EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
Indonesia Jadi Sorotan di Forum Internasional: Laboratorium Keberagaman Dunia

Menag Nasaruddin menyampaikan gagasannya di Georgetown University, Washington. (Sumber dok. kemenag.go.id)

Indonesia Jadi Sorotan di Forum Internasional: Laboratorium Keberagaman Dunia

Dalam forum internasional di Georgetown University, Menag Nasaruddin Umar menegaskan posisi Indonesia sebagai laboratorium keberagaman yang mempraktikkan dialog antaragama, toleransi, kesetaraan gender, dan kepedulian lingkungan melalui pendekatan religius yang moderat.

Agus DJ oleh Agus DJ
23 Mei 2025
Kategori EDUKASI, HIKMAH, INTERNASIONAL, SOSIAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menyampaikan gagasan tentang Indonesia sebagai model dialog antaragama, perdamaian, dan keadilan sosial dalam forum internasional di Georgetown University, Washington, Selasa (20/5/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh School of Foreign Service Institute for the Study of Diplomacy bekerja sama dengan Alwaleed Center for Muslim-Christian Understanding.

Forum ini dimoderatori oleh Dr. Nader Hashemi dan dihadiri oleh berbagai tokoh lintas agama dan budaya. Salah satu pembicara yang turut hadir adalah Dr. Kevin W. Fogg, cendekiawan Islam Asia Tenggara dan Wakil Direktur Carolina Asia Center di University of North Carolina di Chapel Hill.

Dalam sambutannya, Nasaruddin menekankan bahwa Indonesia merupakan negara dengan tingkat keberagaman yang sangat tinggi. Ia menyebut lebih dari 700 bahasa, 1.300 suku bangsa, enam agama resmi, dan ratusan kepercayaan lokal hidup berdampingan di Indonesia.

“Tidak ada kebijakan strategis di Indonesia yang diambil tanpa mempertimbangkan nilai-nilai agama,” ujar Nasaruddin yang pernah menempuh studi post-doktoral di Georgetown University.

Menag menyampaikan bahwa kebebasan beragama di Indonesia dijamin oleh konstitusi. Namun, kebebasan itu harus dijalankan secara bertanggung jawab dengan tetap menghargai hak-hak pihak lain.

Pernyataan tersebut menjadi landasan bagi prinsip moderasi beragama yang diusung oleh pemerintah Indonesia. Dalam pandangan Nasaruddin, moderasi bukan berarti menyeragamkan keyakinan, melainkan menghormati perbedaan sebagai bagian dari kekayaan bangsa.

Berita Menarik Pilihan

BRIN Prediksi Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Beda, Thomas Djamaluddin: Jatuh 19 Februari 2026

Dibalik ‘Epstein Files’ 2026: Teka-teki Hilangnya Gabriela Jimenez yang Pernah Bongkar Rahasia Elite

Sebagai upaya konkret, Kementerian Agama menginisiasi program Curriculum of Love, sebuah kurikulum pendidikan berbasis cinta kasih. Kurikulum ini menanamkan nilai-nilai toleransi, kebangsaan, dan penghargaan terhadap keberagaman sejak usia dini.

“Kami menanamkan bahwa menjadi orang beragama berarti menjadi warga negara yang baik,” jelas Nasaruddin.

Ia menegaskan bahwa toleransi adalah dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, bukan bentuk kompromi keyakinan.

Menag juga menyoroti pentingnya merawat tradisi lokal sebagai ekspresi keagamaan yang kontekstual dan inklusif. Menurutnya, tradisi lokal merupakan bagian penting dari wajah Islam Indonesia yang ramah dan bersahabat.

Dalam sesi selanjutnya, Nasaruddin berbicara mengenai peran agama dalam kesetaraan gender. Ia menyampaikan bahwa pendekatan berbasis agama di Indonesia telah membuka akses yang lebih luas bagi perempuan dalam pendidikan dan partisipasi politik.

“Di Indonesia, tidak kurang dari 25 persen lembaga pendidikan dijalankan oleh organisasi keagamaan. Mereka menjadi garda depan dalam pemberdayaan perempuan,” kata Nasaruddin.

Ia menyebut gerakan perempuan Indonesia sebagai salah satu yang paling progresif di dunia Islam.

Isu lingkungan pun tidak luput dari perhatian. Menag memperkenalkan konsep ekoteologi, yakni integrasi antara nilai-nilai religius dengan kesadaran ekologis. Ia mengatakan bahwa manusia perlu mengubah cara pandangnya terhadap alam.

“Menanam pohon adalah ibadah ekologis. Itu bentuk nyata dari cinta kepada Tuhan dan ciptaan-Nya,” ujarnya.

Menurut Nasaruddin, Kementerian Agama telah menjalankan gerakan penanaman pohon di sekolah, kantor, dan rumah ibadah sebagai bagian dari upaya kolektif menjaga lingkungan.

Program ini juga berfungsi sebagai media pendidikan karakter, terutama bagi siswa madrasah dan para santri agar mencintai alam sejak dini.

Menutup pidatonya, Nasaruddin mengajak seluruh pemeluk agama Abrahamik untuk bekerja sama membangun dunia yang damai dan berkeadilan. Ia mengutip Surat Al-Baqarah ayat 62 sebagai pesan inklusivitas dalam ajaran Islam.

“Kita semua adalah pewaris agama Abrahamik. Mari bekerja sama menjadikan dunia ini lebih baik,” tutupnya.

Forum ini mempertegas peran Indonesia di panggung global sebagai promotor dialog antaragama, keberagaman, dan keberlanjutan sosial seperti yang disampaikan oleh situs resmi Kementerian Agama dan dilansir dari dokumentasi Georgetown University.

Tags: AbrahamikAlwaleed Center for Muslim-Christian Understanding.Curriculum of Lovedialog antaragamaEkoteologiforum internasionalGeorgetown UniversityIndonesia model keberagamanKementerian AgamaKevin W. FoggNader HashemiNasaruddin UmarSchool of Foreign ServiceSurat Al-Baqarah
Post Sebelumnya

Ibu-Ibu Persit Kodim 1710/Mimika Bantu Warga Pigapu Lepas dari Buta Aksara

Post Selanjutnya

Nilai Tukar Rupiah Terapresiasi, Dolar AS Melemah Akibat Risiko Fiskal

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Seorang petugas sedang menyiapkan teleskop untuk pemantauan hilal.

BRIN Prediksi Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Beda, Thomas Djamaluddin: Jatuh 19 Februari 2026

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Thomas menilai perbedaan ini merupakan hal yang wajar dalam praktik penentuan kalender hijriah, mengingat setiap lembaga memiliki pendekatan ilmiah dan...

Kolase foto dokumen resmi "Epstein Files" dan tangkapan layar video viral Gabriela Rico Jimenez pada 2009. Rilis terbaru 3 juta halaman berkas dari Departemen Kehakiman AS kembali memicu perdebatan publik mengenai kebenaran tudingan sang model terkait praktik menyimpang di lingkaran elite global. (Foto: Istimewa)

Dibalik ‘Epstein Files’ 2026: Teka-teki Hilangnya Gabriela Jimenez yang Pernah Bongkar Rahasia Elite

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Departemen Kehakiman AS menegaskan bahwa pembukaan Epstein Files merupakan mandat undang-undang melalui Epstein Transparency Act, dengan tujuan membuka akses publik...

Presiden Donald Trump terlihat meninggalkan Gedung Putih setelah menandatangani "Undang-Undang Penghentian Semua Perdagangan Fentanyl yang Mematikan," selama upacara di Ruang Timur Gedung Putih, 16 Juli 2025, di Washington. Andrew Caballero-Reynolds/AFP via Getty Images

Isi Dokumen FBI Terbaru Donald Trump di Epstein Files Tanpa Bukti Kriminal

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Todd Blanche kembali menegaskan bahwa tidak ada satu pun dokumen dalam rilis ini yang menyimpulkan Donald Trump melakukan tindakan kriminal...

Tahap awal seleksi masuk perguruan tinggi negeri resmi dimulai. Mulai 3 Februari hingga 28 Februari 2026

JANGAN SAMPAI GAGAL! Panduan Lengkap Registrasi Akun Siswa SNBP 2026: Hindari 5 Kesalahan Fatal Ini

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Tahap awal seleksi masuk perguruan tinggi negeri resmi dimulai. Mulai 3 Februari hingga 28 Februari 2026, seluruh siswa kelas XII...

Post Selanjutnya
Nilai Tukar Rupiah Terapresiasi, Dolar AS Melemah Akibat Risiko Fiskal

Nilai Tukar Rupiah Terapresiasi, Dolar AS Melemah Akibat Risiko Fiskal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.