EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda BERANDA
Wali Kota Bekasi Turun Tangan Atasi Keterlambatan Gaji Nakes

Wali Kota Bekasi Turun Tangan Atasi Keterlambatan Gaji Nakes

"Menunggu hak selama berbulan-bulan jelas tidak dapat dibenarkan. Saya minta persoalan ini segera diselesaikan tanpa penundaan,” tegas Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Irvan oleh Irvan
30 Mei 2025
Kategori BERANDA, EKONOMI, KESEHATAN, KEUANGAN, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

BEKASI, EKOIN.CO  –  Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mendadak mengunjungi Rumah Sakit Rawalumbu pada Rabu, 28 Mei 2025. Kunjungan ini dilakukan menanggapi laporan keterlambatan gaji tenaga kesehatan dan mantan pegawai selama tiga bulan.

Menurut Tri, masalah ini tidak boleh diabaikan karena menyangkut hak pekerja. Ia meminta manajemen RS segera menyelesaikan pembayaran tunggakan gaji.

“Pembayaran harus tuntas paling lambat awal Juni 2025,” tegas Tri, seperti dikutip dari PR Bekasi. Ia menegaskan Pemkot Bekasi akan memantau proses ini secara ketat.

Pihak rumah sakit menyatakan sedang berupaya memenuhi kewajiban tersebut. Namun, belum ada rincian teknis mengenai skema pembayaran yang diajukan.

Tri juga meminta pegawai yang terdampak melaporkan masalahnya melalui saluran pengaduan resmi Pemkot Bekasi.

Berita Menarik Pilihan

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Wali Kota Minta Transparansi Pembayaran Gaji

Tri Adhianto menekankan pentingnya transparansi dalam penyelesaian masalah ini. Ia memastikan tidak ada lagi penundaan pembayaran hak karyawan.

“Kami tidak toleransi pelanggaran hak pekerja,” ujarnya. Ia meminta manajemen RS lebih profesional dalam mengelola keuangan.

Beberapa tenaga kesehatan mengaku frustrasi karena gaji mereka tertunda. Salah seorang perawat, Siti Rahayu, mengungkapkan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sudah tiga bulan kami menunggu, tapi belum ada kepastian,” kata Siti, seperti dilaporkan PR Bekasi. Ia berharap intervensi Wali Kota mempercepat penyelesaian.

Pemkot Bekasi berjanji memfasilitasi mediasi antara karyawan dan manajemen RS jika diperlukan.

—

Pegawai Minta Solusi Konkret

Mantan pegawai RS Rawalumbu, Andi Pratama, mengaku belum menerima pesangon sejak mengundurkan diri Februari lalu. “Saya sudah mengadu, tapi belum ada tindakan,” ujarnya.

Tri Adhianto meminta manajemen segera memverifikasi data pegawai yang belum dibayar. Proses ini harus selesai dalam waktu satu minggu.

“Verifikasi harus akurat agar tidak ada yang dirugikan,” tegasnya. Ia juga mengingatkan agar mantan pegawai tetap diperhatikan.

RS Rawalumbu sebelumnya dikelola Pemkot Bekasi sebelum beralih ke swasta. Transisi ini disebut menjadi salah satu penyebab masalah keuangan.

Namun, Tri menegaskan status kepemilikan tidak boleh jadi alasan mengabaikan hak pekerja.

—

Pemkot Bekasi Akan Audit Keuangan RS

Pemkot Bekasi berencana melakukan audit keuangan RS Rawalumbu untuk memastikan tidak ada penyimpangan. Hasil audit akan menjadi dasar tindakan lebih lanjut.

“Jika ada kelalaian, sanksi tegas akan diberikan,” kata Tri. Ia memastikan audit dilakukan independen dan objektif.

Serikat pekerja RS menyambut baik langkah ini. Mereka berharap audit mengungkap akar masalah keterlambatan gaji.

“Kami minta ada tindakan nyata, bukan hanya janji,” ujar perwakilan serikat, Dedi Kurniawan.

Pemkot juga akan mengevaluasi kontrak pengelolaan RS untuk mencegah masalah serupa di masa depan.

 

Tenaga Kesehatan Khawatir Masalah Berlarut

Sejumlah dokter dan perawat khawatir masalah ini tidak kunjung selesai. Mereka meminta Pemkot Bekasi turun tangan langsung.

“Kami butuh kepastian, bukan sekadar iming-iming,” ujar dr. Fitriani, salah satu dokter di RS tersebut.

Tri Adhianto memastikan bahwa Pemkot tidak akan melepas tangan. “Ini tanggung jawab kami bersama,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat memahami situasi ini tanpa menyebarkan informasi yang belum diverifikasi.

Pemkot berjanji memberikan update terbaru melalui kanal resmi mereka dalam waktu dekat.

 

Saran dan Kesimpulan

Penyelesaian masalah keterlambatan gaji di RS Rawalumbu harus diprioritaskan. Pemkot Bekasi perlu memastikan komitmen manajemen RS diwujudkan secara nyata.

Audit keuangan menjadi langkah penting untuk mengidentifikasi masalah mendasar. Hasilnya harus diikuti tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran.

Pegawai yang terdampak berhak mendapat kepastian. Mediasi antara karyawan dan manajemen harus difasilitasi dengan transparan.

Pemkot juga perlu mengevaluasi sistem pengawasan RS milik daerah. Hal ini agar masalah serupa tidak terulang di masa depan.

Kolaborasi antara pemerintah, manajemen RS, dan pegawai adalah kunci penyelesaian berkelanjutan.

 

 

Berlangganan gratis WANEWS EKOIN lewat saluran WhatsUp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

 

Tags: audit keuanganBekasigaji tertundahak pegawaimediasi.Pemkot BekasiPR BekasiRS Rawalumbutenaga kesehatantri adhianto
Post Sebelumnya

Dampak Kebijakan Tarif, PHK Meningkat di Amerika

Post Selanjutnya

Pelaku UMKM Ikuti Program Naik Kelas, Wujud Nyata Asta Cita Presiden

Irvan

Irvan

Berita Terkait

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Post Selanjutnya
Pelaku UMKM Ikuti Program Naik Kelas, Wujud Nyata Asta Cita Presiden

Pelaku UMKM Ikuti Program Naik Kelas, Wujud Nyata Asta Cita Presiden

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.