Jakarta, Ekoin.co – Polda Metro Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih membahas ruas jalan yang akan ditutup untuk pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di lima kota administratif. Pembahasan ini menyusul rencana Pemprov DKI memperluas CFD ke seluruh wilayah Jakarta.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, menegaskan penutupan ruas jalan akan mempertimbangkan dampak terhadap aktivitas warga. “Tentunya dalam setiap kebijakan, seperti yang tadi saya sampaikan, tentu kami akan melihat ruas-ruas mana yang memungkinkan (dipakai untuk CFD),” ujarnya saat dihubungi Senin (9/6/2025).
Koordinasi Ketat Antara Polda dan Pemprov
Komarudin menjelaskan, kepolisian akan mengutamakan aspek keamanan dan kelancaran lalu lintas. “Iya, karena berbicara masalah lalu lintas, ini kan banyak aspek yang memengaruhi,” tambahnya. Mantan Dirlantas Polda Jawa Timur itu menekankan peran polisi bersifat mengamankan kebijakan yang telah disepakati. “Kalau nanti itu sudah diputuskan maka kami berkewajiban untuk mengamankan itu,” tegas Komarudin.
Polda Metro Jaya menyatakan kesiapan mendukung kebijakan Pemprov DKI selama memberi manfaat publik. Komarudin menambahkan, evaluasi teknis seperti panjang jalur, alternatif transportasi, dan kepadatan lalu lintas menjadi bahan diskusi intensif. Hasil akhir penetapan lokasi akan diumumkan setelah proses koordinasi rampung.
Perluasan CFD Menyambut HUT Jakarta ke-498
Rencana perluasan CFD merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta. Pemprov DKI berinisiatif memperluas kegiatan ke lima kota administratif untuk menyediakan ruang terbuka hijau dan menekan polusi udara.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan pemetaan lokasi strategis sedang dilakukan. “Pemprov DKI berencana memperluas CFD ke lima wilayah kota dengan memilih lokasi strategis untuk semakin menekan emisi karbon,” kata Rano dalam pertunjukan seni CFD di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (8/6/2025), dikutip dari Antara.





