EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN
Manusia Makin Lama Makin Bodoh, Penelitian Ungkap Penyebabnya

Manusia Makin Lama Makin Bodoh, Penelitian Ungkap Penyebabnya

Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa manusia masa kini mengalami penurunan kecerdasan dibandingkan generasi sebelumnya, dengan kesulitan konsentrasi, penalaran, dan pemecahan masalah sebagai indikator utama. Tren ini telah berlangsung sejak pertengahan 2010-an dan diperparah oleh pandemi Covid-19, sementara perubahan cara mengonsumsi informasi dan media turut berkontribusi.

Ray oleh Ray
24 Maret 2025
Kategori HIBURAN, KEGIATAN, KESEHATAN, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Ekoin.co . Penelitian terbaru yang dilakukan oleh beberapa institusi mengungkapkan bahwa manusia pada masa kini mengalami penurunan kecerdasan dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Hasil studi ini, seperti dilaporkan oleh Financial Times, menunjukkan bahwa orang-orang dari berbagai kelompok usia kesulitan berkonsentrasi, kehilangan kemampuan penalaran, pemecahan masalah, dan pemrosesan informasi. Aspek-aspek ini merupakan metrik penting yang seharusnya mengukur tingkat kecerdasan seseorang.

Temuan ini diperoleh melalui tes pembanding yang melacak keterampilan kognitif pada remaja dan dewasa muda. Salah satu studi yang dilakukan oleh University of Michigan, Monitoring the Future, mendokumentasikan kesulitan konsentrasi pada remaja Amerika berusia 18 tahun. Selain itu, studi Programme for International Student Assessment (PISA) yang mengukur kemampuan belajar anak berusia 15 tahun di seluruh dunia juga menunjukkan hasil serupa.

Penelitian yang dilakukan selama bertahun-tahun ini mengungkapkan bahwa anak muda mengalami penurunan rentang perhatian dan melemahnya kemampuan berpikir kritis. Seperti dikutip dari Futurism pada Kamis (20/3/2025), pandemi Covid-19 menjadi periode di mana terjadi penurunan tajam dalam keterampilan kognitif akibat gangguan proses belajar-mengajar. Namun, tren penurunan kecerdasan sebenarnya telah terlihat sejak pertengahan tahun 2010-an, jauh sebelum pandemi melanda. dilansir cnbcindonesia.com .

Tidak ada jawaban pasti mengapa penurunan keterampilan kognitif ini terjadi. Namun, salah satu indikator utamanya adalah penurunan minat membaca dan perubahan cara manusia mengonsumsi informasi dan media. Pada tahun 2022, National Endowment for the Arts menemukan bahwa hanya 37,6 persen orang Amerika yang membaca novel atau cerita pendek dalam setahun terakhir, turun dari 41,5 persen pada tahun 2017 dan 45,2 persen pada tahun 2012.

Meskipun mudah untuk menyalahkan penurunan kecerdasan pada kebiasaan scrolling di media sosial, penelitian 2023 dari Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) menunjukkan bahwa 34 persen orang dewasa di Amerika Serikat mendapat nilai terendah dalam kemampuan berhitung. Angka ini meningkat dari 29 persen pada tahun sebelumnya.

Berita Menarik Pilihan

Stafsus Menag Sebut Pesantren sebagai Kawah Candradimuka Kepemimpinan Bangsa

Prabowo Jadi Saksi Pernikahan Sespri Agung Surahman

Perubahan dalam konsumsi media dan cara manusia mengakses informasi secara umum juga turut memengaruhi. Meskipun teknologi dapat digunakan tanpa merusak kognisi, penelitian menunjukkan bahwa “screen time” yang berlebihan merusak fungsi verbal pada anak-anak dan mempersulit orang dewasa usia kuliah untuk berkonsentrasi serta menyimpan informasi.

Tags: Financial TimesFuturismkemampuan penalarankesulitan konsentrasikonsumsi mediaNational Endowment for the ArtsOrganisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunanpandemi Covid-19penelitian kognitifpenurunan kecerdasanProgramme for International Student Assessmentscreen timeUniversity of Michigan
Post Sebelumnya

Portugal Lolos ke Semifinal UEFA Nations League Setelah Kemenangan Dramatis 5-2 atas Denmark”

Post Selanjutnya

“Sukses di Kampus dan Beyond: 10 Soft Skill yang Harus Dipersiapkan Sebelum Masuk Kuliah”

Ray

Ray

Berita Terkait

Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama Republik Indonesia, Gugun Gumilar

Stafsus Menag Sebut Pesantren sebagai Kawah Candradimuka Kepemimpinan Bangsa

oleh Ainurrahman
20 Januari 2026
0

Garut, Ekoin.co - Pondok Pesantren memiliki peran strategis menyiapkan keder pemimpin umat dan bangsa Indonesia di masa depan. Karena itu...

Prabowo jadi saksi pernikahan Agung Surahman

Prabowo Jadi Saksi Pernikahan Sespri Agung Surahman

oleh Yudi Permana
19 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Sekretaris Pribadi (Sespri) Presiden Prabowo Subianto, Agung Surahman, resmi menikah pada Minggu, 18 Januari 2026. Presiden Prabowo...

Tangkapan layar klarifikasi dari akun TikTok @queivns terkait video viral Ricky Harun karaoke bersama wanita, menepis isu sebagai wanita bayaran.

Ricky Harun Dikaitkan Karaoke Misterius, Klarifikasi Wanita Bikin Heboh Publik

oleh Hasrul Ekoin
18 Januari 2026
0

“Hallo guys, aku mau klarifikasi. Aku kenal Ricky 2024, tapi aku tidak tahu latar belakang dia. Aku kenal saja, bukan...

BPOM Temukan 26 Kosmetik Berbahaya, Ancaman Pidana 12 Tahun

BPOM Temukan 26 Kosmetik Berbahaya, Ancaman Pidana 12 Tahun

oleh Akmal Solihannoer
17 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 26 produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang selama...

Post Selanjutnya
“Sukses di Kampus dan Beyond: 10 Soft Skill yang Harus Dipersiapkan Sebelum Masuk Kuliah”

"Sukses di Kampus dan Beyond: 10 Soft Skill yang Harus Dipersiapkan Sebelum Masuk Kuliah"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.