EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM TEKNOLOGI
Ilustrasi robot AI memegang laptop dengan pekerja terlihat sedih di belakangnya

Robot AI mengerjakan tugas dengan laptop, sementara para pekerja terlihat kehilangan peran di belakangnya.

Penerapan AI Bikin Amazon Pangkas Ribuan Pekerjaan Korporat

Saat sistem otomatis ambil alih tugas kerja, apa yang tersisa untuk manusia?

Syihana oleh Syihana
18 Juni 2025
Kategori TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Amazon menyatakan akan mengurangi jumlah karyawan korporat sebagai dampak dari penggunaan kecerdasan buatan (AI). CEO Amazon, Andy Jassy, menyampaikan bahwa sejumlah pekerjaan tidak lagi membutuhkan tenaga manusia seiring meningkatnya efisiensi dari penerapan AI.

“Kami akan butuh lebih sedikit orang untuk mengerjakan beberapa pekerjaan yang sekarang masih dijalankan, dan butuh lebih banyak orang untuk jenis pekerjaan lain,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa proses pengurangan karyawan tidak dilakukan sekaligus, melainkan berlangsung bertahap selama beberapa tahun mendatang.

“Dalam beberapa tahun ke depan, kami memperkirakan jumlah karyawan korporat secara keseluruhan akan berkurang karena penggunaan AI memberikan penghematan kerja,” tambahnya.

Amazon telah mengembangkan lebih dari 1.000 layanan yang menggunakan sistem AI generatif. Teknologi ini digunakan dalam berbagai proses kerja internal untuk menjalankan tugas yang sebelumnya dikerjakan oleh manusia. Perusahaan menerapkan sistem otomatis yang mampu menyelesaikan pekerjaan secara sistematis dan berulang.

Berita Menarik Pilihan

Realme 16 5G Siap Debut Global: Baterai 7000mAh dan Chipset Dimensity 6400 Turbo Jadi Andalan

Aturan Baru Registrasi Kartu Seluler, Wajib Biometrik dan Beberapa Ketentuannya

Kenapa Amazon Rela Kurangi Ribuan Karyawan Korporat?

Amazon juga mengalokasikan lebih dari 100 miliar dolar Amerika Serikat untuk infrastruktur teknologi yang mendukung sistem AI. Jumlah tersebut jika dikonversikan ke mata uang rupiah mencapai sekitar Rp1.600 triliun (mengacu kurs Rp16.000 per dolar AS). Dana tersebut digunakan untuk pembangunan pusat data Amazon Web Services (AWS) di beberapa negara bagian Amerika Serikat.

Meskipun tidak menyebut angka pasti jumlah pegawai yang akan terdampak, Jassy menegaskan bahwa peralihan ini merupakan konsekuensi dari penghematan kerja yang dicapai lewat penggunaan AI. Ia meminta seluruh karyawan memahami cara kerja alat-alat tersebut dan menerapkannya dalam tugas sehari-hari.

“Kami meminta semua karyawan korporat untuk belajar menggunakan alat-alat ini dan menerapkannya ke dalam pekerjaan mereka sehari-hari,” jelasnya.

Persaingan tenaga kerja di bidang AI menjadi salah satu alasan di balik perubahan struktur kerja perusahaan. Perusahaan teknologi lain seperti Microsoft, Google, dan OpenAI juga bergerak dalam pengembangan dan perekrutan tenaga ahli di bidang AI.

Langkah Amazon mencerminkan pergeseran dalam cara kerja perusahaan besar yang menggunakan sistem otomatis untuk menggantikan sejumlah fungsi kerja. Adaptasi terhadap sistem ini membutuhkan penyesuaian peran serta pembekalan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan operasional berbasis AI.

Tags: AIAmazonamazon web servicesandy jassyartificial intelligencedigitalisasiefisiensi kerjainvestasi aikecerdasan buatanotomatisasipengurangan karyawanrobotteknologitenaga kerjatren kerja
Post Sebelumnya

Wali Kota Bekasi Sidak Puskesmas Temukan Pelanggaran

Post Selanjutnya

Jampidsus Kejagung Pecahkan Rekor Sejarah Penyitaan Rp 11,8 Triliun Terkait Korupsi Ekspor CPO

Syihana

Syihana

Berita Terkait

Realme 16 5G menampilkan layar AMOLED 6,57 inci dengan grafis dinamis, menonjolkan kamera 50MP dan baterai besar 7000mAh.

Realme 16 5G Siap Debut Global: Baterai 7000mAh dan Chipset Dimensity 6400 Turbo Jadi Andalan

oleh Hasrul Ekoin
1 Februari 2026
0

Realme menonjolkan kapasitas baterai 7000mAh, lengkap dengan fast charging 60W. Smartphone ini juga dilengkapi sistem pendingin vapor chamber 6050mm² dan...

Ilustrasi Aturan Baru Registrasi Kartu Seluler, Wajib Biometrik (Ist)

Aturan Baru Registrasi Kartu Seluler, Wajib Biometrik dan Beberapa Ketentuannya

oleh Akmal Solihannoer
26 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pemerintah resmi memperketat pengelolaan kartu prabayar melalui kebijakan registrasi berbasis identitas yang lebih akurat dan aman. Aturan...

Xiaomi 15T Series membawa keajaiban lensa Leica Summilux ke genggaman Anda. Dengan sensor Light Fusion 800, abadikan setiap detail dunia dengan karakter warna autentik yang belum pernah ada sebelumnya. (Foto: Dok. Xiaomi Indonesia).

Xiaomi 15T Series: Era Baru Fotografi Mobile dengan Sentuhan Leica dan Kecerdasan AI

oleh Iwan Purnama
21 Januari 2026
0

Data Market Growth Reports memproyeksikan industri kamera smartphone akan tumbuh 6,5% hingga satu dekade mendatang, didorong oleh laporan Nielsen IQ...

Tampilan Redmi Note 15 yang sudah diluncurkan di China (Gizmochina)

Redmi Note 15 Series Indonesia Launch: Spesifikasi, Tanggal Rilis, dan Fitur Titan Tough

oleh Iwan Purnama
16 Januari 2026
0

Xiaomi juga tampil agresif dengan menghadirkan empat varian sekaligus: Redmi Note 15, Redmi Note 15 5G, Redmi Note 15 Pro...

Post Selanjutnya
Jampidsus Kejagung Pecahkan Rekor Sejarah Penyitaan Rp 11,8 Triliun Terkait Korupsi Ekspor CPO

Jampidsus Kejagung Pecahkan Rekor Sejarah Penyitaan Rp 11,8 Triliun Terkait Korupsi Ekspor CPO

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.