EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Ini Penyebab Produktivitas Petani Tebu Turun

Ini Penyebab Produktivitas Petani Tebu Turun

SGN mengungkap produktivitas tebu turun akibat sulitnya akses KUR untuk peremajaan dan varietas yang tidak ideal, namun optimistis bisa pulih dalam 2-3 tahun jika masalah tersebut diatasi.

Ray oleh Ray
19 Mei 2025
Kategori EKOBIS, INDUSTRI, PERTANIAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) atau Sugar Co, Subholding Komoditi Gula PTPN III (Persero) Holding Perkebunan mengungkapkan penyebab utama anjloknya produktivitas petani tebu di Indonesia. Salah satunya disebabkan oleh jarangnya kegiatan peremajaan tanaman tebu.

Direktur Utama SGN Mahmudi menjelaskan bahwa jarangnya kegiatan peremajaan disebabkan oleh sulitnya petani dalam mendapatkan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kondisi tersebut lantas berdampak pada hasil produksi tebu.

“Harusnya setiap tahun itu melakukan pemugaran 25%. Ini peremajaannya, tapi karena dalam hal ini ada kesulitan di dalam mendapatkan KUR berupa pendanaan, sehingga otomatis tanaman tebu ini juga identitasnya semakin berkurang, artinya semakin turun,” kata dia yang dilansir dalam acara Coffee Morning CNBC Indonesia, dikutip Senin (19/5/2025).

Selain peremajaan, ia juga menilai persoalan varietas tebu yang digunakan oleh petani kurang bagus. Menurutnya varietas yang banyak digunakan saat ini tidak ideal untuk mencapai produktivitas optimal.

“Secara teknis varietas kita itu jomplang. Harusnya varietas itu dibagi 3 person, masing-masing 30%, 40%, tapi sekarang di awal 7,5% dan ini secara teknis sangat mudah untuk dirancang dan sangat mudah untuk dieksekusi,” ujarnya.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Oleh sebab itu, ia menilai bahwa perbaikan varietas merupakan hal yang sangat penting untuk segera dilakukan. Dimulai dari dukungan terutama dari sisi pendanaan.

“Akses pendanaan KUR ini tentunya harus dipermudah, supaya petani kemudian bergairah untuk melakukan bongkaran ke mereka,” ujarnya.

Menurut dia, apabila petani bergairah melakukan bongkaran dan peremajaan, ia pun optimistis produktivitas bisa pulih dalam waktu 2-3 tahun. Apalagi sejak 2023, pihaknya telah mampu menggenjot peningkatan produksi tebu dan gula sebesar 30%.

“Karena memang kita menyentuh permasalahan yang memang paling utama gitu ya, itu di komposisi tanaman sama varietas. Nah ini saya kira ruang yang cukup besar kalau kita bicara tentang feedstock,” kata dia.

Tags: CNBC IndonesiaKURMahmudipendanaan petaniperemajaan tanamanproduksi gulaproduktivitas tebuPT Sinergi Gula NusantaraSGNTebuvarietas tebu
Post Sebelumnya

Demo Besar Ojol di Jakarta, Ini Titik yang Perlu Dihindari

Post Selanjutnya

Industri Kopi Nasional Catat Produksi 1,04 Juta Ton di 2024, Ekspor Tembus USD661,9 Juta

Ray

Ray

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Industri Kopi Nasional Catat Produksi 1,04 Juta Ton di 2024, Ekspor Tembus USD661,9 Juta

Industri Kopi Nasional Catat Produksi 1,04 Juta Ton di 2024, Ekspor Tembus USD661,9 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.