Jakarta, Ekoin.co – Bangkok United meraih kemenangan kandang atas Macarthur FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two. Pertandingan berlangsung di True BG Stadium, Kamis (12/2/2026) malam WIB, dengan hasil akhir 2-0 untuk wakil Thailand.
Sejak peluit awal dibunyikan, Bangkok United langsung mengambil inisiatif serangan. Tim tuan rumah tampil menekan dan mengontrol tempo permainan pada sebagian besar babak pertama. Sementara itu, Macarthur FC lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-37 melalui aksi Ilias Alhaft. Pemain sayap tersebut memanfaatkan peluang di area penalti dan menuntaskan serangan dengan penyelesaian akhir yang membawa Bangkok United unggul 1-0 hingga jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua, Macarthur FC berupaya meningkatkan intensitas serangan. Tim tamu mencoba menekan melalui kombinasi umpan cepat di lini tengah. Namun, lini pertahanan Bangkok United tampil disiplin.
Duet bek yang dipimpin Éverton mampu meredam upaya tim asal Australia tersebut sehingga peluang bersih sulit tercipta.
Keunggulan tuan rumah bertambah pada menit ke-72. Arthur De Moura berhasil mencetak gol kedua setelah memaksimalkan peluang di dalam kotak penalti. Gol itu memastikan Bangkok United menutup pertandingan dengan kemenangan 2-0.
Secara statistik, Bangkok United mencatatkan penguasaan bola sebesar 53 persen. Tim tuan rumah melepaskan 15 tembakan dengan lima di antaranya tepat sasaran.
Sebaliknya, Macarthur FC hanya menghasilkan tujuh percobaan sepanjang laga. Catatan tersebut menunjukkan dominasi Bangkok United dalam aspek serangan maupun penguasaan permainan.
Hasil ini menjadi modal penting bagi Bangkok United menjelang leg kedua fase gugur. Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang tren positif klub Thailand itu di berbagai kompetisi musim ini.
Pertandingan ini juga mendapat perhatian karena menghadirkan pemain berdarah Indonesia di kedua kubu. Di pihak Bangkok United terdapat Pratama Arhan dan Ilias Alhaft, sedangkan Macarthur FC memiliki Luke Vickery.
Luke Vickery menjadi sorotan karena memiliki garis keturunan Indonesia dari neneknya yang lahir di Medan. Informasi tersebut mencuat dalam pemberitaan yang dikutip dari BolaSport.com dan sumber wawancara dari The Examiner.
Dalam keterangannya kepada media, Vickery menyatakan peluangnya untuk membela beberapa negara di level internasional. “Saya bisa mewakili Australia, AS, atau Indonesia,” ujar Luke Vickery seperti dikutip dari The Examiner.
Kehadiran pemain keturunan Indonesia di laga ini menambah perhatian publik Tanah Air terhadap kompetisi Asia tersebut. Duel ini menjadi salah satu pertandingan fase gugur yang melibatkan beberapa pemain dengan latar belakang Indonesia di klub luar negeri.
Kemenangan 2-0 menempatkan Bangkok United dalam posisi lebih menguntungkan menjelang leg kedua. Macarthur FC masih memiliki kesempatan membalikkan keadaan, namun harus mengejar defisit dua gol pada pertemuan berikutnya.
Leg kedua dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat dengan penentuan tim yang berhak melangkah ke perempat final AFC Champions League Two. Pertandingan lanjutan tersebut akan menjadi penentu nasib kedua klub di kompetisi antarklub Asia musim ini. (*)





