dalam memperkuat fondasi fiskal Indonesia secara jangka panjang. Inovasi digital yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam menjangkau nasabah di wilayah non-urban guna mempercepat inklusi keuangan secara merata.
Penerapan prinsip ESG yang terintegrasi dalam operasional bank memberikan nilai tambah bagi investor global yang mengedepankan aspek keberlanjutan dalam menanamkan modal. Kualitas aset yang tetap terjaga dengan rasio NPL rendah mencerminkan kedewasaan manajemen dalam menghadapi volatilitas pasar yang dinamis sepanjang tahun lalu. Ke depan, tantangan ekonomi akan semakin kompleks sehingga diperlukan adaptasi teknologi yang cepat dan tepat sasaran untuk mempertahankan pangsa pasar perbankan. Stabilitas laba dan aset yang solid menjadi modal berharga bagi perseroan untuk terus tumbuh sebagai pemimpin industri keuangan di kawasan Asia Tenggara.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang solid pada tahun 2025 merupakan buah dari kolaborasi yang harmonis antara sektor publik dan swasta dalam menjaga daya beli masyarakat. Melalui penguatan ekosistem digital dan dukungan terhadap sektor produktif, perbankan nasional siap menyongsong tahun-tahun mendatang dengan penuh rasa optimisme. Setiap langkah strategis yang diambil senantiasa diarahkan untuk menciptakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Semoga pencapaian luar biasa ini terus berlanjut demi mewujudkan cita-cita bangsa menjadi kekuatan ekonomi besar di tingkat dunia pada masa depan.(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





