Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Lengkap Simulasi Cicilan Plafon Rp10 Juta hingga Rp500 Juta

Simulasi lengkap tabel angsuran KUR BNI 2026 untuk plafon Rp10 juta hingga Rp500 juta dengan bunga flat 6 persen per tahun, lengkap syarat dan cara pengajuan online.
Pemerintah rilis SBR015 dengan 2 tenor baru dan kupon minimum 6,30-6,40 persen per tahun. Bisa dibeli mulai Rp1 juta lewat BRImo hingga Bibit.(foto:istimewa)

Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI tahun 2026 masih menjadi salah satu opsi pembiayaan favorit bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Bank Negara Indonesia (BNI) menawarkan KUR dengan suku bunga flat 6 persen efektif per tahun, jauh lebih rendah dibandingkan kredit komersial biasa yang bisa mencapai 9-9,95 persen per tahun. Skema ini berlaku sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2025.

Jenis-Jenis KUR BNI 2026

BNI menyediakan beberapa skema KUR yang disesuaikan dengan skala dan kebutuhan modal usaha debitur:

  • KUR Super Mikro: plafon hingga Rp10 juta, tanpa agunan tambahan, cocok untuk usaha baru/rintisan.
  • KUR Mikro: plafon di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta, tanpa agunan tambahan.
  • KUR Kecil: plafon di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta, mewajibkan agunan tambahan berupa tanah, bangunan, atau kendaraan.

Khusus skema tanpa agunan, pemerintah menegaskan bahwa bank tidak diperbolehkan meminta jaminan tambahan untuk pinjaman hingga Rp100 juta sesuai kebijakan terbaru yang berlaku efektif 25 September 2026.

Tabel Simulasi Angsuran KUR BNI 2026

Berikut simulasi cicilan bulanan KUR BNI berdasarkan plafon pinjaman dan tenor, dengan asumsi bunga flat 6 persen efektif per tahun:

Plafon Rp10 Juta

  • Tenor 12 bulan: Rp860.664
  • Tenor 24 bulan: Rp443.206
  • Tenor 36 bulan: Rp304.219

Plafon Rp25 Juta

  • Tenor 12 bulan: Rp2.151.661
  • Tenor 24 bulan: Rp1.108.015
  • Tenor 36 bulan: Rp760.548

Plafon Rp50 Juta

  • Tenor 12 bulan: Rp4.303.321
  • Tenor 24 bulan: Rp2.216.031
  • Tenor 36 bulan: Rp1.521.097
  • Tenor 60 bulan: Rp966.640

Plafon Rp100 Juta

  • Tenor 12 bulan: Rp8.606.643
  • Tenor 24 bulan: Rp4.432.061
  • Tenor 36 bulan: Rp3.042.194

Plafon Rp500 Juta

  • Tenor 12 bulan: Rp43.033.215
  • Tenor 24 bulan: Rp22.160.305
  • Tenor 36 bulan: Rp15.210.969
  • Tenor 48 bulan: Rp11.742.515
  • Tenor 60 bulan: Rp9.666.401

Catatan: angka di atas adalah simulasi berdasarkan bunga flat 6 persen efektif per tahun. Nominal cicilan riil dapat berbeda tipis tergantung hasil analisis kelayakan kredit cabang BNI dan ketentuan yang berlaku saat pengajuan.

Syarat Pengajuan KUR BNI 2026

Untuk mengajukan KUR BNI, calon debitur perlu memenuhi sejumlah persyaratan administratif berikut:

  • Warga Negara Indonesia, usia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
  • Memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan (kecuali KUR Super Mikro).
  • Memiliki e-KTP dan Kartu Keluarga.
  • Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU).
  • NPWP wajib untuk pinjaman di atas Rp50 juta.
  • Tidak sedang menerima kredit produktif lain dengan status bermasalah di SLIK OJK.

Cara Mengajukan KUR BNI Online

Pengajuan KUR BNI kini dapat dilakukan secara digital melalui beberapa langkah berikut:

  1. Akses laman resmi kreditkecil-program.bni.co.id.
  2. Buat akun baru atau login jika sudah terdaftar.
  3. Isi data diri dan data usaha secara lengkap dan jujur.
  4. Unggah dokumen pendukung yang dipersyaratkan.
  5. Pilih nominal plafon dan tenor pinjaman yang diinginkan.
  6. Gunakan fitur simulasi untuk menghitung estimasi angsuran bulanan.
  7. Ajukan permohonan dan tunggu proses verifikasi dari pihak BNI.

Dampak dan Tips Memilih Tenor

Memilih tenor yang tepat sangat penting agar beban cicilan bulanan tidak mengganggu arus kas usaha. Tenor yang lebih panjang menghasilkan cicilan bulanan lebih kecil, namun total bunga yang dibayarkan sepanjang masa pinjaman menjadi lebih besar. Sebaliknya, tenor pendek membuat cicilan bulanan lebih besar tetapi total biaya pinjaman lebih hemat. Pelaku UMKM disarankan menghitung kemampuan bayar berdasarkan proyeksi pendapatan usaha sebelum menentukan plafon dan tenor KUR yang diajukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Verified by MonsterInsights