EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Gila! Harga Kelapa Parut di Pasar Tembus Rp 25.000, Pedagang Teriak

Gila! Harga Kelapa Parut di Pasar Tembus Rp 25.000, Pedagang Teriak

Harga kelapa di Pasar Rumput melonjak hingga Rp25.000 per butir akibat kelangkaan pasokan yang diduga disebabkan maraknya ekspor ke China, memicu protes pedagang dan permintaan intervensi pemerintah.

Ray oleh Ray
17 April 2025
Kategori EKONOMI, NASIONAL, SOSIAL, UMKM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN – Harga kelapa bulat atau kelapa parut mengalami lonjakan hingga Rp25.000 per butir. Kenaikan ini tentunya menuai protes dari pedagang hingga konsumen.

Dilansir CNBC Indonesia di Pasar Rumput, Jakarta Selatan hari ini, Kamis (17/4/2025), harga kelapa bulat/parut melonjak drastis hampir dua kali lipat. Kenaikan harga ini, dari penuturan pedagang, terjadi sejak sebelum Lebaran kemarin, sehingga membuat pedagang dan para pembeli kelimpungan, terutama ibu rumah tangga dan pemilik warung.

Harga kelapa bulat/parut ukuran kecil kini mencapai Rp20.000 per butir, sementara yang lebih besar dibanderol Rp25.000 per butir. Padahal, harga normal sebelumnya berkisar antara Rp12.000 hingga Rp15.000 saja per butirnya.

“Harga kelapa sekarang ada yang Rp20.000 ada yang Rp25.000 per butir. Yang kecil Rp20.000, yang agak besar Rp25.000,” ungkap Roni, salah satu pedagang kelapa di Pasar Rumput.

Roni menyebutkan, pasokan kelapa dari pemasok berkurang drastis, membuat para pedagang harus berebut barang.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

“Barangnya dikit dari sananya. Saya biasa kalau barang datang itu dapat banyak, sekarang sedikit-sedikit. Kita nya jadi perebutan sama buat yang dikirim ke China,” ujarnya.

Senada dengan Roni, Dedi, pedagang lainnya yang juga mengeluhkan mahalnya harga kelapa bulat/parut sekarang ini. Bahkan, katanya, bukan cuma kelapa bulat/parut saja yang mahal, harga santan instan juga terkerek naik.

“Santan Kara juga sekarang mahal. Biasanya satu pack yang segitiga harganya Rp3.000, sekarang udah Rp5.500-Rp6.000,” ujar Dedi.

Ia menilai kelangkaan pasokan yang terjadi saat ini disebabkan oleh maraknya ekspor kelapa ke China. “Barangnya dikit, harga beli modalnya jadi mahal. Katanya di sana udah mahal, perebutan juga,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Mukhlis, pedagang kelapa lainnya. Ia dengan tegas meminta perhatian dari pemerintah.

“Gimana sih ini pemerintah? Kelapa itu penting buat ibu-ibu yang masak atau pedagang. Mereka pada ngeluh ke saya, saya ngeluh ke siapa? Pemerintah harus bertindak, masa mau harga di dalam negeri mahal, sedangkan pengusaha enak-enakan jual kelapa ke China,” ujarnya geram.

Tags: CNBC Indonesiadampak eksporekspor kelapa Chinaharga kelapa melonjakharga komoditasindonesiaintervensi pemerintahJakartakelangkaan pasokankelapakelapa parutkeluhan konsumenpasarpasar rumputPasar Rumput Jakartapedagangpedagang tradisionalsantan instan mahal
Post Sebelumnya

Irma Darmawangsa Meriahkan Panggung Tradisi Betawi di Festival Cipayung

Post Selanjutnya

Gaduh di Pengadilan: Massa Tuduh Empat Orang Sebagai Penyusup Sidang Hasto

Ray

Ray

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Pemprov DKI menargetkan angka inflasi Jakarta tahun ini berada di bawah sasaran nasional guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tren pertumbuhan ekonomi yang positif. (Foto: Humas Pemprov DKI/Ekoin.co)

Jurus Klasik Jelang Ramadan: Pramono Obral Target Inflasi Rendah Saat Harga Sembako Mulai ‘Pemanasan’

oleh Noval Verdian
6 Februari 2026
0

Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyebut pemulihan ekonomi Jakarta sebagai momentum penting setelah perlambatan pada kuartal sebelumnya.

Post Selanjutnya
Gaduh di Pengadilan: Massa Tuduh Empat Orang Sebagai Penyusup Sidang Hasto

Gaduh di Pengadilan: Massa Tuduh Empat Orang Sebagai Penyusup Sidang Hasto

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.