EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Inovasi IoT Siswa MAN 1 Medan Dapat Penghargaan Dunia

Siswa MAN 1 Medan raih prestasi internasional. (Sumber dok Kemenag)

Inovasi IoT Siswa MAN 1 Medan Dapat Penghargaan Dunia

Tim MAN 1 Medan berhasil menciptakan alat pemantau kualitas udara berbasis IoT dan meraih medali perak dalam kompetisi internasional World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2025 di Kuala Lumpur.

Agus DJ oleh Agus DJ
2 Juni 2025
Kategori DAERAH, EDUKASI, LINGKUNGAN, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kreativitas siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang internasional. Dalam kompetisi World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2025, yang digelar pada 29–31 Mei 2025 di Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia, tim siswa dari MAN 1 Medan berhasil meraih medali perak.

Enam siswa perwakilan madrasah tersebut adalah Aisyah Hilmaya Hazimah, Azzuhra Ananda Br. Siagian, Rafid Mizan Ahmad, Myiesha Nafeza Syahna, Cut Fatuzzahra Nazwa, dan Adelila Sakinah Harahap. Mereka mempersembahkan karya inovasi bertajuk Smart Environmental Health Air Tracker (SEHAT), sebuah sistem pemantauan kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT).

Alat ini mampu mendeteksi kadar karbon dioksida (CO₂), suhu, kelembapan, dan partikel debu secara waktu nyata. Hasil pemantauan langsung ditampilkan melalui sebuah dasbor digital yang dapat diakses oleh seluruh warga sekolah untuk memastikan lingkungan tetap sehat dan aman.

Kepala MAN 1 Medan, Reza Faisal, S.Pd., M.PMat menyatakan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini. Dalam wawancara melalui sambungan telepon, Reza menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh tim yang telah bekerja keras membawa nama baik madrasah.

“Dengan prestasi yang didapat ini diharapkan jangan cepat merasa puas dan bosan untuk berlatih serta teruslah belajar agar ke depan bisa meraih prestasi lebih baik lagi. Tentunya madrasah akan terus mendukung setiap siswa dalam meraih prestasi,” ujar Reza.

Berita Menarik Pilihan

Teror Macan Tutul Masuk Permukiman Pacet, Dua Warga Terluka dan Alarm Kerusakan Habitat Makin Nyaring

Ramadan di Depan Mata, Ribuan Korban Banjir Aceh Timur Masih Menunggu Huntara yang Tak Kunjung Rampung

Capaian di Kancah Internasional

Ajang WYIE 2025 merupakan salah satu pameran dan kompetisi inovasi bergengsi di dunia. Tahun ini, acara tersebut diikuti oleh 723 peserta dari 15 negara, termasuk Korea Selatan, Jepang, Tiongkok, Thailand, Kanada, dan Uni Emirat Arab.

Dalam persaingan yang sangat ketat itu, tim MAN 1 Medan berhasil menyita perhatian para juri melalui inovasi SEHAT yang dinilai mampu memberikan solusi konkret terhadap isu kualitas udara di lingkungan pendidikan.

Salah satu guru pembimbing, Mhd. Doni Anggara, menjelaskan bahwa kesuksesan ini tidak diraih secara instan. “Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan semangat kolaboratif para siswa. Prestasi ini bukan hanya untuk MAN 1 Medan, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan madrasah di Indonesia khususnya MAN 1 Medan,” tuturnya.

Menurut Doni, proses pengembangan proyek SEHAT berlangsung selama lebih dari tiga bulan, mulai dari riset, uji coba alat, hingga persiapan presentasi internasional. Semua anggota tim terlibat aktif di setiap tahapan pengembangan.

Partisipasi mereka dalam WYIE juga didukung penuh oleh pihak sekolah, termasuk dalam pembiayaan, pembimbingan, dan fasilitas laboratorium yang mendukung eksplorasi ide-ide inovatif siswa.

Bukti Potensi Siswa Madrasah

Karya inovatif tim MAN 1 Medan menunjukkan bahwa siswa madrasah tak hanya unggul dalam nilai-nilai religius dan akademik, tetapi juga mampu mengintegrasikan sains dan teknologi dalam kehidupan nyata.

Capaian ini menjadi salah satu bukti bahwa pendidikan berbasis madrasah dapat sejajar dengan lembaga pendidikan lainnya di dunia dalam hal prestasi dan kualitas peserta didik.

Penggunaan teknologi IoT pada alat SEHAT membuka peluang luas dalam penerapan sistem serupa di sekolah-sekolah lain di Indonesia, terutama dalam mendukung kesehatan lingkungan belajar.

Ajang WYIE sendiri mendorong peserta muda dari seluruh dunia untuk menciptakan solusi inovatif berbasis teknologi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

SEHAT dinilai memenuhi kriteria tersebut karena mampu menggabungkan aspek edukatif, teknis, dan kebermanfaatan sosial, sehingga layak mendapat apresiasi internasional dalam bentuk medali perak.

Prestasi ini seharusnya menjadi pemicu semangat bagi institusi pendidikan lain untuk lebih mendorong siswanya dalam berinovasi, terutama dalam bidang teknologi terapan. Sekolah dan madrasah di Indonesia memiliki potensi besar jika diberikan ruang dan dukungan yang memadai.

Diperlukan sinergi antara guru, siswa, dan pihak sekolah untuk terus menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendukung riset dan inovasi. Tidak hanya sekadar mengejar nilai, tetapi juga membangun keterampilan hidup yang berdampak luas.

Ke depan, diharapkan pemerintah melalui Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dapat memberikan insentif khusus bagi lembaga pendidikan yang berhasil mencetak inovator muda, sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia unggul di Indonesia.(*)

Tags: inovasi siswaInternet of ThingsKementerian AgamaKuala Lumpurkualitas udaramadrasah berprestasiMalaysiaMAN 1 Medanmedali perakpelajar berprestasi.pendidikan IndonesiaSEHATsekolah unggulteknologi pelajarWYIE 2025
Post Sebelumnya

Saiid Abdullah: Megawati & Prabowo Nasionalis yang Sudah Tersambung Secara Batiniah

Post Selanjutnya

Simak Detail Kebijakan Diskon Listrik

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Teror Macan Tutul Masuk Permukiman Pacet, Dua Warga Terluka dan Alarm Kerusakan Habitat Makin Nyaring

Teror Macan Tutul Masuk Permukiman Pacet, Dua Warga Terluka dan Alarm Kerusakan Habitat Makin Nyaring

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Bandung, Ekoin.co — Teror satwa liar kembali menghantui warga Jawa Barat. Seekor macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) dilaporkan masuk...

Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan pembangunan unit Huntara (Hunian Sementara) di wilayah Aceh Timur. Dengan progres yang baru menyentuh angka 12 persen, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus memacu para vendor agar warga terdampak banjir bandang dapat menjalankan ibadah Ramadan di hunian yang lebih manusiawi.

Ramadan di Depan Mata, Ribuan Korban Banjir Aceh Timur Masih Menunggu Huntara yang Tak Kunjung Rampung

oleh Hasrul Ekoin
5 Februari 2026
0

“Kami minta seluruh pelaksana di lapangan bekerja sesuai standar. Huntara ini bukan sekadar bangunan, tetapi tempat masyarakat memulai kembali kehidupan...

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

Dua Gerhana Matahari Terjadi pada 17 Februari dan Agustus 2026, Total dan Cincin Api

oleh Akmal Solihannoer
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tahun 2026 akan diwarnai oleh dua fenomena astronomi berupa gerhana matahari yang terjadi pada Februari dan Agustus....

BNN mengungkap peredaran narkoba jaringan Aceh-Medan. Sebanyak 3 orang ditangkap BNN dengan barang bukti 200 kg ganja di Besitang, Langkat, Sumatera Utara. (Foto: Dok. BNN)

BNN Gagalkan Penyelundupan 200 Kg Ganja Asal Aceh ke Sumut, Tiga Kurir Ditangkap di Jalur Lintas Langkat

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menjelaskan pengungkapan kasus bermula dari laporan intelijen mengenai rencana distribusi ganja dari...

Post Selanjutnya
Simak Detail Kebijakan Diskon Listrik

Simak Detail Kebijakan Diskon Listrik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.