EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Rupiah Bergerak Dinamis di Tengah Ketidakpastian Global

Rupiah Bergerak Dinamis di Tengah Ketidakpastian Global

Rupiah sempat melambung hingga Rp16.640/dolar sebelum BI masuk pasar. Sentimen global dan kebijakan AS jadi penentu arah nilai tukar.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
12 Juni 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Kurs rupiah kembali menjadi sorotan dunia keuangan global setelah menunjukkan penguatan dan pelemahan dalam beberapa pekan terakhir. Data terbaru menunjukkan USD/IDR berada di kisaran Rp16.253 per dolar pada 12 Juni 2025, naik tipis 0,06% dari sesi sebelumnya .

Penguatan Rupiah Seiring Meredanya Inflasi AS

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menuturkan bahwa penguatan rupiah dipicu oleh inflasi Amerika Serikat yang di bawah ekspektasi. CPI AS pada Mei 2025 tercatat naik 2,4% yoy, dibandingkan proyeksi 2,5% sebelumnya

Respons The Fed dan The Fed Cuts

Rully menambahkan, rendahnya inflasi memberikan ruang bagi pasar untuk berharap The Fed menurunkan suku bunga. “Sentimen global positif karena potensi penurunan suku bunga oleh The Fed,” ujarnya.

Intervensi Bank Indonesia Siaga

Bank Indonesia menyatakan siap mengambil langkah stabilisasi pasar valas jika diperlukan, meskipun tak membuka detail intervensi terbaru.

Tekanan dari Isu Fiskal dan Utang

Investor sempat cemas atas rencana pengeluaran besar pemerintah, termasuk program makanan gratis Prabowo, yang memicu kekhawatiran utang meningkat.

Berita Menarik Pilihan

Main Mata atau Kecolongan? Teka-teki Penggelapan Pajak 3 Perusahaan Banten yang Baru Terendus Setelah 10 Tahun

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

Pelemahan Terdalam Sejak Krisis

Maret lalu, nilai tukar sempat menyentuh Rp16.640 per dolar — level terlemah sejak 1998 — sebelum BI masuk pasar untuk mencegah penurunan lebih lanjut.

Sentimen Global Pengaruhi Rupiah

Data ekonomi global, terutama dari AS dan China, turut menggerakkan rupiah. Deflasi domestik dan kontraksi PMI China menjadi tekanan lanjutan.

Peluang Carry Trade Meningkat

Tren carry trade merujuk dana global yang melemahkan dolar AS, membuat rupiah menarik sebagai pilihan investasi jangka menengah .

Proyeksi Penguatan Menjelang Akhir Tahun

Bloomberg memperkirakan rupiah bisa menguat hingga sekitar Rp16.000 di akhir 2025, bahkan Rp15.200 pada akhir 2026.

Banding Regional: Won dan Rupiah

Performa rupiah sejajar dengan mata uang Asia lain seperti won Korea yang juga menikmati rebound karena ekspektasi pemangkasan suku bunga AS.

Fluktuasi Harian Tetap Tinggi

Pasar spot mencatat tingkat volatile terlihat pada kisaran Rp16.250–Rp16.350 per dolar, tergantung rilis data global.

Tekanan Deflasi Domestik

Ibrahim Assuabi menyatakan deflasi 0,37% di Mei 2025 menjadi “lampu kuning” bagi ekonomi, dengan implikasi penurunan daya beli masyarakat.

Prospek PMI Cina dan Implikasinya

Kontraksi PMI manufaktur China ke 48,3 menjadi sinyal permintaan global melemah, yang dapat menekan rupiah.

Sentimen Perdagangan AS-Cina

Ketidakpastian kebijakan tarif AS dan potensi dialog AS-Cina menciptakan fluktuasi tambahan bagi nilai tukar.

Kenaikan Tarif Trump dan Efek Davanza

Perdagangan tarif baja dan aluminium yang kembali diperketat memicu kekhawatiran pasar, tapi rupiah tetap bergerak dalam kisaran Rp16.250–16.300.

Aliran Modal dan Defisit Transaksi Berjalan

Arus modal asing tetap masuk, didorong yield tinggi rupiah, meski defisit berjalan terus melebar .

Proyeksi BI dan Defisit Fiskal

Bank Dunia memperingatkan defisit transaksional dan fluktuasi rupiah, menyoroti pentingnya kebijakan fiskal yang hati-hati .

Kesiapan BI Menjaga Stabilitas

BI kembali menegaskan kesiapan untuk stabilisasi bila dibutuhkan, termasuk intervensi pasar dan menyeimbangkan suku bunga .

Ruang Penurunan Suku Bunga di Q2 2025

Survei Reuters menunjukkan BI kemungkinan menahan suku bunga, baru mulai penurunan di kuartal II untuk mendorong pertumbuhan .

Target Pertumbuhan dan Rupiah Tahun Depan

Sri Mulyani menyebut target pertumbuhan 2026 minimal 5,2 %, dengan asumsi rupiah melemah hingga Rp16.900/dolar .

Sterilisasi Fiskal dan Moneter

Koordinasi antara kebijakan fiskal dan BI diperlukan untuk mengontrol volatilitas rupiah di tengah tekanan global .

Redenominasi Rupiah Tertunda

Proposal pemotongan tiga nol masih menggantung; BI sempat targetkan selesai antara 2024–2025, namun belum rampung .(*)


 


 

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: Bank Indonesiacarry tradedeflasieksternal globalIMFinflasi ASkebijakan fiskalnilai tukarrupiahsuku bunga
Post Sebelumnya

Tips Menjaga Tulang Sehat Seumur Hidup

Post Selanjutnya

Prabowo Resmikan MV3-EV Pandu di Indo Defence

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gedung Direktorat Jenderal Pajak di tengah pusaran penyidikan dugaan pidana pajak tiga perusahaan afiliasi di Banten. Publik mendesak transparansi penuh guna memastikan tidak ada keterlibatan oknum internal dalam skandal yang merugikan negara lebih dari Rp500 miliar ini, berkaca pada kasus-kasus OTT KPK yang pernah menjerat pejabat pajak di masa lalu. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Main Mata atau Kecolongan? Teka-teki Penggelapan Pajak 3 Perusahaan Banten yang Baru Terendus Setelah 10 Tahun

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Rosmauli, menyatakan bahwa penyidikan dilakukan berdasarkan temuan awal yang menunjukkan adanya pola sistematis...

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

Menkeu Purbaya Kejar 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Negara Tekor Capai Rp 5 Triliun

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal ngejar 40 perusahaan yang beroperasi di sektor baja yang terindikasi mangkir...

Finish di Zona Merah, Sejumlah Faktor Jadi Biang Keladi Pemberat Laju IHSG

Perdagangan Sesi Sore IHSG Ditutup Melemah Akibat Koreksi Bursa Global

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Sentimen positif pertumbuhan ekonomi Indonesia tak serta merta mempertahankan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia...

Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam

Mendag Kena Semprot DPR, Klaim Surplus Ekspor Baja Anomali di Tengah Impor Masif

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso kena semprot Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam saat Rapat Kerja...

Post Selanjutnya
Prabowo Resmikan MV3-EV Pandu di Indo Defence

Prabowo Resmikan MV3-EV Pandu di Indo Defence

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.