EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS PROPERTI
Perempuan berdiri di depan rumah subsidi berukuran 18 meter persegi

Perkiraan ilustrasi suasana depan rumah subsidi 18 meter persegi yang sedang dikaji pemerintah

Ukuran Rumah Subsidi 18 Meter Persegi Dikaji Ulang Pemerintah

Pemerintah menyebut dua pendekatan akan dijalankan

Syihana oleh Syihana
21 Juni 2025
Kategori PROPERTI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Pemerintah sedang mengkaji ulang rencana memperkecil ukuran rumah subsidi menjadi 18 meter persegi. Di tengah pembahasan itu, perhatian publik tertuju pada salah satu contoh desain rumah yang diperlihatkan dalam forum pengembang, yakni rumah tapak berukuran 14 meter persegi. Meskipun belum jadi keputusan resmi, kemunculan desain tersebut langsung memicu reaksi dan perdebatan, terutama karena dinilai terlalu sempit untuk hunian layak di kota. Usulan ini menuai banyak tanggapan dari masyarakat dan pengamat properti yang menyarankan pembangunan hunian vertikal (bertingkat) di perkotaan sebagai solusi keterbatasan lahan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menanggapi respons publik terhadap desain rumah subsidi berukuran kecil. Saat ditemui di Kantor Kementerian PPN di Jakarta Selatan, dia menyebut pemerintah memang tengah merancang hunian bertingkat untuk kawasan kota.

“Betul kalau di kota itu memang sebaiknya high-rise,” ucapnya di Jakarta Selatan, Jumat 20 Juni 2025.

Menurutnya, desain rumah tapak ukuran kecil juga sedang dikaji. Ia menegaskan bahwa opsi rumah vertikal (bertingkat) dan rumah tapak akan dijalankan bersamaan, tergantung kondisi wilayah dan harga tanah.

“Dua-duanya kita lakukan. Kita akan ada program juga sesudah ini membuat desain yang high-rise, bukan low-rise,” katanya.

Berita Menarik Pilihan

Bank Mandiri Salurkan Bantuan Lewat Rumah Hunian Danantara

BNI Jalin Kerja Sama Pembiayaan BNI Griya FLPP dengan Properti

Ia menyebutkan bahwa masukan masyarakat menjadi bagian dari proses perumusan kebijakan. Saat diwawancarai di Kantor Bappenas, ia menjelaskan bahwa draft desain rumah subsidi ukuran kecil memang sengaja dibuka untuk dikritisi publik.

“Makanya masukannya rame kan bagus, artinya saya berhasil. Yang lucu itu kalau saya minta masukan publik, nggak ada masukannya. Ada pro kontra, biasa dong,” tuturnya kepada wartawan di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 20 Juni 2025.

Ia juga mengatakan tidak mempermasalahkan kritik yang masuk selama proses penyusunan kebijakan.

“Jangan ragu-ragu mau kritik saya. Ya? Karena itu masukkan itu vitamin,” ucapnya.

Rumah kecil dinilai tak cocok untuk kota

Sementara itu, pengamat properti Ali Tranghanda menyatakan rumah 14 meter persegi di kota sebaiknya digantikan dengan hunian bertingkat. Menurutnya, lahan di kota seharusnya dioptimalkan untuk apartemen vertikal.

“Buatlah apartemen vertikal, itu akan lebih optimal dibandingkan 14 meter hanya landed. Buatlah aja low rise apartment, 3 lantai, 4 lantai, 5 lantai,” ucap Ali kepada detikProperti, Sabtu 14 Juni 2025.

Pengamat properti lainnya, Lukito Nugroho, menilai pembangunan rumah kecil di wilayah seperti Jabodetabek tidak tepat karena harga tanah sudah sangat tinggi. Ia menyarankan kebijakan hunian subsidi dalam bentuk vertikal di wilayah kota besar.

“Kalau di luar kota mungkin tanah masih banyak, masih oke ya bangun rumah tapak, tapi saya kira kalau di Jabodetabek, pemerintah harus punya kebijakan bahwa untuk hunian subsidi ya hunian vertikal,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Departemen Riset Colliers Indonesia, Ferry Salanto, menilai solusi hunian vertikal lebih masuk akal di kota besar.

“Kalau ada tanahnya pun lebih baik dibuat hunian vertikal. Mau bagaimana lagi, solusi yang paling masuk akal sekarang rumah vertikal,” ucap Ferry saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu 18 Juni 2025.

Post Sebelumnya

Rokok Murah Marak di Warung Seluruh Indonesia

Post Selanjutnya

Dan Ticktum Juara Formula E Jakarta 2025 Hari Ini

Syihana

Syihana

Berita Terkait

Bank Mandiri Salurkan Bantuan Lewat Rumah Hunian Danantara

Bank Mandiri Salurkan Bantuan Lewat Rumah Hunian Danantara

oleh Agus DJ
10 Januari 2026
0

Aceh Tamiang, EKOIN.CO - Bank Mandiri secara aktif mempertegas posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dengan mendukung penuh proyek pembangunan Rumah...

BNI Jalin Kerja Sama Pembiayaan BNI Griya FLPP dengan Properti

BNI Jalin Kerja Sama Pembiayaan BNI Griya FLPP dengan Properti

oleh Agus DJ
8 Oktober 2025
0

Serang, EKOIN.CO - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam mendukung inisiatif pemerintah. Komitmen ini...

Presiden Prabowo Pimpin Akad Massal KPR FLPP di Bogor

Presiden Prabowo Pimpin Akad Massal KPR FLPP di Bogor

oleh Agus DJ
4 Oktober 2025
0

Bogor EKOIN.CO - Komitmen Pemerintah Republik Indonesia untuk memastikan kesejahteraan rakyat, khususnya dalam penyediaan papan, semakin dipertegas. Hal tersebut ditandai...

26.000 Unit Rumah MBR Diberikan BSI KPR Sejahtera FLPP

26.000 Unit Rumah MBR Diberikan BSI KPR Sejahtera FLPP

oleh Agus DJ
3 Oktober 2025
0

Jakarta, EKOIN.CO - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan komitmen penuhnya dalam mendukung program perumahan nasional. Komitmen tersebut diwujudkan...

Post Selanjutnya
Dan Ticktum Juara Formula E Jakarta 2025  Hari Ini

Dan Ticktum Juara Formula E Jakarta 2025 Hari Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.