EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Zero ODOL Cepat, Biaya Logistik Terancam

Zero ODOL Cepat, Biaya Logistik Terancam

Kalau ODOL dihapuskan, harus dijawab: mereka diangkut pakai apa?” Biaya logistik bisa naik hingga 23 % akibat kebijakan ini, belum termasuk potensi infl

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
20 Juni 2025
Kategori DAERAH, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Pemerintah dituding terburu-buru dalam menerapkan kebijakan zero ODOL (Over Dimension Over Loading) tanpa persiapan matang. Berbagai pihak dari akademisi, industri, hingga pemerhati transportasi memberikan masukan penting. Berikut laporan lengkapnya.

Zero ODOL Antisipasi tapi juga Persiapan

Kebijakan zero ODOL digulirkan untuk menanggulangi masalah truk kelebihan muatan dan dimensi yang membahayakan jalan dan keselamatan .

Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono menargetkan implementasi efektif dimulai tahun 2026  namun Komisi V DPR anggota Syaiful Huda meminta percepatan menjadi tahun 2025 karena tingginya angka kecelakaan akibat ODOL

Data Kecelakaan dan Kerusakan Infrastruktur

Menurut Bappenas, ODOL menjadi penyebab kecelakaan nasional terbanyak kedua, mencapai 10,5 % dari total kecelakaan .

Biaya perbaikan jalan akibat ODOL diperkirakan mencapai Rp 41 triliun , belum termasuk estimasi Rp 43,5 triliun per tahun dari laporan APTRINDO

Berita Menarik Pilihan

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

Teror Macan Tutul Masuk Permukiman Pacet, Dua Warga Terluka dan Alarm Kerusakan Habitat Makin Nyaring

Seruan Pakar untuk Pendekatan Terencana

Trubus Rahadiansyah (Univ. Trisakti) menekankan perlunya roadmap jelas dan komprehensif sebelum peluncuran kebijakan .

“Kalau ODOL dihapuskan, harus dijawab: mereka (logistik) diangkut pakai apa?” ungkap Trubus

Industri Butuh Transisi dan Insentif

Yustinus Gunawan dari AKLP memprediksi biaya logistik akan naik 23 % akibat penerapan zero ODOL

Industri pulp & kertas menuntut pelaksanaan bertahap dan dukungan insentif, seperti relaksasi pajak truk standar ODOL

Permintaan Penundaan sampai 2025

Rachmat dari kalangan industri berharap kebijakan ditunda hingga 2025 agar sektor logistik pulih dari masa pandemi .

Pemerintah disarankan menekankan pembinaan ketimbang hukuman langsung .

Insentif dan Fasilitas Subsidi

Trubus meminta skema kompensasi untuk pelaku usaha, seperti subsidi truk baru atau relaksasi pajak

Pengusaha mendukung zero ODOL, asalkan ada masa transisi dan dukungan keuangan agar kebijakan terlaksana baik

Kesiapan Infrastruktur dan SDM

Peningkatan infrastruktur jalan sesuai daya dukung dan pemisahan jalur logistik menjadi prioritas

Jumlah jembatan timbang yang terbatas dan rusak di banyak daerah bikin penegakan aturan sulit dilakukan

Penegakan Hukum dan Pengawasan

Kemenhub bersama Polri dan Kemenhubwil berencana memperkuat penegakan hukum lewat uji berkala BLUe, tilang, dan transfer muatan .

Penindakan tegas di seluruh jalan tol dan jalan nasional khususnya Jakarta–Cikampek dan Gresik dijalankan sejak 2023

Risiko Sosial dan Ekonomi

Penegakan yang terlalu cepat tanpa dukungan bisa memicu inflasi dan beban ke konsumen .

Sopir dan pengusaha mengalami tekanan biaya, banyak yang terkena pungutan di jalan sehingga menaikkan biaya operasional .

Rekomendasi dari Tokoh Transportasi

Agus Taufik Mulyono (MTI) menyatakan masalah zero ODOL erat dengan kompleksitas status jalan (desa, provinsi, nasional) dan minimnya fasilitas timbang

Bambang Haryo Soekartono menyebut hanya 25 jembatan timbang yang berfungsi, menunjukkan penegakan yang belum maksimal

Dampak Lingkungan dan Efisiensi Energi

Ahmad Safrudin (KPBB) menyatakan konsumsi bahan bakar oleh truk berlebih mencapai hampir 30 % dari total BBM nasional

Dengan zero ODOL, konsumsi BBM dapat dikendalikan, mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan menjaga lingkungan

Sinergi Lintas Kementerian

Sumber InfoPublik melaporkan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita telah menyepakati implementasi penuh tanpa penundaan

Kolaborasi dijalin dengan Polri, Kemendag, dan pemerintah daerah untuk memastikan keberhasilan kebijakan secara nasional

Kesimpulan Pro dan Kontra

Secara umum, kebijakan zero ODOL direspons positif terkait keselamatan dan infrastruktur. Namun pelaksanaannya perlu disertai roadmap, kesiapan industri, insentif, dan pengawasan ketat.

Tanpa semua itu, penerapan terburu-buru diprediksi memicu lonjakan biaya logistik, inflasi barang, tekanan ke sopir, dan kemarahan pelaku ekonomi

Pemerintah sebaiknya menyusun roadmap implementasi secara pasti, mencakup dukungan finansial bagi pelaku logistik untuk penggantian armada.

Diperlukan kolaborasi lintas kementerian secara simultan, termasuk penguatan kapasitas dan distribusi jembatan timbang.

Skema insentif dan subsidi harus jelas, sesuai kebutuhan industri agar masa transisi berjalan adil dan efisien bagi semua pihak.

Penegakan hukum perlu dilakukan secara konsisten dan merata, tanpa kecenderungan tebang pilih, untuk menjaga efektivitas kebijakan.

Terakhir, edukasi publik dan pelaku usaha menjadi elemen penting, agar zero ODOL benar-benar membawa manfaat jangka panjang bagi keselamatan dan efisiensi nasional.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

 

Tags: biaya logistikinfrastruktur jalaninsentifjembatan timbangkecelakaanpenegakan hukumsinergi kebijakansubsidi truktruk ODOLzero ODOL
Post Sebelumnya

Waspada! Modus Baru Penipuan QRIS

Post Selanjutnya

KKB Serang Bandara Aminggaru Ilaga Papua Tengah

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

oleh Ridwansyah
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Perumda Pasar Jaya. Dalam...

Teror Macan Tutul Masuk Permukiman Pacet, Dua Warga Terluka dan Alarm Kerusakan Habitat Makin Nyaring

Teror Macan Tutul Masuk Permukiman Pacet, Dua Warga Terluka dan Alarm Kerusakan Habitat Makin Nyaring

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Bandung, Ekoin.co — Teror satwa liar kembali menghantui warga Jawa Barat. Seekor macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) dilaporkan masuk...

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

Mundur dari Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi Jabat Wamenkeu Setelah Dilantik Presiden

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) RI untuk sisa masa jabatan...

Pemilihan Koordinator Pasar Poncol, sempat diwarnai kericuhan, Kamis (5/2/2026) (Foto: Ridwansyah/Ekoin.co)

Pemilihan Koordinator Pasar Poncol Ricuh, Kasudin UMKM Membenarkan

oleh Ridwansyah
5 Februari 2026
0

“Kalau ada RT, RW dan LMK yang bukan pedagang di JP 37-38 namun mereka mengatakan pedagang, itu yang akhirnya menjazi...

Post Selanjutnya
KKB Serang Bandara Aminggaru Ilaga Papua Tengah

KKB Serang Bandara Aminggaru Ilaga Papua Tengah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.