EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
SDG Indonesia One Dukung 118 Proyek Hijau Nasional

Sumber dok. kemenkeu.go.id

SDG Indonesia One Dukung 118 Proyek Hijau Nasional

Pemerintah Indonesia hanya mampu menutup 40 persen dari kebutuhan infrastruktur senilai USD625 miliar, sehingga kolaborasi dengan sektor swasta dan instrumen inovatif seperti Green Sukuk dan SDG Indonesia One menjadi sangat vital.

Agus DJ oleh Agus DJ
13 Juni 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI, INFRASTRUKTUR, KEUANGAN, LINGKUNGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ke depan harus dirancang secara berkelanjutan, inklusif, dan tangguh terhadap ancaman perubahan iklim. Pernyataan ini disampaikan dalam pembukaan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta pada Kamis, 12 Juni 2025.

Acara tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan nasional dan internasional untuk membahas strategi pembangunan infrastruktur. Dalam sambutannya, Sri Mulyani menyoroti tantangan besar yang dihadapi Indonesia dalam memenuhi kebutuhan investasi infrastruktur periode 2025–2029 yang mencapai USD625 miliar.

Menurut Sri Mulyani, kemampuan fiskal pemerintah pusat dan daerah saat ini hanya mampu mencakup 40 persen dari total kebutuhan investasi tersebut. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan pembiayaan yang signifikan.

“Kita menghadapi gap pendanaan yang besar. Ini akan membutuhkan partisipasi sektor swasta dan dukungan dari banyak mitra, juga menuntut terciptanya mekanisme pendanaan yang inovatif,” ujarnya dalam forum internasional tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa tekanan global seperti ketegangan geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia turut memperberat proses perencanaan dan implementasi infrastruktur nasional.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Pentingnya Ketahanan Iklim

Lebih lanjut, Menkeu menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak lagi sebatas membangun jalan, pelabuhan, atau jembatan. Namun, proyek-proyek infrastruktur kini harus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan dampak sosial.

“Saat ini, infrastruktur bukan lagi sekadar menghubungkan jalan, pelabuhan, dan kota, melainkan juga tentang menghubungkan pembangunan dengan dampaknya. Infrastruktur harus dirancang dengan ketahanan iklim, tanggung jawab lingkungan, sekaligus memberikan hasil yang inklusif, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.

Sri Mulyani memperingatkan bahwa perubahan iklim berpotensi mendorong hingga 260 juta orang untuk berpindah tempat tinggal secara internal pada tahun 2050. Oleh sebab itu, menurutnya, pembangunan harus memperhitungkan risiko iklim sejak tahap awal.

Untuk merespons tantangan tersebut, pemerintah telah menyusun berbagai kerangka kerja dan instrumen pembiayaan yang mengedepankan prinsip keberlanjutan dan inovasi.

Beberapa di antaranya adalah kerangka kerja ESG (Environmental, Social, and Governance), Project Development Facility (PDF), Viability Gap Fund (VGF), dan skema Availability Payment.

Dukungan Mitra dan Inovasi Pembiayaan

Sri Mulyani juga menyoroti keberhasilan platform SDG Indonesia One yang dikelola oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI). Platform tersebut telah menghimpun komitmen pembiayaan dari 38 mitra internasional dan domestik.

Total komitmen yang diperoleh mencapai USD3,29 miliar, dengan penyaluran sebesar USD399 juta untuk 111 proyek pengembangan dan 7 proyek pembiayaan.

Selain itu, Indonesia juga menjadi pelopor dalam penerbitan Green Sukuk, baik di pasar global maupun domestik. Nilai penerbitan secara global mencapai USD6,6 miliar, sedangkan di dalam negeri mencapai Rp78,7 triliun.

Menkeu menyampaikan bahwa keberhasilan instrumen-instrumen tersebut diharapkan dapat menjadi landasan kuat bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Ini akan menjadi perjalanan panjang. A long and winding road, seperti lirik lagu. Tapi kita yakin akan mencapai tujuan Indonesia untuk menjadi negara yang makmur, berkeadilan,” pungkasnya.

Pernyataan Sri Mulyani menegaskan bahwa masa depan pembangunan Indonesia akan sangat bergantung pada kemampuan beradaptasi terhadap perubahan iklim dan dinamika global. Pendekatan inovatif menjadi syarat utama untuk menjawab kesenjangan pendanaan yang terus melebar.

Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan lembaga keuangan multilateral menjadi pilar utama dalam merancang dan mengeksekusi proyek infrastruktur yang berkelanjutan. Instrumen seperti Green Sukuk dan SDG Indonesia One menjadi contoh konkret upaya tersebut.

Komitmen untuk menjadikan infrastruktur sebagai bagian dari pembangunan berkeadilan menunjukkan arah kebijakan yang berpihak pada generasi mendatang. Strategi ini layak mendapat perhatian dan dukungan dari seluruh elemen bangsa.(*)

Tags: 12 Juni 2025ESGGreen SukukICI 2025infrastruktur berkelanjutaninvestasi infrastrukturJakartaPDFpembangunan berkeadilanpendanaan kreatifperubahan iklimPrabowo SubiantoPT SMISDG Indonesia Onesektor swastaSri MulyaniVGF
Post Sebelumnya

BPHN Rumuskan Evaluasi Hukum Empat Sektor Strategis

Post Selanjutnya

Pegolf Dunia Ramaikan Mandiri Indonesia Open 2025

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Pegolf Dunia Ramaikan Mandiri Indonesia Open 2025

Pegolf Dunia Ramaikan Mandiri Indonesia Open 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.