EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Pomelo Care founder and CEO Marta Bralic Kerns. Sumber dok forbes.com

Pomelo Care founder and CEO Marta Bralic Kerns. Sumber dok forbes.com

Strategi Pomelo Care Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Bayi

Pomelo Care berhasil menggalang dana sebesar 92 juta dolar AS yang mendongkrak valuasi perusahaan hingga mencapai angka 1,7 miliar dolar AS.

Agus DJ oleh Agus DJ
18 Februari 2026
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

New York, Ekoin.co – Startup kesehatan digital Pomelo Care baru saja mengumumkan pencapaian prestisius dengan meraih valuasi sebesar 1,7 miliar dolar AS setelah menyelesaikan putaran pendanaan terbaru. Angka tersebut menandakan kenaikan valuasi lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode pertengahan tahun 2024 yang lalu. Keberhasilan ini didorong oleh model bisnis unik yang fokus pada peningkatan kualitas perawatan ibu dan bayi menggunakan pendekatan berbasis data serta layanan virtual. Sejak berdiri, perusahaan rintisan ini terus berkomitmen untuk memberikan solusi nyata bagi tantangan sistem kesehatan di Amerika Serikat yang selama ini dianggap kurang personal.

Pendiri sekaligus CEO Pomelo Care, Marta Bralic Kerns, memulai perjalanan ini berdasarkan pengalaman pribadinya saat melahirkan sang putri enam tahun silam. Meskipun ia memiliki latar belakang eksekutif di industri kesehatan, Marta merasa bahwa perawatan maternal yang diterimanya sangat tidak teratur dan tidak berbasis data. Ketidaksesuaian antara pengalaman profesional dan realitas medis inilah yang kemudian menginspirasi dirinya untuk mendirikan sebuah platform yang lebih cerdas. Dikutip dari laporan Forbes, Marta memutuskan untuk meninggalkan Flatiron Health pada tahun 2021 guna membangun sistem yang mampu mengidentifikasi risiko kehamilan lebih dini.

Pencapaian valuasi baru ini dipimpin oleh firma modal ventura Stripes dengan suntikan dana segar mencapai 92 juta dolar AS bagi operasional perusahaan. Sejumlah investor besar seperti Andreessen Horowitz dan Box Group juga turut berpartisipasi dalam putaran pendanaan yang memperkuat posisi finansial perusahaan di awal tahun 2026. Pertumbuhan yang pesat ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap kemampuan operasional Marta yang dinilai sangat disiplin dalam mengelola pengeluaran perusahaan. Kini, jangkauan layanan mereka telah mencakup 25 juta jiwa dan mendukung hampir 7 persen dari total kelahiran di seluruh wilayah Amerika Serikat.

Keunggulan Data dalam Menurunkan Risiko NICU

Fokus utama dari model perawatan yang dikembangkan oleh perusahaan terletak pada penggunaan data untuk menandai risiko kehamilan seperti preeklamsia sejak tahap awal. Dengan memberikan intervensi sederhana seperti aspirin dosis rendah, risiko komplikasi berat dapat ditekan secara signifikan sebelum kondisi tersebut menjadi traumatis bagi ibu. Melalui pemantauan virtual selama 24 jam penuh, pasien mendapatkan perhatian medis yang berkelanjutan tanpa harus selalu datang ke fasilitas fisik secara rutin. Langkah preventif ini terbukti efektif dalam mengurangi durasi tinggal bayi di unit perawatan intensif neonatal atau NICU yang sangat mahal.

Berdasarkan data yang dipresentasikan pada Society for Maternal-Fetal Medicine, program ini berhasil menurunkan biaya perawatan pasien Medicaid sebesar 15 persen secara total. Penurunan drastis juga terlihat pada angka kunjungan ke ruang gawat darurat (ER) sebesar 46 persen serta penurunan penerimaan pasien NICU sebesar 58 persen. Efisiensi biaya inilah yang membuat perusahaan asuransi raksasa seperti UnitedHealthcare dan Elevance sangat antusias untuk menjalin kemitraan jangka panjang. Mereka melihat solusi ini sebagai jawaban atas kesulitan yang dialami perusahaan asuransi dalam menangani populasi pasien dengan kondisi kronis dan ketidakstabilan medis.

Berita Menarik Pilihan

Strategi Merek Menghadapi Era Agentic AI Tahun 2026

BNI Optimalkan Layanan Operasional Terbatas dan Kanal Digital

“Kami membangun model perawatan untuk mengidentifikasi siapa yang berisiko terkena komplikasi kehamilan dan kemudian memberikan perawatan berbasis bukti terbaik yang kami tahu,” ujar Marta Bralic Kerns seperti yang disampaikan oleh pihak manajemen. Pendekatan ini sangat kontras dengan sistem lama yang cenderung reaktif terhadap masalah medis yang sudah terlanjur parah. Dengan memprioritaskan pencegahan, perusahaan tidak hanya menyelamatkan nyawa tetapi juga menghemat miliaran dolar pengeluaran kesehatan setiap tahunnya bagi pemerintah dan sektor swasta.

Rencana Ekspansi Layanan Kesehatan Pomelo Care

Melihat kesuksesan di sektor maternal, Marta Bralic Kerns kini berencana membawa teknologi virtual ini ke tahap kehidupan perempuan yang lebih luas. Dana segar yang baru saja diraih akan dialokasikan untuk mengembangkan program bagi wanita di masa perimenopause, pascamenopause, hingga perawatan bagi anak-anak. Menurutnya, perempuan di berbagai tahapan usia sering kali kurang mendapatkan perawatan pencegahan yang memadai terkait perubahan hormon dan penuaan dini. Peluang pasar di sektor ini dinilai sangat besar karena kebutuhan akan terapi penggantian hormon dan manajemen kesehatan jangka menengah semakin meningkat.

Ron Shah, mitra dari Stripes yang memimpin putaran pendanaan ini, menyebut Marta sebagai operator yang sangat berdisiplin sejak masa kariernya di Flatiron Health. Ia menyatakan bahwa meskipun valuasi saat ini melonjak tajam, hasil operasional perusahaan menunjukkan traksi dan pendapatan yang jauh lebih besar dari angka tersebut. Investor melihat visibilitas yang sangat cerah untuk pertumbuhan perusahaan pada tahun 2026 hingga 2027 mendatang seiring dengan bertambahnya jumlah pemberi kerja besar seperti Koch Inc sebagai klien tetap. Pertumbuhan pendapatan yang konsisten menjadi alasan utama mengapa startup ini tetap diminati di tengah ketatnya persaingan industri teknologi kesehatan.

Kisah sukses ini juga tidak lepas dari dukungan mentor awal seperti Nat Turner dan Zach Weinberg yang merupakan pendiri Flatiron Health. Mereka melihat potensi besar dalam diri Marta sejak awal dan tidak ragu untuk memberikan modal pertama serta menghubungkannya dengan jaringan modal ventura. Kepercayaan dari tokoh-tokoh besar di industri kesehatan digital memberikan validasi kuat bahwa model bisnis yang ditawarkan memiliki fondasi yang solid secara medis maupun finansial. Pengalaman Marta di McKinsey serta latar belakang pendidikannya dari Harvard menjadi modal tambahan dalam menavigasi kompleksitas regulasi kesehatan yang sangat ketat.

Inovasi yang dihadirkan oleh perusahaan rintisan ini membuktikan bahwa perubahan kecil dalam perawatan preventif dapat memberikan dampak yang sangat masif bagi ekosistem kesehatan. Marta menekankan bahwa dalam dunia medis, satu ons pencegahan jauh lebih berharga daripada satu pon pengobatan yang dilakukan saat kondisi sudah kritis. Hal ini ia rasakan sendiri pada kehamilan keduanya, di mana ia menerima saran medis berbasis bukti yang berbeda dan lebih baik melalui platform miliknya sendiri. Keberhasilan personal tersebut memperkuat keyakinannya bahwa setiap ibu di dunia layak mendapatkan standar perawatan yang sama tingginya.

Saat ini, banyak perusahaan asuransi yang merasa hampir putus asa dalam mencari solusi bagi tingginya biaya komplikasi kehamilan pada populasi tertentu. Ketika Marta mempresentasikan solusi melalui platformnya, banyak pihak yang langsung setuju karena mereka sudah sangat memahami akar permasalahannya selama bertahun-tahun. Kecepatan penerimaan pasar ini menunjukkan bahwa ada kekosongan layanan yang selama ini belum terisi oleh penyedia kesehatan tradisional. Dengan model biaya per orang per bulan, perusahaan mampu menjaga keberlanjutan bisnis sembari terus memperluas jangkauan layanannya ke berbagai negara bagian.

Teknologi virtual yang ditawarkan juga membantu mengatasi kendala geografis bagi pasien yang tinggal jauh dari pusat medis spesialis yang berkualitas tinggi. Dengan ponsel pintar, pasien kini bisa berkonsultasi dengan ahli fetal care tanpa harus menempuh perjalanan jauh yang melelahkan bagi ibu hamil. Transformasi digital ini menjadi kunci inklusivitas layanan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini sering terabaikan oleh sistem kesehatan konvensional. Kepastian bahwa layanan ini gratis bagi pasien yang memiliki asuransi membuat tingkat adopsi platform meningkat secara drastis dalam waktu singkat.

Kedepannya, tantangan bagi perusahaan adalah mempertahankan kualitas interaksi manusia di tengah otomatisasi data yang semakin canggih dan luas. Marta berkomitmen untuk tetap menjaga sentuhan empati dalam setiap layanan virtual agar pasien merasa didukung secara emosional selama masa kehamilan. Keseimbangan antara kecanggihan algoritma dan kehadiran tenaga medis profesional tetap menjadi prioritas utama guna menjaga kepercayaan nasabah. Strategi ini diharapkan mampu membawa perusahaan menjadi pemimpin pasar global dalam kategori layanan kesehatan perempuan secara menyeluruh.

Pemerintah dan lembaga kesehatan diharapkan dapat memberikan dukungan regulasi yang lebih fleksibel bagi perkembangan layanan kesehatan berbasis virtual seperti ini. Kemudahan dalam pengurusan klaim asuransi digital akan mempercepat jangkauan bantuan medis bagi masyarakat yang paling membutuhkan di daerah terpencil. Dengan adanya dukungan kebijakan yang tepat, inovasi digital dapat menjadi tulang punggung baru dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi secara nasional.

Para pelaku industri kesehatan sebaiknya mulai beralih pada pendekatan berbasis data untuk meningkatkan akurasi diagnosa dan efisiensi biaya operasional. Kerja sama antara startup teknologi dan penyedia asuransi tradisional harus diperkuat guna menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih terintegrasi. Masyarakat juga perlu didorong untuk lebih proaktif dalam menggunakan fasilitas layanan pencegahan agar risiko penyakit berat dapat dideteksi sejak dini.

Kesimpulan dari perkembangan pesat perusahaan ini adalah bahwa data memiliki kekuatan untuk merevolusi sektor kesehatan yang selama ini dianggap kaku dan mahal. Valuasi miliar dolar yang diraih merupakan cerminan dari solusi nyata yang diberikan terhadap masalah biaya NICU dan ER yang membebani sistem negara. Keberhasilan kepemimpinan Marta Bralic Kerns membuktikan bahwa pengalaman pribadi yang diubah menjadi solusi teknologi dapat menjawab tantangan besar di dunia medis.

Ekspansi layanan ke berbagai tahapan usia perempuan menunjukkan visi jangka panjang perusahaan dalam menguasai pasar kesehatan wanita secara holistik. Fokus pada populasi Medicaid memberikan dampak sosial yang tinggi sekaligus membuka peluang bisnis yang sangat berkelanjutan bagi para investor. Inovasi ini menjadi bukti bahwa teknologi digital bukan hanya soal kecepatan, tetapi soal bagaimana menyelamatkan nyawa melalui intervensi yang tepat sasaran.

Masa depan kesehatan dunia akan sangat bergantung pada seberapa pintar kita mengelola data untuk memberikan perawatan yang lebih personal dan manusiawi. Keberadaan platform virtual terpadu akan terus menjadi tren utama dalam industri kesehatan global hingga beberapa dekade ke depan. Mari kita dukung setiap upaya digitalisasi yang bertujuan murni untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di seluruh penjuru dunia.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: Inovasi VirtualKesehatan Ibu dan BayiMarta Bralic KernsPomelo Careteknologi kesehatanValuasi Startup
Post Sebelumnya

BNI Optimalkan Layanan Operasional Terbatas dan Kanal Digital

Post Selanjutnya

Strategi Merek Menghadapi Era Agentic AI Tahun 2026

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Sumber foto pexels.com

Strategi Merek Menghadapi Era Agentic AI Tahun 2026

oleh Agus DJ
18 Februari 2026
0

Boston, Ekoin.co - Perkembangan teknologi digital telah memasuki babak baru yang mengharuskan setiap perusahaan untuk meninjau kembali strategi merek menghadapi...

Sumber dok bni.co.id

BNI Optimalkan Layanan Operasional Terbatas dan Kanal Digital

oleh Agus DJ
18 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI secara resmi memastikan bahwa Layanan Operasional Terbatas perbankan akan...

Sumber foto coca-cola.com/id/id/brands/coca-cola

Strategi Bisnis Global Coca-Cola Menjadi Inspirasi Industri Dunia

oleh Agus DJ
18 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Strategi Bisnis Global Coca-Cola menjadi topik pembahasan yang sangat menarik bagi para pengamat ekonomi serta pelaku industri...

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Sumber dok kemenkeu.go.id

Menkeu Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Nasional Capai 6 Persen

oleh Agus DJ
18 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pemerintah menyatakan rasa optimisme yang sangat tinggi terhadap prospek Ekonomi Nasional seiring dengan membaiknya berbagai indikator sosial...

Post Selanjutnya
Sumber foto pexels.com

Strategi Merek Menghadapi Era Agentic AI Tahun 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.