EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA BREAKING NEWS
Indonesia Beli 48 Jet Tempur KAAN dari Turki

Indonesia Beli 48 Jet Tempur KAAN dari Turki

Indonesia dan Turki resmi teken kontrak pembelian 48 jet tempur KAAN senilai US$10 miliar. Pesawat akan diproduksi bersama dan dikirim mulai 2028.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
14 Juni 2025
Kategori BREAKING NEWS, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Indonesia dan Turki resmi menandatangani kesepakatan pembelian 48 unit jet tempur generasi kelima KAAN dengan nilai sebesar US$ 10 miliar, diumumkan Presiden Recep Tayyip Erdoğan pada pameran Indo Defence 2025 di Jakarta, Rabu (11/6/2025) .

Pesawat akan diproduksi oleh Turkish Aerospace Industries (TAI) di Turki, dengan integrasi komponen dan kapasitas lokal Indonesia dalam proses produksi .

Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Sekretaris Industri Pertahanan Turki Haluk Gorgun, disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, yang disebut berperan krusial dalam perolehan kesepakatan .

KAAN merupakan jet tempur siluman generasi kelima dengan mesin kembar, uji terbang pertama pada Februari 2024, dan diklaim mampu mencapai kecepatan Mach 1,8 serta ketinggian operasional hingga 8.000 kaki (±2.438 meter) .

Presiden Erdoğan menyampaikan melalui unggahan di X bahwa kesepakatan ini mencerminkan prestasi industri pertahanan domestik Turki dan berharap kolaborasi tersebut bermanfaat bagi kedua negara .

Berita Menarik Pilihan

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

Disebutkan pula bahwa total waktu pengiriman jet ke Indonesia diperkirakan berlangsung selama 10 tahun, dengan estimasi rampung 120 bulan setelah penandatanganan .

Pakar pertahanan Turki, Yusuf Akbaba, menjelaskan partisipasi Indonesia akan menurunkan biaya produksi per unit dan meningkatkan minat negara lain terhadap jet tersebut .

KAAN dilengkapi radar canggih dan integrasi drone, serta kemampuan senjata seperti rudal udara-ke-udara jarak jauh dan bom pintar; desainnya untuk menggantikan armada F‑16 Indonesia yang mulai menua .

Presiden Subianto menegaskan, “Tidak ada bangsa yang waras ingin berperang, namun sejarah mengajarkan bahwa bangsa yang tak berinvestasi dalam pertahanan akan kehilangan kemerdekaannya,” saat membuka Indo Defence 2025 .

Kesepakatan juga mencakup transfer teknologi melalui lisensi produksi KAAN oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI), peluang joint‑venture, dan manufaktur bersama komponen kedirgantaraan di dalam negeri .

Rencana tersebut mengikuti kunjungan Presiden Erdogan ke Bogor, 11 Februari 2025, yang membuka akses lisensi dan memperkuat kolaborasi pertahanan termasuk pendidikan personel TNI serta kerja sama intelijen dan kontra-terorisme .

Dalam pertemuan bilateral di Ankara, 10 April 2025, Presiden Prabowo menyampaikan hasrat Indonesia untuk ikut serta dalam pengembangan jet KAAN dan kapal selam bersama industri Turki .

Presiden Prabowo menambahkan akan membentuk perusahaan patungan antara perusahaan pertahanan Indonesia dan Turki, meski belum disebutkan entitas spesifik .

Kedua negara juga sepakat memperluas akses pasar dan menghapus hambatan dagang, mendorong percepatan negosiasi perjanjian perdagangan preferensial (PTA) menuju CEPA Indonesia–Turki .

Memasuki tahun 2025, TF‑KAAN (TAI TF Kaan) telah melakukan beberapa uji terbang dan menjadi simbol kedaulatan teknologi Turki, dengan pengiriman pertama ke Angkatan Udara Turki ditargetkan pada 2028 .

Analisis dari Business Insider menyebutkan KAAN menjadi bagian dari gelombang jet generasi lima yang ikut menantang monopoli AS, China, dan Rusia, dan menarik minat negara lain seperti Indonesia, Pakistan, dan Arab Saudi .

Dengan pembelian ini, Indonesia memperkuat strategi diversifikasi alutsista, selain jet Rafale dan opsi F‑15EX, serta proyek KF‑21 dengan Korea Selatan .

Kesepakatan pembelian KAAN menandakan transisi dari sekadar pembeli alat utama sistem senjata menjadi mitra pengembangan teknologi industri pertahanan .

Kedekatan diplomatik Indonesia–Turki terlihat dari rasionalisasi pengadaan drone Bayraktar TB3 sebelumnya, dengan alasan kompatibilitas taktis dan ekonomi serta harga yang bersaing .

Pembelian drone sebelumnya membuka jalan hubungan pertahanan yang lancar, membangun kepercayaan menuju proyek KAAN dan kerja sama kapal selam .

Pentingnya alih teknologi juga diperkuat lewat potensi lisensi PTDI yang dapat mengurangi pengangguran melalui peningkatan kapasitas manusia dan lokal produksi .

Meski nilai kontrak dihimpun dari sumber media menjadi sekitar US$ 10 miliar, Erdoğan tidak merinci nilai resmi saat pengumuman, mengedepankan aspek strategis daripada sekadar nilai moneter .

Implementasi rencana ini diharapkan berlangsung bertahap dengan pengiriman jet ke Indonesia dimulai sekitar 2028–2029 dan produksi bersama capai puncak beberapa tahun setelahnya .

Kerja sama ini memperkuat posisi Indonesia dalam industri pertahanan global dan rangkaian diplomasi strategis berbasis teknologi, sambil menjaga kedaulatan nasional .

Provinsi dan wilayah kerja sama mencakup Jakarta sebagai pusat pengumuman, Ankara sebagai lokasi pembahasan teknis, dan Bogor sebagai simbol konfirmasi lisensi produksi .

Diplomasi “sky diplomacy” ini diinterpretasikan sebagai pemacu ekonomi lokal, peningkatan SDM, dan visi jangka panjang untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur teknologi tinggi pertahanan di Asia Tenggara .

Indonesia mempertegas posisinya di antara negara Global South yang memiliki kemampuan dan ambisi industri pertahanan mandiri, sejalan tren multipolar dalam geopolitik militer masa depan .

Kesepakatan ini juga memperluas portofolio alutsista Indonesia sehingga tidak terbatas pada pembelian, tetapi memasuki fase pengembangan dan co-produksi sistem pertahanan canggih .

Porsi integrasi lokal merupakan tonggak penting—Indonesia tak hanya menjadi konsumen tetapi partisipan dalam proyek jet generasi kelima dengan akses teknologi dan produksi nyata .

Dengan target pengiriman bagian awal mulai 2028, Indonesia memasuki fase baru pembangunan industri pertahanan sama kuatnya dengan negara produsen utama di dunia .

Pemerintah perlu menyiapkan regulasi, anggaran, dan roadmap alih teknologi agar keterlibatan industri nasional berjalan sesuai target dan dapat mendukung agenda pembangunan pertahanan jangka panjang.

Komitmen kedua pemerintahan menegaskan bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Turki tak hanya dijalin atas kepentingan jual‑beli, melainkan kemitraan strategis dengan dampak ekonomi, teknologi, dan industri besar.

Penutup artikel menyajikan lima paragraf kesimpulan dan saran:

Diplomasi pertahanan Indonesia–Turki menandai era baru kerja sama teknologi tinggi, bukan sekadar transaksi militer.
Bergabung dalam proyek KAAN memberikan peluang alih teknologi serta penguatan PT Dirgantara Indonesia dan SDM industri domestik.
Transparansi dalam negosiasi dan progres implementasi harus dijaga agar nilai investasi dan komitmen negara bisa dipertanggungjawabkan.
Pemerintah perlu menyelaraskan kebijakan anggaran, kurikulum vokasi pertahanan, dan infrastruktur manufaktur untuk menyokong produksi lokal.
Dengan cara ini, modernisasi alutsista diiringi peningkatan kedaulatan teknologi dan pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih berkelanjutan.
(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: alih teknologiAnkaraco-productiondrone Bayraktarekspor pertahananF-15EXgeopolitik pertahananIndo Defence 2025indonesiaindustri pertahananJakartajet generasi kelimajet Rafalejet tempur KAANkerja sama militerKF-21manufaktur strategis.pembelian alutsistapesawat silumanPrabowo Subiantoproyek kedirgantaraanPT Dirgantara IndonesiaRecep Tayyip ErdoğanTAITF‑KAANtransfer teknologiTurki
Post Sebelumnya

Baja Ringan Vs Kayu, Mana Lebih Tahan

Post Selanjutnya

Beasiswa LPDP-CSU Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Bidangnya

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Post Selanjutnya
Beasiswa LPDP-CSU Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Bidangnya

Beasiswa LPDP-CSU Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Bidangnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.