EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda RAGAM EDUKASI
SEGARA: Perpaduan Teknologi dan Komunitas Hadapi Rob

Sumber dok itb.ac.id

SEGARA: Perpaduan Teknologi dan Komunitas Hadapi Rob

SEGARA bukan hanya inovasi teknologi, tetapi juga bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap adaptasi masyarakat pesisir terhadap bencana alam dan perubahan iklim secara inklusif dan kolaboratif.

Agus DJ oleh Agus DJ
21 Juni 2025
Kategori EDUKASI, NASIONAL, RAGAM, SOSIAL, TEKNOLOGI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Tiga mahasiswa dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2022 berhasil meraih juara dua dalam kompetisi Laga Karya Tulis Ilmiah Festagama 13.0. Kegiatan ini berlangsung di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada awal Juni 2025.

Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik PWK UGM dan diikuti oleh berbagai kampus di Indonesia. Tim ITB yang beranggotakan Andre Otniel Panggabean, Nadhilah Anargya, dan Fairuz Zahra Ghaniyyah, tampil dengan inovasi bertajuk SEGARA.

SEGARA atau Sistem Edukasi dan Gawat Darurat Risiko Alam merupakan dashboard digital berbasis sistem informasi geospasial. Inovasi ini dirancang untuk membantu masyarakat pesisir dalam menghadapi banjir rob dan penurunan muka tanah.

Dengan tampilan peta interaktif, SEGARA menyajikan berbagai informasi krusial, seperti jalur evakuasi, titik kumpul, dan wilayah rawan genangan. Sistem ini juga memungkinkan pengguna mengakses informasi secara real-time mengenai kondisi lingkungan pesisir.

Selain sebagai alat tanggap darurat, SEGARA juga berfungsi sebagai sarana edukasi berbasis komunitas. Platform ini dirancang untuk dapat diakses melalui gawai serta dikelola secara kolaboratif oleh masyarakat lokal.

Berita Menarik Pilihan

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

Ambisi Papan Atas Persik Kediri: Marcos Reina Torres Bidik ‘Sapu Bersih’ Laga Kandang Februari

Sinergi Teknologi dan Kearifan Lokal

Melalui pendekatan partisipatif, SEGARA mendorong keterlibatan aktif warga pesisir. Kombinasi antara teknologi, kearifan lokal, dan kerja sama komunitas membuat SEGARA menjadi solusi adaptif yang aplikatif terhadap risiko bencana.

“Sistem ini memang tidak hanya dibangun dari sisi teknis, tapi juga sangat mempertimbangkan aspek sosial di lapangan,” ujar Andre Otniel Panggabean, mewakili tim, saat ditemui seusai pengumuman pemenang.

Ia juga menekankan pentingnya peran dosen pembimbing mereka, Hanafi Kholifatul Iman, S.T., M.P.W.K. Menurutnya, dosen tersebut tak hanya memberikan masukan terhadap isi tulisan, tetapi juga membimbing dari aspek teknis penulisan.

“Setiap kali kami merasa buntu atau bingung menentukan arah pembahasan, beliau selalu hadir dengan pandangan yang lebih luas dan cara berpikir yang bikin kami melihat masalah dari sisi yang berbeda,” tambah Andre.

Mereka mengaku tidak punya strategi khusus selama persiapan lomba. Namun, semangat kolektif dan konsistensi menjadi kunci utama mereka. Tim ini rutin berkumpul di malam hari untuk berdiskusi dan menyusun tulisan secara bergantian.

Solusi Nyata untuk Tantangan Iklim

Partisipasi mereka dalam Festagama 13.0 bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan kontribusi nyata terhadap isu perubahan iklim. SEGARA diharapkan menjadi model sistem mitigasi risiko yang dapat direplikasi di berbagai wilayah pesisir lainnya.

Dengan menempatkan masyarakat sebagai pusat pengelolaan informasi, sistem ini mengedepankan keberlanjutan dan pemberdayaan lokal. SEGARA tidak hanya menjawab persoalan teknis, tetapi juga membangun daya tahan sosial di tengah ancaman lingkungan.

Melalui keberhasilan ini, mahasiswa ITB menunjukkan bahwa inovasi anak muda mampu menjembatani kesenjangan antara sains, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Festagama 13.0 menjadi panggung pembuktian bahwa pemuda mampu menawarkan solusi yang relevan dan inklusif.

Pencapaian tim mahasiswa ITB dalam Festagama 13.0 menegaskan bahwa kekuatan inovasi tidak hanya terletak pada teknologi, tetapi juga dalam kemampuan memahami konteks sosial dan melibatkan masyarakat dalam proses perubahan. SEGARA menjadi contoh konkret bagaimana integrasi antara data geospasial, kesadaran lingkungan, dan kolaborasi komunitas dapat menghasilkan solusi adaptif untuk tantangan pesisir.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi di Indonesia mampu mencetak mahasiswa yang peka terhadap isu-isu lingkungan dan sosial. Dengan bimbingan akademik yang tepat dan semangat kerja sama yang tinggi, ide-ide inovatif dapat diterjemahkan menjadi sistem yang siap diterapkan di lapangan.

Keterlibatan dalam lomba ini tidak hanya membawa nama baik institusi, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam menerapkan ilmunya secara nyata. Hal ini sejalan dengan semangat tridharma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.(*)

Tags: adaptasi iklimbanjir robdashboard digitaledukasi masyarakatFestagama 13.0inovasi mudaITBkolaborasi komunitasmahasiswamitigasi bencanapenurunan tanahPWKSEGARAsistem informasi geospasialteknologi pesisirUGM
Post Sebelumnya

Dan Ticktum Juara Formula E Jakarta 2025 Hari Ini

Post Selanjutnya

Workshop Pemuda Pelopor Usai, Pemerintah Dorong Inovasi Desa

Agus DJ

Agus DJ

Berita Terkait

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memberikan instruksi di pinggir lapangan saat laga semifinal melawan Jepang di Indonesia Arena. Meski sukses membawa Indonesia ke final Piala Asia untuk pertama kalinya, Souto menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah keringat para pemainnya secara keseluruhan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Timnas Futsal Indonesia Lolos Final Piala Asia 2026 Hector Souto Tolak Sebutan Pencetak Sejarah

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Hasil tersebut menjadi pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaan di Piala Asia Futsal. Pada edisi sebelumnya di Kuwait 2022, langkah Merah...

Penyerang Persik, Adrian Luna menjadi tumpuan saat menjalani tiga laga kandang. (iG Persik)

Ambisi Papan Atas Persik Kediri: Marcos Reina Torres Bidik ‘Sapu Bersih’ Laga Kandang Februari

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Persik dijadwalkan menjalani tiga laga kandang beruntun di Stadion Brawijaya, masing-masing menghadapi Dewa United (7 Februari), PSIM Yogyakarta (13 Februari),...

Anthony Ginting menjadi penentu kemenangan tim beregu Indonesia saat mengalahkan Malaysia dalam kejuaraan beregu di Tiongkok (IG PBSI)

Pupus Sudah Harapan Malaysia, Ginting Pastikan Tetangga Tak Berkutik di Partai Penentu

oleh Danang F Pradhipta
6 Februari 2026
0

Pada gim kedua, Kong tampil lebih agresif dan memimpin sejak awal. Ginting tertinggal di interval dan harus mengakui keunggulan lawannya...

Seorang petugas sedang menyiapkan teleskop untuk pemantauan hilal.

BRIN Prediksi Awal Ramadan 1447 H Berpotensi Beda, Thomas Djamaluddin: Jatuh 19 Februari 2026

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Thomas menilai perbedaan ini merupakan hal yang wajar dalam praktik penentuan kalender hijriah, mengingat setiap lembaga memiliki pendekatan ilmiah dan...

Post Selanjutnya
Workshop Pemuda Pelopor Usai, Pemerintah Dorong Inovasi Desa

Workshop Pemuda Pelopor Usai, Pemerintah Dorong Inovasi Desa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.