EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Terungkap Sederet Alasan Banyak Gen Z Ogah Nikah-Punya Anak

Terungkap Sederet Alasan Banyak Gen Z Ogah Nikah-Punya Anak

Robert VerBruggen mengungkapkan faktor ekonomi, kemandirian finansial wanita, dan pengaruh media sebagai penyebab utama tren penundaan pernikahan di kalangan Gen Z yang berdampak pada penurunan angka kelahiran global.

Ray oleh Ray
15 April 2025
Kategori INTERNASIONAL, OPINI, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Angka kelahiran rendah menjadi problem di banyak negara seperti Jepang, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat. Misalnya di AS, angka kelahiran Negeri Paman Sam itu berada di titik terendah 1,7 kelahiran per wanita. Itu berada di bawah angka ideal total fertility rate (TFR) 2,1, untuk mempertahankan kestabilan populasi.
Faktor utamanya adalah semakin banyak generasi muda, baik dari generasi milenial atau Gen Z, yang enggan untuk menikah atau memiliki anak. Peneliti dari Manhattan Institute dan Institute for Family Studies, Robert VerBruggen berpendapat ini mungkin terjadi karena anggapan hidup single atau lajang lebih menarik bagi generasi muda.

Selama ini, pernikahan dianggap sebagai asuransi bagi wanita karena mereka bergantung pada pria untuk mendapat penghasilan dan stabilitas. Pemahaman itu mulai memudar dan kini wanita bisa memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

Hal ini juga tak lepas dengan faktor ekonomi. Menikah dan memiliki anak dianggap salah satu hambatan ekonomi yang besar. dilansir detik.com .

“Wanita bisa jauh lebih stabil secara finansial jika sendiri daripada sebelumnya. Bahkan di antara pasangan yang sudah menikah, pengorbanan terkait memiliki anak berubah ketika kedua pasangan memiliki peluang kerja yang baik,” ucap Robert dikutip dari Newsweek, Senin (14/4/2025).

Robert berpendapat meningkatnya standar hidup dan teknologi baru membuat kehidupan lajang terlihat lebih menarik. Banyak orang yang memandang kehidupan lajang sebagai lambang kebebasan.

Berita Menarik Pilihan

Dibalik ‘Epstein Files’ 2026: Teka-teki Hilangnya Gabriela Jimenez yang Pernah Bongkar Rahasia Elite

Isi Dokumen FBI Terbaru Donald Trump di Epstein Files Tanpa Bukti Kriminal

Ia menyebut ini juga didorong oleh penetrasi kultur pop dari media yang menggambarkan kehidupan lajang sebagai hal yang glamor dan menyenangkan. Ini membuat anak muda mungkin berpikir untuk apa mengorbankan hal-hal tersebut demi pernikahan dan anak.

“Karena pernikahan kini cenderung terjadi di usia yang lebih tua, budaya kita telah mengglorifikasi kehidupan lajang dan menjadikannya hal yang biasa bagi seseorang untuk tetap melajang lebih lama,” sambungnya.

Meski teknologi dan media sosial memberi gambaran yang lebih luas tentang dunia, ini juga menutup manusia dari banyak hal di dunia nyata. Banyak peneliti setuju bahwa teknologi dan media sosial memainkan peran penting dalam upaya orang-orang untuk menjalin hubungan di dunia modern.

Robert berpendapat media sosial dan teknologi telah merusak kehidupan sosial kaum muda karena perubahan cara interaksi.

“Beberapa dampak yang paling jelas terlihat di dunia kencan, terjadi pergeseran sangat besar ke arah mencari pasangan secara online. Itu dapat membantu orang menemukan pasangan lebih baik dari pilihan yang banyak, tetapi itu juga bisa membuat mereka sinis tentang pilihan yang tampaknya tak ada habisnya. Itu tidak baik untuk hubungan,” tandasnya.

Tags: anakangka kelahiranbudayabudaya popekonomifertilitasgaya hidupgaya hidup lajangGen Zhubungan modernkemandirian finansiallajangmandiriManhattan Institutemedia sosialNewsweeknikahpunya anakRobert VerBruggensingletantangan pernikahantren pernikahan
Post Sebelumnya

Kejaksaan Agung menjadi sorotan media Asia Tenggara

Post Selanjutnya

Bank Mandiri Siapkan 3.000 Rumah Lelang, Harga di Bawah Pasar

Ray

Ray

Berita Terkait

Kolase foto dokumen resmi "Epstein Files" dan tangkapan layar video viral Gabriela Rico Jimenez pada 2009. Rilis terbaru 3 juta halaman berkas dari Departemen Kehakiman AS kembali memicu perdebatan publik mengenai kebenaran tudingan sang model terkait praktik menyimpang di lingkaran elite global. (Foto: Istimewa)

Dibalik ‘Epstein Files’ 2026: Teka-teki Hilangnya Gabriela Jimenez yang Pernah Bongkar Rahasia Elite

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa pembukaan Epstein Files merupakan mandat undang-undang melalui Epstein Transparency Act, dengan tujuan membuka akses publik...

Presiden Donald Trump terlihat meninggalkan Gedung Putih setelah menandatangani "Undang-Undang Penghentian Semua Perdagangan Fentanyl yang Mematikan," selama upacara di Ruang Timur Gedung Putih, 16 Juli 2025, di Washington. Andrew Caballero-Reynolds/AFP via Getty Images

Isi Dokumen FBI Terbaru Donald Trump di Epstein Files Tanpa Bukti Kriminal

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Todd Blanche kembali menegaskan bahwa tidak ada satu pun dokumen dalam rilis ini yang menyimpulkan Donald Trump melakukan tindakan kriminal...

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri acara Imlek (Ist)

AHY: Perbedaan Tak Boleh Jadi Sekat, Imlek Momentum Perkuat Persatuan Bangsa

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan bahwa keberagaman latar belakang, identitas,...

Pekerja menyulam kain Kiswah di sebuah pabrik di Mekah, Arab Saudi, 6 Juli 2022. Kiswah merupakan kain penutup Kabah berwarna hitam dengan sulaman kaligrafi berwarna emas. REUTERS/Mohammed Salem

Dokumen Epstein Ungkap Pengiriman Potongan Kiswah Ka’bah, Picu Keprihatinan Dunia Islam

oleh Hasrul Ekoin
3 Februari 2026
0

Laporan Middle East Monitor (MEMO) pada Senin (2/2/2026) menyebutkan bahwa korespondensi email yang baru dibuka ke publik mengindikasikan pengiriman artefak...

Post Selanjutnya
Bank Mandiri Siapkan 3.000 Rumah Lelang, Harga di Bawah Pasar

Bank Mandiri Siapkan 3.000 Rumah Lelang, Harga di Bawah Pasar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.