Jakarta, Ekoin.co – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (18/2) pagi dibuka menguat 23,54 poin atau 0,29 persen ke posisi 8.235,81.
Pasar bergerak konsolidasi dengan peluang menguat (rebound), didukung oleh sentimen positif dari bursa Asia yang mayoritas menghijau.
Data dari bursa saham Asia pagi ini, dibuka menguat, ketika sebagian besar pasar masih libur merayakan Tahun Baru Imlek.
Bursa saham Australia juga dibuka dengan mencatatkan menaikan indeks ASX 200, sebesar 0,5% menjadi 9.005, setelah ditutup menguat 0,2% pada sesi perdagangan kemarin.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang berlanjut meningkat 0,74% (416,09 poin) ke 56.982,58, setelah dibuka dengan melaju sebesar 0,94%.
Diketahui, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore ditutup melemah seiring aksi profit taking (ambil untung) pelaku pasar menjelang libur Tahun Baru Imlek.
IHSG ditutup melemah 53,08 poin atau 0,64 persen ke posisi 8.212,27. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 9,73 poin atau 1,16 persen ke posisi 829,67.
“IHSG melemah, selain pasar terbebani tekanan eksternal, namun juga menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek yang berpotensi mendorong tekanan jual yang diwarnai aksi profit taking,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Jumat pekan lalu.
Dari dalam negeri, pelaku pasar cenderung mengambil posisi defensif seiring menantikan kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) dalam pertemuan pekan depan, dan mencermati independensi BI pasca pelantikan Deputi Gubernur Baru pada pekan lalu. (*)





