Netflix Akan PHK 800 Karyawan atau 5 Persen dari Total Pekerja, Ini Penyebabnya
Jakarta, ekoin.co — Raksasa streaming Netflix berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 5 persen dari total karyawannya pada pekan depan. Dengan jumlah pekerja sekitar 16.000 orang per akhir 2025, langkah ini berarti sekitar 800 karyawan akan terkena dampak pemangkasan.
Gelombang PHK Kedua Setelah 2022
Mengutip Reuters pada Minggu (11/10/2026), gelombang PHK ini merupakan yang kedua dalam empat tahun terakhir. Sebelumnya, Netflix memangkas ratusan pekerjanya pada 2022 akibat penurunan tajam jumlah pelanggan.
Saat itu, Netflix kehilangan sekitar 200.000 pelanggan dalam satu kuartal. Pemangkasan karyawan menjadi bagian dari strategi efisiensi perusahaan.
Persaingan Streaming Makin Sengit
Netflix menghadapi pasar streaming yang semakin kompetitif. Penggabungan perusahaan media besar menciptakan pesaing tangguh, sementara YouTube merebut pangsa pemirsa dengan konten kreator.
Persaingan belanja iklan digital juga menjadi tantangan. Netflix harus bekerja lebih keras membuktikan nilai platformnya kepada pengiklan.
Ekspansi ke Periklanan, Siaran Langsung, dan Gaming
Netflix berekspansi ke tiga bidang baru: layanan periklanan melalui paket murah dengan iklan, program siaran langsung olahraga dan hiburan, serta pengembangan permainan gaming.
Dampak bagi Industri Teknologi Global
Rencana PHK Netflix menambah daftar panjang efisiensi tenaga kerja industri teknologi global. Bahkan pemimpin pasar tidak kebal terhadap tekanan kompetisi dan perubahan perilaku konsumen.























Tinggalkan Balasan