EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Irak Terancam Terjerat Konflik Iran‑Israel

Irak Terancam Terjerat Konflik Iran‑Israel

Irak menutup ruang udara dan milisi Syiah memperingatkan serangan jika AS campur tangan. Pemerintah Baghdad menjaga netralitas meski tekanan dari milisi dan demonstran meningkat

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
20 Juni 2025
Kategori INTERNASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Baghdad,EKOIN.CO – Irak menghadapi risiko terseret dalam konflik yang berkembang antara Iran dan Israel, ketika kelompok militan Syiah pro-Iran memberi peringatan tegas terhadap kemungkinan intervensi militer AS, lansir Reuters .

Konflik itu mulai hari Jumat, 13 Juni 2025, ketika Israel meluncurkan operasi udara terhadap fasilitas nuklir Iran di Natanz dan Fordow . Sebagai balasan, Iran menembakkan ratusan rudal dan drone ke wilayah Israel, menyerang rumah sakit dan infrastruktur sipil .

Amerika Serikat bergerak cepat, mempertimbangkan intervensi langsung dan menempatkan puluhan ribu tentara serta kapal perang di kawasan, sementara pesawat pengisian bahan bakar dikerahkan untuk mendukung operasi udara

Ancaman langsung ke Irak

Kelompok militan Irak, seperti Kataib Hezbollah, memperingatkan akan melancarkan serangan terhadap aset militer dan diplomatik AS jika Washington masuk campur, termasuk di pangkalan Irak  Abu Hussein al‑Hamidawi, sekretaris jenderal kelompok itu, menyatakan dalam siaran pers:

“Jika Amerika ikut campur dalam perang, kami akan bertindak langsung terhadap kepentingan dan pangkalannya tanpa keraguan”

Sikap militan Irak tersebut didukung analisis keamanan internasional yang menilai kemungkinan eskalasi ke Irak kini cukup tinggi jika konflik meluas

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Irak membela posisi netralitas

Pemerintah Baghdad berusaha menjaga netralitas, menutup ruang udara usai serangan Israel ke Iran untuk menghindari salah satu kubu , dan menuntut Israel menghentikan pelanggaran udara ke wilayahnya .

Perdana Menteri Mohammed Shia al‑Sudani bahkan menyatakan solidaritas terhadap rakyat dan pemerintah Iran, serta mendesak Dewan Keamanan PBB segera bersidang atas pelanggaran hukum internasional ini .

Milisi Syiah di Irak pun sebagian telah diintegrasikan secara formal dalam angkatan bersenjata negara dan cenderung menghindari tindakan eskalatif demi menjaga keuntungan politik dan ekonomi domestik ..

Potensi escalation domino

Meskipun kelompok Irak belum bertindak terbuka, analis mencatat bahwa bila AS benar-benar ikut serta dalam serangan ke Iran, maka milisi-milisi di Irak akan segera merespons .

Pola serangan Iran tahun 2024 terhadap pangkalan di Irak, seperti serangan terhadap Erbil dan Asad, menunjukkan konsekuensi serius bila konflik melebar ke Irak .

Diplomasi dan upaya meredam

Di tengah ketegangan, diplomat AS dan Iran melakukan pembicaraan langsung melalui telepon, mencoba meredakan konflik dan membuka pintu diplomasi nuklir .

Uni Eropa juga berupaya meredam situasi, dengan menteri luar negeri negara-negara Inggris, Prancis, dan Jerman mempertimbangkan tawaran Iran atas moratorium nuklir dengan syarat Israel menghentikan serangannya .

Respon regional dan global

Israel menyatakan pihaknya menargetkan infrastruktur nuklir, bukan rezim Iran, sementara Iran malah memperluas ancamannya dengan menargetkan pangkalan AS di Irak, Bahrain, Qatar, dan UAE .

Negara-negara seperti Turki, Rusia, dan China mengecam agresi Israel dan mendesak penyelesaian diplomatik. Sekaligus, PBB dan LSM kemanusiaan menyuarakan kekhawatiran atas meningkatnya korban sipil di kedua belah pihak .

Situasi terkini di Irak

Hingga Jumat malam, pangkalan AS di Irak masih dalam status siaga tinggi. Baghdad memperketat pengawasan udara dan pengamanan wilayah Zona Hijau, lokasi kedutaan AS .

Demonstrasi pendukung Iran dan Irak pro‑Iran berkali-kali digelar di Baghdad, menuntut pemerintah Irak untuk mendukung Iran jika AS memutuskan ikut campur konflik .

Militer Irak juga mengerahkan sistem pertahanan udara untuk melindungi wilayah dan warga dari peluncuran rudal lintas negara .

Proyeksi mendatang

Analisis intelijen menunjukkan peningkatan kemampuan dan kesiapan milisi untuk menyerang pangkalan AS di Irak jika AS ambil bagian , sementara negara yang resmi berusaha mencegah perang besar di dalam wilayahnya.

Diplomasi terus dijalankan oleh PBB, AS, Iran, dan Uni Eropa sebagai solusi hebat untuk menghentikan eskalasi dan menjaga stabilitas kawasan.

Irak harus terus menjaga sikap netral dan memperkuat pengawasannya terhadap ruang udara dan zona diplomatik. Pemerintah Baghdad sejauh ini berhasil menutup celah eskalasi dengan menahan diri. Namun, ancaman dari milisi pro‑Iran memerlukan koordinasi keamanan yang lebih kuat dengan sekutu internasional. Diplomasi di kawasan harus didorong dengan keterlibatan PBB dan Eropa guna mencegah ekspansi konflik. Perdamaian hanya mungkin dipertahankan jika tekanan militer dan politik diarahkan pada penyelesaian negosiasi, bukan eskalasi senjata. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tags: ASdiplomasi nuklirIrakiranIsraelKataib Hezbollahmilisi SyiahnetralitasPBBzona hijau
Post Sebelumnya

Kolaborasi Nasional Rumuskan Standar Manajemen Risiko Pariwisata

Post Selanjutnya

Penahanan Aktivis di Mesir Picu Protes Internasional

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Penahanan Aktivis di Mesir Picu Protes Internasional

Penahanan Aktivis di Mesir Picu Protes Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.